MALANG POST – Peredaran narkotika kembali mengancam wilayah Banyuwangi. Namun berkat kedekatan Babinsa dengan masyarakat, penemuan sabu-sabu dalam jumlah cukup banyak berhasil terungkap.
Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, memberikan apresiasi yang tinggi, kepada warga Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, yang sudah mau melaporkan adanya sabu-sabu di wilayahnya.
Keberanian warga untuk melaporkan adanya narkoba tersebut, kata Danrem 083, wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kasus ini membuktikan, kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menjaga keamanan wilayah dan melawan narkoba.”
“Saya tegaskan, TNI AD akan selalu berdiri di barisan terdepan bersama masyarakat dan aparat penegak hukum, untuk memberantas narkoba demi masa depan generasi bangsa,” tegas Danrem.
Kejadian tersebut bermula pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 00.30 WIB, ketika Gusmat (60), Ketua RT di Karangbendo, mendengar suara gaduh dari sekelompok orang di depan rumahnya.
Tak lama kemudian, kelompok tersebut meninggalkan lokasi dalam keadaan tergesa-gesa. Salah satu pengendara bahkan terjatuh, sehingga meninggalkan sejumlah barang yang berserakan di jalan.
Karena curiga dengan isi bungkusan yang ditinggalkan, Gusmat segera menghubungi Babinsa Karangbendo, Serma Subro.
Babinsa bersama Ketua RT, kemudian melakukan pengecekan dan mendapati puluhan paket sabu siap edar, timbangan, serta sejumlah barang bukti lain, yang menguatkan dugaan bahwa barang tersebut digunakan untuk aktivitas narkotika.
Barang bukti langsung diamankan ke Koramil Rogojampi dan dilaporkan berjenjang kepada Danramil serta Dandim 0825 Banyuwangi.
Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, menegaskan: “Penemuan ini membuktikan bahwa kedekatan Babinsa dengan masyarakat sangat penting. Warga percaya, sehingga berani melapor. Inilah yang membuat jaringan narkoba bisa kita cegah.”
Selanjutnya, Kodim 0825 Banyuwangi berkoordinasi dengan BNN Kabupaten Banyuwangi untuk proses hukum lebih lanjut. (*/Penrem/Ra Indrata)




