Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Tandatangani MoU dengan BIG, UB Bentuk PPIIG

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) UB dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) terkait pembentukan Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) UB. (Dok. LPPM UB)

Malang Post – Universitas Brawijaya Malang (UB) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) terkait pembentukan Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) UB. Penandatanganan MoU ini berlangsung  saat pelaksanaan Forum Koordinasi PPIIG 2021 pada Kamis (18/11/2021) di Eastparc Hotel, Sleman, Yogyakarta.

“MoU ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara BIG dan UB yang telah ditandatangani pada 27 Mei 2021, yang diikuti dengan proses pengajuan pendirian PPIIG UB ke BIG pada 21 Juni 2021 lalu,” mengutip rilis LPPM UB yang diterima malang-post.com.

Baca Juga ----------------------------

Universitas Brawijaya diwakili oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UB, Dr. Ir. Bambang Susilo, M.Sc.Agr. Turut hadir Dr. Ir. Atiek Iriany, MS selaku Ketua Pusat Layanan Konsultasi dan Pengolahan Data LPPM UB yang menaungi PPIIG UB, Adipandang Yudono, S.Si., MURP., Ph.D selaku sekretaris Pusat Layanan Konsultasi dan Pengolahan Data LPPM UB dan Dr. Kurniawan Sigit W., S.P., M.Sc selaku Koordinator Data dan Informasi Geospasial. Sedangkan pihak BIG diwakili Kepala Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasa Informasi Geospasial (PPPIG), Dr. ret. nat. Sumaryono, M.Sc.

Perwakilan UB dan BIG berfoto bersama setelah penandatanganan MoU pembentukan PPIIG UB di Yogyakarta. (Dok. LPPM UB)

PPIIG UB sendiri memiliki visi, menunjang kinerja Universitas Brawijaya dalam pelayanan publik (internal maupun eksternal), khususnya dalam penyediaan dan analisis data dan sistem informasi

Guna mewujudkan visi ini, PPIIG UB menjalankan misi, menghubungkan stakeholder dengan pakar Universitas Brawijaya pada bidang yang bersesuaian terkait dengan keperluan data dan informasi. Dan mengorganisir kerjasama antara stakeholder dengan Universitas Brawijaya.

Baca Juga ----------------------------

“PPIIG UB ini bertujuan untuk memberikan layanan akan kebutuhan survei, analisis desain sistem dan sistem informasi bagi para stakeholder dengan memanfaatkan sumber daya ahli yang ada di UB secara integratif. Memberikan konsultasi dan pelatihan pengelolaan data secara elektronik dan terintegrasi. Memberikan layanan informasi kerjasama UB dengan pihak stakeholder. Serta Memberikan layanan informasi potensi dan sumber daya UB,” tulis rilis LPPM UB.

Sebagai informasi, Pusat Pengembangan Infrastruktur Informasi Geospasial (PPIIG) dibentuk oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) bekerja sama dengan berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk pengembangan informasi geospasial, khususnya Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN).

PPIIG diharapkan memiliki kapasitas terkait dengan infrastruktur informasi geospasial (IIG), sehingga mampu melakukan kegiatan-kegiatan yang berfungsi untuk mendukung terselenggaranya simpul jaringan, baik nasional maupun daerah. Dengan kapasitas ini, PPIIG diharapkan menjadi pusat kajian atau center of excellence di bidang IIG yang akan menghasilkan pemikiran-pemikiran, kajian-kajian, ataupun kegiatan lain yang dapat dimanfaatkan oleh BIG dan simpul jaringan di daerah untuk penyelenggaraan JIGN.

Dalam kurun waktu 2005 sampai dengan 2021, telah terbangun 24 PPIIG yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Masing-masing PPIIG berlokasi di Perguruan Tinggi Negeri di tingkat provinsi, dengan rincian: 8 PPIIG wilayah Sumatera, 3 PPIIG wilayah Kalimantan, 5 PPIIG wilayah Sulawesi, 5 PPIIG wilayah Jawa dan Bali, dan 3 PPIIG wilayah Ambon dan Papua. BIG terus melakukan koordinasi, monitoring, dan evaluasi untuk menjaga keberlangsungan PPIIG yang telah terbentuk. (*)

Baca Juga ----------------------------

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

KETUA kelenteng se Indonesia meninggalkan kita: Orang kaya itu meninggal dunia: pemilik pabrik kertas PT Jaya Kertas. Saya mesong –melayat dalam bahasa daerah Hokkian–...

Wisata

Malang Post – Hotel THE 1O1 Malang OJ menghadirkan promo paket khusus untuk menyambut awal tahun bagi para tamunya. The 1O1 Malang OJ tak...

Malang Raya

Malang Post – Persit KCK Cabang XL Dim 0833 Rem 083 PD V Brawijaya melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) ke dua pondok pesantren Pertama, Ponpes...

Malang Raya

Malang Post – Kamis (20/1), vaksinasi anak sukses digelar di SDN Bandulan 4, Jalan Bandulan gang VIII, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun Kota Malang. Babinsa...

Malang Raya

Malang Post – Mencabuli dan setubuhi gadis di bawah umur, seorang guru tari diringkus Satreskrim Polresta Malang Kota. Hal itu sengaja dilakukan tersangka berinisial...

Malang Raya

Malangpost – Kodim 0833 Kota Malang sosialisasi soal jalur pendaftaran calon bintara AD lintas agama di sejumlah pondok pesantren. Hal ini karena TNI AD...

Malang Raya

Malangpost – Harga minyak belakangan ini semakin mahal saja. Beberapa hari terakhir, harga minyak goreng bahkan lebih dari Rp 20 ribu per liter. Sesuai...

Wisata

Malang Post –  Unit bisnis penginapan yang dimiliki sepenuhnya oleh CapitaLand Investment Limited, The Ascott Limited (Ascott) dengan bangga mengumumkan pembukaan properti terbarunya. Shanaya...