MALANG POST – Manajer Pemasaran dan Humas Jawa Timur Park Group, Titik S. Ariyanto, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD PUTRI Jawa Timur periode 2026–2030, dalam Musyawarah Daerah di Taman Rekreasi Sengkaling, Selasa (15/9/2026), guna memperkuat kolaborasi dan daya saing pariwisata daerah.
Industri taman rekreasi Jawa Timur memasuki babak baru. Titik S. Ariyanto, Manajer Pemasaran dan Humas (Manager Marketing & Public Relations) Jawa Timur Park Group (JTP Group), terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Jawa Timur periode 2026–2030.
Titik dipercaya memimpin organisasi tersebut dalam Musyawarah Daerah (Musda) PUTRI Jawa Timur 2026 yang digelar di Taman Rekreasi Sengkaling. Musda tersebut mengusung tema “Bersinergi, Berinovasi, dan Bertumbuh: Memperkuat Kolaborasi Industri Taman Rekreasi untuk Pariwisata Jawa Timur yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing”.
Tema tersebut sekaligus menjadi arah PUTRI Jatim dalam memperkuat kolaborasi industri taman rekreasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, UMKM, perguruan tinggi, asosiasi pariwisata, komunitas, media, hingga dunia usaha.

KETUA: Manager Marketing & Public Relations Jawa Timur Park Group, Titik S Ariyanto. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Pengalaman Titik selama bertahun-tahun di industri pariwisata, khususnya bidang pemasaran dan kehumasan, menjadi modal untuk membawa perspektif industri dalam kepengurusan PUTRI Jatim empat tahun ke depan.
“Setelah bertahun-tahun berkecimpung di dunia pariwisata dan terlibat dalam berbagai asosiasi, saya melihat amanah ini sebagai kesempatan untuk memberikan yang terbaik bagi PUTRI Jawa Timur. Saya ingin pengalaman yang selama ini saya dapatkan di industri dapat menjadi bagian dari proses untuk bersama-sama memperkuat organisasi, membangun kolaborasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi anggota maupun pariwisata Jawa Timur,” ujar Titik, Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, tantangan industri pariwisata saat ini berkembang semakin dinamis. Perubahan perilaku wisatawan, digitalisasi, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga meningkatnya ekspektasi terhadap kualitas pelayanan menuntut pelaku industri untuk terus melakukan adaptasi.
Oleh karena itu, kepengurusan baru PUTRI Jatim akan berupaya memperkuat komunikasi antaranggota sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. “Industri pariwisata tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kita perlu saling belajar, saling menguatkan, dan berkolaborasi untuk menghadapi perubahan yang terus berlangsung. Harapannya, PUTRI Jawa Timur dapat menjadi rumah bersama bagi para pelaku taman rekreasi untuk bertumbuh dan sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan pariwisata Jawa Timur,” tambahnya.
Ketua DPP PUTRI, Hans Manansang, menilai industri taman rekreasi memiliki keterkaitan erat dengan perekonomian daerah. Pertumbuhan destinasi wisata, kata dia, ikut menggerakkan tenaga kerja, UMKM, transportasi, hotel, restoran, seniman, hingga sektor ekonomi kreatif.

PUTRI JATIM: Manager Marketing & Public Relations Jawa Timur Park Group, Titik S Ariyanto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Putri Jatim periode 2026-2030. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
“Industri taman rekreasi merupakan salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Oleh karena itu, PUTRI memiliki tanggung jawab besar untuk terus mendorong tumbuhnya industri rekreasi Indonesia yang sehat, profesional, aman, inovatif, dan berkelanjutan. Kolaborasi adalah kunci, sinergi adalah kekuatan, dan inovasi adalah masa depan,” ujar Hans.
Ia juga menekankan pentingnya transformasi industri, tidak hanya pada produk wisata, melainkan juga pelayanan, pemasaran, sumber daya manusia, dan tata kelola. Destinasi yang mampu beradaptasi dan berinovasi dinilai akan memiliki daya saing lebih kuat di tengah perubahan kebutuhan wisatawan.
Bagi JTP Group, terpilihnya Titik menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam pengembangan ekosistem pariwisata Jawa Timur. Peran tersebut tidak hanya dilakukan melalui pengelolaan destinasi wisata berbasis rekreasi dan edukasi, melainkan juga lewat organisasi industri dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Kepengurusan DPD PUTRI Jawa Timur 2026–2030 selanjutnya diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme pelaku industri, memperkuat jejaring antaranggota, serta membangun sinergi yang lebih luas. Tujuannya adalah menciptakan industri taman rekreasi yang semakin profesional, aman, inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Musda PUTRI Jawa Timur 2026 pun menjadi pijakan awal bagi kepengurusan baru untuk menyatukan visi sekaligus memperkuat kontribusi industri taman rekreasi terhadap pariwisata dan perekonomian Jawa Timur. (Ananto Wibowo)




