CERAMAH AGAMA: Bupati Malang, Sanusi, saat berada di tengah-tengah jamaah Subuh Keliling di Masjid Baiturrahman, Ngenep Karangploso. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
MALANG POST – Bupati Malang Sanusi memimpin program Subuh Keliling di Masjid Baiturrahman Desa Ngenep Karangploso, Minggu (8/11/2026) pagi, guna menyerahkan hibah masjid Rp25 juta, santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 juta, dan kartu jaminan sosial buruh tani tembakau bersumber dari alokasi DBHCHT.
Bupati Malang, H. M. Sanusi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, memimpin pelaksanaan Subuh Keliling (Suling), sekaligus menyerahkan hibah masjid, santunan duka, serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi buruh tani tembakau di Masjid Baiturrahman, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Minggu (8/11/2026) pagi.
Gerakan memakmurkan tempat ibadah, sekaligus mendekatkan pelayanan pemerintah kepada warga perdesaan, terus dirutinkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Mengisi agenda Minggu (8/11/2026) subuh, jajaran pejabat Pemkab Malang berkumpul di wilayah utara Bumi Kanjuruhan.
Bupati Malang yang akrab disapa Abah Sanusi, bersama sang istri yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, memimpin langsung jalannya program Subuh Keliling (Suling). Kegiatan dipusatkan di Masjid Baiturrahman, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
Alumni UIN Maliki Malang ini menyampaikan, safari Suling digelar sebagai sarana mengajak umat Islam memperkuat keimanan dan ketakwaan. Ritual ibadah Subuh secara berjamaah, diharapkan menjadi kebiasaan rutin yang terus hidup di tengah masyarakat desa.
“Semoga Suling ini membawa berkah untuk kita semua. Warga Desa Ngenep harus tetap guyub rukun memakmurkan masjid. Harapan kami jemaah masjid tetap padat seperti pagi hari ini,” ujar Abah Sanusi, di hadapan jajaran pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI), takmir masjid, dan ratusan jemaah.
Kucuran Hibah dan Ratusan Paket Sembako

JAMINAN SOSIAL: Saat Suling di Masjid Baiturrahman, Bupati Sanusi juga menyerahkan hibah masjid Rp25 juta dan santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 juta. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
Dalam kesempatan syiar keagamaan tersebut, Abah Sanusi memboyong beragam paket bantuan sosial, untuk diserahkan secara simbolis. Pemkab Malang mengucurkan Bantuan Hibah Bupati senilai Rp20 juta, secara khusus untuk pengembangan sarana Masjid Baiturrahman.
Kucuran dana tersebut disempurnakan oleh tambahan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Malang senilai Rp5 juta. Tidak hanya itu, kolaborasi lintas lembaga turut mengucurkan ratusan paket sembako untuk penanganan kesejahteraan warga.
Rinciannya meliputi 25 paket sembako dari Baznas Kabupaten Malang, 10 paket dari Bank Jatim Cabang Kepanjen, 15 paket dari Perumda Tirta Kanjuruhan, 50 paket dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang diberikan kepada marbot masjid, serta 50 paket sembako dari PT Smoore.
Proteksi Jaminan Sosial dan Layanan OPD

NGURUS SURAT: Stan pelayanan publik terpadu yang disediakan oleh jajaran OPD Pemkab Malang di area pelataran masjid, dimanfaatkan maksimal oleh warga setempat. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
Selain bantuan logistik dan hibah sarana ibadah, aspek perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi sorotan utama dalam Suling edisi Karangploso.
Politisi senior ini menyerahkan santunan kematian (Jaminan Kematian) dari BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp42 juta kepada ahli waris almarhum Suwardi, mantan perangkat Desa Ngenep.
Pemerintah daerah juga membagikan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan buruh tani tembakau di Kecamatan Karangploso.
Program jaminan sosial pekerja rentan ini diampu secara bertahap di 21 kecamatan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang mengandalkan alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
“Bantuan hibah masjid dan jaminan sosial ketenagakerjaan ini adalah wujud hadirnya Pemkab Malang. Buruh tani tembakau kita bentengi perlindungan kerja dari DBHCHT,” tegas Abah Sanusi.
Rangkaian agenda Suling di Desa Ngenep diakhiri dengan peninjauan langsung stan pelayanan publik terpadu yang disediakan oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Malang di area pelataran masjid. (PKP/Ra Indrata)




