MALANG POST – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (FH UMM) menggelar Workshop & Legal Career Expo 2026 di DOME UMM pada 28–29 Agustus 2026 untuk mempertemukan mahasiswa dan lulusan hukum secara langsung dengan perusahaan penyerap tenaga kerja, Kamis (27/8/2026).
Proses rekrutmen tenaga kerja secara daring atau online ternyata tidak selalu memberikan hasil yang maksimal bagi perusahaan. Tatap muka secara langsung tetap menjadi skema paling efektif untuk menjaring calon profesional.
Latar belakang itulah yang mendorong Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang (FH UMM) mengambil langkah konkret. Sebuah panggung bursa kerja dan pelatihan khusus profesi hukum disiapkan.
FH UMM siap menggelar perhelatan Workshop & Legal Career Expo 2026. Acara berlangsung selama dua hari berturut-turut pada 28–29 Agustus 2026 di DOME UMM.
Kegiatan strategis ini dirancang sebagai ruang pembelajaran sekaligus tempat membangun jejaring (networking) bagi mahasiswa dan para alumni.

DEKAN FH UMM bersama Ketua Pelaksaan, menjelaskan kegiatan Workshop & Legal Career Expo 2026, Kamis (27/8/2026). (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi/Malang Post)
Dekan FH UMM, Prof. Dr. Tongat, S.H., M.Hum., didampingi Ketua Panitia Dwi Ratna Indri Hapsari, S.H., M.H., memberikan penjelasan resmi pada Kamis (27/8/2026).
Prof. Tongat menegaskan bahwa dinamika dunia kerja di bidang hukum berkembang sangat pesat. Pemahaman akademik di ruang kuliah saja tidak lagi cukup.
Lulusan hukum masa kini dituntut memiliki kompetensi praktis, keterampilan teknis, serta daya adaptasi yang tinggi terhadap kebutuhan industri.
”Workshop & Legal Career Expo 2026 menjadi upaya Fakultas Hukum UMM mempertemukan mahasiswa dan lulusan dengan wawasan serta peluang karier di dunia profesional,” kata Prof. Tongat.
Melalui perhelatan ini, para peserta diajak mengenali lebih dalam peta profesi hukum. Pilihan karier setelah lulus dibeberkan secara terbuka.
Mahasiswa bisa memetakan arah masa depan sesuai minat keilmuan yang ditekuni. Sementara bagi para lulusan, acara ini menjadi pintu masuk memperluas akses pekerjaan.
Ketua Panitia, Dwi Ratna Indri Hapsari, menambahkan bahwa seluruh rangkaian agenda dikemas untuk meningkatkan kapasitas peserta.
FH UMM ingin memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi pencetak sumber daya manusia unggul. Lulusan dipersiapkan agar mampu membaca perkembangan zaman dan membangun karier yang berkelanjutan.
Respons positif datang dari kalangan dunia usaha dan industri. Mitra bisnis FH UMM menyambut antusias skema penyerapan lulusan ini.
Head of Industrial Relations Corporate PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Jefri Hari Akbar, menyebut acara ini sebagai ajang yang sangat ideal.
Jefri menilai bursa kerja seperti ini menjadi kesempatan emas bagi kalangan pengusaha untuk melakukan jemput bola talenta-talenta baru.
”Kita tertarik dari sektor pengusaha. Kita membutuhkan banyak talent dari universitas dan kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk menjemput bola,” ujar Jefri.
Jefri mengakui bahwa seleksi berkas secara online kerap memiliki keterbatasan. Perusahaan sulit menilai karakter dan potensi asli calon pekerja jika hanya lewat layar kaca.
Kehadiran fisik di expo memberi keuntungan ganda bagi perusahaan.
”Kalau biasanya secara online tidak bisa maksimal. Di legal expo ini ada workshop, perusahaan bisa buka booth, dan bisa langsung interview di tempat,” jelas Jefri.
Ia berharap kegiatan bursa kerja hukum ini bisa diputar secara rutin pada masa mendatang dengan menggandeng lebih banyak korporasi raksasa.
”Harapannya semoga ke depan acara seperti ini rutin digelar, sehingga banyak perusahaan yang lebih besar bisa ikut berpartisipasi,” pungkas Jefri.(M. Abd. Rachman Rozzi)




