ALENATORE: Pelatih Arema FC, Marcos Santos, harus mempersiapkan timnya menghadapi Persija di perebutan tempat ketiga Piala Presiden, dengan mepetnya waktu istirahat. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Arema FC dijadwalkan bertanding melawan Persija Jakarta, dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) sore WIB, setelah kedua tim tersingkir di babak semifinal.
Langkah ke partai puncak memang sudah tertutup. Kekalahan tipis 0-1 dari Persebaya Surabaya di semifinal, memaksa Arema FC memutus mimpi mempertahankan gelar. Di partai semifinal lainnya, Persija Jakarta juga bernasib sama, usai ditekuk Persib Bandung 1-2.
Kini, kedua tim terluka itu harus saling senggol, memperebutkan predikat juara ketiga. Duel seru Arema FC melawan Persija, bakal digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) pukul 15.30 WIB, serta disiarkan langsung melalui Indosiar dan siaran streaming Vidio.
Meski Singo Edan gagal menembus final, ada satu catatan manis yang masih bertahan. Bomber Arema, Gustavo Henrique, sejauh ini masih bertengger kokoh di puncak daftar pencetak gol terbanyak, dengan torehan empat gol.
Ia mengungguli penyerang Persib Balsa Sekulic dan juru gedor Port FC Isam Alsabhi, yang masing-masing mengemas tiga gol. Sementara Uilliam Barros (Persib) dan Arlyansyah Abdul Manan (Persija) baru mencetak dua gol.
Menatap laga penghujung ini, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, tak mau anak asuhnya bermain setengah hati. Targetnya bulat: menang.
“Laga berikutnya adalah berusaha untuk menang. Saya pikir kami berada di jalur pertumbuhan, tentu saja dengan waktu yang sangat singkat,” tegas Marcos Santos.
Di balik optimisme itu, pelatih berpaspor Brasil itu, menyayangkan atmosfer pertandingan besar yang terasa hampa, tanpa kehadiran suporter di tribun stadium.
“Sayangnya, tidak hadirnya suporter di pertandingan sebesar ini sangat disayangkan. Tidak ada suporter yang bisa memberi dorongan semangat. Ini kompetisi yang bagus, tapi di akhir ini hanya kurang detail tersebut.”
“Namun sekarang fokusnya adalah memulihkan kondisi pemain, ada satu hari untuk pemulihan. Kami harus menghormati pendukung Arema dengan mengejar kemenangan demi merebut posisi ketiga,” jelasnya.
Nada tegas senada dilemparkan gelandang Matheus Blade. Bagi pemain bernomor punggung 25 ini, laga melawan Persija bukan sekadar laga hiburan, melainkan ajang mempertaruhkan harga diri klub.
“Target kami tentu saja memenangkan pertandingan. Kami harus menjaga kehormatan jersei Arema, dan kami akan melakukan segalanya yang memungkinkan untuk memenangkan laga ini,” kata Blade.
Sama seperti sang pelatih, Blade menggarisbawahi mepetnya waktu rehat, sekaligus merindukan riuhnya tribun penonton.
“Tentu kami perlu memulihkan kondisi para pemain, hanya ada waktu istirahat satu hari lalu bertanding lagi. Semuanya sangat luar biasa di Piala Presiden, tetapi bertanding tanpa suporter kami adalah sesuatu yang seharusnya ada karena itu membuat perbedaan besar bagi semua orang,” pungkasnya. (Ra Indrata)




