THE BEST: Bupati Malang HM. Sanusi, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj. Anis Zaida Sanusi dan Kepala Desa Kebobang, saat menerima penghargaan Juara 1 Lomba Desa dan Kelurahan se-Jawa Timur. (Foto: Nino Wiwantara/Malang Post)
MALANG POST – Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026. Capaian ini menjadi pengakuan atas upaya pembangunan desa melalui penguatan tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat berbasis ketahanan keluarga.
Penghargaan diserahkan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bersama Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak di Hall Hotel Harris Malang, Senin (26/10/2026).
Penyerahan penghargaan tersebut sekaligus menandai pembukaan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Jambore Kader PKK Jawa Timur 2026. Kegiatan itu dihadiri Bupati Malang HM Sanusi, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaida Sanusi, serta jajaran organisasi wanita, BKKBN, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), dan pengurus TP PKK dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.
Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, prestasi Desa Kebobang bukan sekadar kebanggaan bagi daerah. Keberhasilan tersebut juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, kader PKK, dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Capaian itu diharapkan menjadi pemacu bagi desa-desa lain di Kabupaten Malang untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Khofifah menegaskan bahwa pembangunan desa tidak bisa dilepaskan dari peran strategis kader PKK. Mereka menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat, mulai dari lingkungan posyandu hingga lingkup keluarga, sekaligus membantu memastikan program pembangunan menjawab kebutuhan warga.

TERBAIK: Gurbernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kiri), memberi penghargaan Juara 1 Lomba Desa dan Kelurahan se-Jawa Timur, kepada Kepala Desa Kebobang, Mujiati. (Foto: Istimewa)
Di tengah tantangan perubahan iklim dan potensi El Nino, kader PKK juga didorong memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Gerakan menanam pohon serta kepedulian terhadap kelestarian alam dan lingkungan perlu terus ditingkatkan.
Menurut Khofifah, upaya tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor. Pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk ketersediaan air bersih.
Salah satu langkah yang disampaikan dalam kegiatan itu adalah pembangunan jaringan pipanisasi air bersih sepanjang 17 kilometer dari lereng Arjuno menuju wilayah Singosari oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan.
Selain ketahanan pangan dan lingkungan, percepatan penurunan stunting serta angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB) juga menjadi perhatian. Khofifah menyebut prevalensi stunting Jawa Timur mencapai 14,7 persen, menjadikan provinsi ini sebagai daerah dengan prevalensi stunting terendah kedua secara nasional.
Capaian tersebut, menurutnya, perlu diikuti penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader PKK, dan keluarga. Kerja bersama diperlukan agar pemenuhan gizi serta tumbuh kembang anak berlangsung optimal.
Tantangan lain yang tak kalah penting adalah pola pengasuhan anak di era digital. Khofifah mengimbau pengurus dan kader PKK memperkuat edukasi keluarga, terutama dalam mendampingi anak menggunakan gawai.
Pengawasan yang tepat, komunikasi terbuka, dan pembentukan lingkungan digital yang sehat menjadi bagian penting untuk melindungi anak dari dampak negatif internet sekaligus membangun karakter generasi muda.
Bagi Pemerintah Kabupaten Malang, prestasi Desa Kebobang di tingkat provinsi diharapkan menjadi inspirasi sekaligus tolok ukur bagi desa-desa lainnya. Keberhasilan tersebut diharapkan mendorong lahirnya inovasi dalam tata kelola pemerintahan desa, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan peran perempuan dan keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Melalui sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa, TP PKK, dan masyarakat, Kabupaten Malang terus mendorong terwujudnya desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. Prestasi Kebobang menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dan ketahanan keluarga dalam membangun kesejahteraan yang berkelanjutan. (Nino Wiwantara/Ra Indrata)




