MALANG POST – Guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin maksimal dan prima, RSUD Karsa Husada Kota Batu melakukan penyegaran di jajaran manajemennya. Sedikitnya tujuh pejabat struktural menjalani rotasi dan promosi jabatan dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) yang digelar Rabu (7/1/2026).
Sertijab tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagaimana tertuang dalam Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) yang terbit per 1 Januari 2025. Karena itu, proses peralihan jabatan harus segera dilaksanakan agar roda organisasi tetap berjalan optimal.
Direktur RSUD Karsa Husada Kota Batu, dr. Mohamad Rizal menegaskan, bahwa sertijab bukan sekadar formalitas, melainkan momentum penting untuk mempercepat adaptasi pejabat baru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Maka dari itu, sertijab harus segera dilaksanakan. Setelah ini, pejabat yang baru dilantik harus cepat beradaptasi dan langsung bekerja sesuai arahan Ibu Gubernur,” ujar dr. Rizal.
Salah satu posisi strategis yang mengalami pergantian adalah Wakil Direktur Pelayanan. Jabatan tersebut sebelumnya diemban dr. Benny Marcel P., Sp.OG yang kini memasuki masa purna tugas. Posisi itu selanjutnya dipercayakan kepada dr. Ferdinandus Stevanus Kakiay, Sp.PD-FINASIM, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan.
“Total ada sekitar tujuh pejabat yang disertijab. Salah satunya Wakil Direktur Pelayanan karena purna tugas. Meski demikian, beliau tetap bertugas di RSUD Karsa Husada sebagai fungsional,” jelas dr. Rizal.

PENYEGARAN: Direktur RSUD Karsa Husada Kota Batu, dr. Mohamad Rizal saat memimpin prosesi sertijab sejumlah pejabat struktural dilingkungan RSUD Karsa Husada. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Seiring promosi tersebut, posisi Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan kini diisi oleh dr. Saiful Hidayat, S.Ked., M.Biomed., M.KKK. Selain itu, sejumlah posisi lain juga mengalami pergeseran, baik diisi pejabat lama yang bergeser maupun pejabat baru hasil promosi.
Beberapa di antaranya yakni Sofi Fajariah, S.Tr.Kes yang dipercaya sebagai Kepala Bidang Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, Pengembangan dan Pemberdayaan. Lalu Kristian, SE., MM sebagai Kepala Bagian Perencanaan Program dan Evaluasi Anggaran, serta Darmuji Harsono, SH yang menjabat Ketua Tim Tata Usaha.
Sementara di lini pelayanan, dr. Dhinita Hapsari Putri Pinilih ditunjuk sebagai Ketua Tim Pelayanan Medik, serta dr. Yunita Puji Lestari, MM sebagai Ketua Tim Penunjang Medik dan Non Medik.
Lebih lanjut, dr. Rizal menekankan bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan. Para pejabat baru diharapkan mampu berperan aktif dalam mewujudkan visi dan misi baru RSUD Karsa Husada Kota Batu.
“Ke depan, sesuai Visi Misi, kami ingin RSUD Karsa Husada menjadi rumah sakit pendidikan sekaligus rumah sakit medical tourism di Kota Batu. Itu sejalan dengan arahan Ibu Gubernur,” paparnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dinamika pelayanan kesehatan saat ini semakin kompleks, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran serta tingginya beban pelayanan BPJS Kesehatan.
“Mulai hari ini, pejabat baru harus langsung bekerja, menyesuaikan diri dengan cepat dan tanggap. Tantangannya tidak mudah,” imbuhnya.
Menurutnya, RSUD Karsa Husada kini bukan lagi rumah sakit kecil. Dengan status sebagai rumah sakit tipe B+, tuntutan pelayanan, tata kelola dan profesionalisme semakin tinggi.
“RSUD Karsa Husada sudah menjadi rumah sakit besar. Banyak tantangan yang harus diselesaikan dengan cepat. Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja sama, membangun koordinasi yang baik antara manajemen dan staf,” pungkasnya. (Ananto Wibowo)




