Sesi foto bersama para pemateri dan peserta dalam Workshop LLMNetOps bertema Pemanfaatan AI Generatif Lokal untuk Manajemen Jaringan, pada 6–7 November 2026 di Hotel Ijen Suites, Malang. (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi/Malang Post)
MALANG POST – DTI Universitas Brawijaya bersama IDREN menggelar Workshop LLMNetOps mengenai pemanfaatan AI generatif lokal di Hotel Ijen Suites Malang, Jumat (6/11/2026), yang diikuti 40 peserta dari 24 institusi se-Indonesia guna meningkatkan keamanan serta efisiensi tata kelola infrastruktur jaringan kampus.
Direktorat Teknologi Informasi (DTI) Universitas Brawijaya (UB) bekerja sama dengan Indonesia Research and Education Network (IDREN) menggelar Workshop LLMNetOps bertema “Pemanfaatan AI Generatif Lokal untuk Manajemen Jaringan”, pada 6–7 November 2026 di Hotel Ijen Suites, Malang.
Project Leader LLMNetOps, Achmad Basuki, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dari 24 institusi di Indonesia, mulai dari perguruan tinggi hingga lembaga pemerintah yang tergabung dalam ekosistem IDREN.
Workshop tersebut bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) generatif berbasis lokal (on-premise) guna meningkatkan efisiensi, keamanan, dan efektivitas pengelolaan infrastruktur jaringan.
Pengembangan teknologi ini menjadi salah satu upaya menjawab tantangan pengelolaan jaringan di berbagai institusi. Di antaranya adalah keterbatasan tenaga teknis, banyaknya perangkat jaringan, serta kebutuhan menjaga keamanan data.
Melalui LLMNetOps, pengelola jaringan dapat memanfaatkan AI untuk menganalisis log, menelusuri gangguan, hingga menyusun laporan dan dokumentasi sistem.

PAPARAN: Achmad Basuki bersama Para Pemateri dalam Workshop LLMNetOps bertema Pemanfaatan AI Generatif Lokal untuk Manajemen Jaringan, pada 6–7 November 2026 di Hotel Ijen Suites, Malang. (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi/Malang Post)
Berbeda dengan layanan AI berbasis komputasi awan (cloud), sistem ini dijalankan pada server internal institusi sehingga data konfigurasi dan informasi jaringan tetap terjaga secara aman.
Didi Rustam, Kepala Bidang Tata Kelola SPBE dan Transformasi Digital, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan transformasi digital melalui pemanfaatan teknologi AI.
LLMNetOps merupakan proyek pengembangan AI untuk operasional jaringan yang memperoleh pendanaan ISIF Asia/APNIC Foundation 2025 sebesar USD 30.000.
Proyek ini dikembangkan oleh UB bersama IDREN sebagai sistem AI co-pilot yang membantu tim teknis mengelola perangkat jaringan melalui perintah berbasis bahasa sehari-hari.
Pelaksanaan workshop dikemas dalam bentuk praktik langsung selama dua hari. Pada hari pertama, peserta mempelajari tantangan pengelolaan jaringan sekaligus membangun dan mengaktifkan sistem AI lokal.
Selanjutnya, hari kedua difokuskan pada simulasi penanganan gangguan jaringan, keamanan siber berbasis AI, serta pemanfaatan AI generatif untuk operasional kampus.
Perwakilan IDREN, Widyawan, turut memberikan perspektif mengenai kebutuhan pengelolaan jaringan di lingkungan institusi anggota. Keterlibatan IDREN diharapkan memperkuat kolaborasi dan memperluas penerapan teknologi tersebut di berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset.
Peserta juga mendapatkan panduan teknis, materi pelatihan, serta akses ke repositori sumber terbuka (open-source) LLMNetOps agar dapat mengembangkan dan menerapkan sistem tersebut di institusi masing-masing.
Peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, di antaranya Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, hingga Politeknik Negeri Malang.
Workshop ini menghadirkan tim pemateri dari DTI UB dan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) UB, yakni Dr. Ir. Raden Arief Setyawan, Achmad Basuki, Rizal Setya Perdana, Eko Sakti Pramukantoro, Alan Stevrie Balantimuhe, Abdur Rohman Muhammad, Ratno Wahyu Widiyanto, dan Kharisma Kumbarakarta.
Melalui kegiatan ini, UB dan IDREN berharap LLMNetOps dapat menjadi solusi yang mudah diadopsi sekaligus mendorong kemandirian institusi dalam mengembangkan teknologi AI yang aman dan menjaga privasi data.
Sebagai tindak lanjut, tim LLMNetOps juga akan menggelar workshop daring untuk mendampingi implementasi sistem di masing-masing institusi sekaligus memperkuat kolaborasi dan berbagi pengetahuan antarpraktisi teknologi informasi di Indonesia. (*/M. Abd. Rachman Rozzi/Januar Triwahyudi)




