MALANG POST – Lebih dari 377 personel Polres Malang dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat pada jam sibuk pagi, Senin (19/10/2026). Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri turut turun langsung memantau pelaksanaan tugas anggota di sejumlah titik strategis Kabupaten Malang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Commander Wish Kapolda Jawa Timur untuk mengoptimalkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama saat warga memulai aktivitas pada pagi hari.
Wakapolres, pejabat utama (PJU), personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas), serta anggota Polsek jajaran turut dilibatkan. Mereka melakukan pemantauan dan pengaturan arus kendaraan di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat.
Di Kecamatan Kepanjen, pengaturan lalu lintas dilakukan antara lain di Jalan Ahmad Yani, Jalan Kawi, Jalan Sultan Agung, dan Jalan Sumedang. Petugas juga disiagakan di jalur utama yang menghubungkan Kepanjen, Singosari, hingga Lawang.
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jatim agar personel kepolisian hadir secara optimal untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Pengaturan lalu lintas pada pagi hari menjadi salah satu bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat membantu kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” ujar Budiono, Senin (19/10).
Pastikan pelayanan berjalan optimal

TURUN TANGAN: Kapolres Malang terlihat melakukan pengaturan lalu lintas di depan sekolah pada jam masuk pagi, Senin (19/10/2026). (Foto: Diky Prasetyo/Malang Post)
Menurut Budiono, pemantauan langsung oleh Kapolres menjadi bentuk perhatian pimpinan terhadap pelaksanaan tugas anggota di lapangan. Kehadiran pimpinan juga diharapkan memastikan pelayanan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya soal mengatur arus kendaraan, tetapi juga memastikan anggota hadir, responsif, dan siap membantu masyarakat yang memulai aktivitas. Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan manfaatnya,” lanjutnya.
Selain mengatur arus kendaraan, personel kepolisian menyapa dan berinteraksi dengan masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan memperkuat komunikasi serta membangun hubungan yang baik antara kepolisian dan warga.
Polres Malang juga mengingatkan bahwa kelancaran lalu lintas tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi membutuhkan kedisiplinan seluruh pengguna jalan.
“Semangatnya adalah polisi bersama masyarakat. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas, dan saling menghormati sesama pengguna jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara,” imbuh Budiono.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Malang berharap kehadiran personel di jalur-jalur strategis dapat membantu kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran berlalu lintas di wilayah Kabupaten Malang. (Diky Prasetyo/Ra Indrata)




