MALANG POST – Jawa Timur Park (JTP) Group terus memperkuat ekosistem pariwisata di Kota Batu dan Malang Raya. Salah satunya melalui peluncuran Tourism Service Center (TSC), pusat layanan wisata terpadu yang berlokasi di kawasan Jatim Park 3.
Kehadiran TSC diharapkan dapat menjadi pusat informasi wisata terintegrasi, yang memudahkan wisatawan maupun travel agent memperoleh berbagai kebutuhan perjalanan secara praktis dan cepat.
Untuk memperkenalkan layanan tersebut, manajemen Jatim Park Group mengundang jajaran Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu dalam kegiatan Sharing Knowledge Session yang digelar di Senyum World Hotel, Selasa (20/5/2026) kemarin.
Kegiatan tersebut dipandu langsung Manager Marketing and Public Relations Jawa Timur Park Group, Titik S. Ariyanto. Turut hadir Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Batu Sujud, jajaran general manager hotel di Kota Batu, hingga anggota PHRI lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pariwisata daerah.
Dalam pemaparannya, Titik menjelaskan, TSC tidak hanya hadir sebagai pusat informasi wisata biasa. Namun juga menjadi pusat layanan wisata modern yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang wisatawan.
Diantaranya layanan reservasi langsung, lounge area, staf berbahasa Inggris, international charger hingga penitipan barang. “TSC kami hadirkan sebagai wadah kolaborasi seluruh pelaku pariwisata di Kota Batu. Kami ingin wisatawan yang datang ke Batu bisa mendapatkan akses informasi wisata yang lebih mudah, lengkap dan terintegrasi dalam satu tempat,” ujarnya.

KENALKAN: Manager Marketing and Public Relations Jawa Timur Park Group, Titik S Ariyanto saat mengenalkan layanan terbaru Jatim Park Group, Tourism Service Center kepada jajaran PHRI Kota Batu. (Foto: Jatim Park for Malang Post)
Selain menghadirkan layanan wisata modern, TSC juga menawarkan skema kolaborasi bundling bersama hotel, villa, restoran hingga destinasi wisata lainnya.
Melalui program tersebut, pelaku usaha pariwisata dapat menggabungkan layanan akomodasi maupun wisata dengan tiket kunjungan milik Jawa Timur Park Group dalam satu paket wisata dengan harga khusus.
Titik menyebut, langkah kolaborasi tersebut penting untuk memperkuat sektor pariwisata Kota Batu di tengah tantangan penurunan kunjungan wisatawan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu tahun 2024, jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batu mencapai sekitar 11 juta orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 persen diantaranya berkunjung ke unit wisata milik Jatim Park Group.
Namun pada 2025 terjadi penurunan kunjungan sekitar 400 ribu wisatawan. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap sektor pendukung pariwisata seperti hotel, restoran hingga pusat oleh-oleh.
Karena itu, melalui TSC, Jatim Park Group berharap sinergi antar pelaku industri pariwisata di Kota Batu semakin kuat, sehingga mampu meningkatkan daya tarik daerah sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.

Selain fokus membangun kolaborasi, Tourism Service Center juga menghadirkan sejumlah paket wisata eksklusif yang hanya bisa dibeli langsung melalui TSC.
Salah satu paket yang ditawarkan adalah bundling bersama 1979 Social Hotel dengan harga mulai Rp70 ribu per orang per malam untuk rombongan, dengan syarat dan ketentuan berlaku.
TSC juga menyediakan Paket Sakti 2 Hari 1 Malam mulai Rp240 ribu per pax. Paket tersebut sudah termasuk bundling hotel dan tiket theme park milik Jatim Park Group.
Pilihan hotel yang tersedia meliputi Senyum World Hotel, Klub Bunga Theme Park Hotel, Pohon Inn Hotel, 1979 Social Hotel hingga Heliconia Hotel. Sedangkan destinasi wisata yang dapat dipilih antara lain Jatim Park 1, Jatim Park 2, Dino Park maupun Museum Angkut.
Selain itu tersedia pula Paket Super Sakti 3 Hari 2 Malam mulai Rp495 ribu per pax dengan fasilitas bebas memilih kunjungan ke tiga theme park milik Jatim Park Group sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Informasi lebih lanjut mengenai Tourism Service Center dapat diakses melalui website resmi tourismservicecenter.com serta akun Instagram @tscbatu dan @jawatimurpark. (Ananto Wibowo)




