Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Kejam! Calon Ayah Tiri Hajar Balita di Kota Batu

Malang Post – Para orang tua harus mengambil pelajaran dari peristiwa ini. Jangan sampai peristiwa penyiksaan terhadap anak dibawah umur terulang kembali. Seperti yang terjadi belakangan ini di Kota Batu. Seorang balita berusia 2,5 tahun disiksa calon orang tuanya. 

Pria yang tega melakukan perbuatan tak berkemanusiaan kepada calon anak tirinya itu berinisial W, warga Desa Beji, Kota Batu. Dia tega menganiaya calon anak tirinya karena kesal anak tersebut sering menangis dan sejumlah faktor lain. 

Baca Juga ----------------------------

Saat ini, pria berusia 25 tahun itu telah diamankan oleh Satreskrim Polres Batu guna mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Sebelum diamankan, pada Minggu (24/10/2021) malam, keluarga korban telah melapor ke Polres Batu. Tak berselang lama, setelah menerima laporan, Senin (25/10/2021) W diamankan. 

Kasatreskrim Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto menyatakan, jika pihaknya telah mengamankan seorang pria berinisial W. Berdasar pada laporan yang dilayangkan oleh calon isterinya berinisial C (19). 

“Wanita berinisial C ini merupakan ibu kandung balita tersebut. Sedangkan W statusnya belum sebagai suami sah ibu kandung korban,” beber Yussi, Selasa (26/10/2021). 

Dia menyebutkan, W menganiaya balita tersebut karena sering rewel ketika hendak dimandikan. Sehingga W merasa kesal dengan balita tersebut. 

“Tersangka merasa kesal karena anak tersebut sering menangis. Akhirnya pelaku menyiramkan air panas ke tubuh korban. Bahkan hingga dipukul dan digigit,” sebutnya. 

Selain melakukan penganiayaan tersebut, korban juga melakukan penganiayaan dengan menyulutkan rokok ke bagian tubuh balita tersebut. 

“Akibat perbuatan itu, korban mengalami luka bakar, bekas gigitan dan memar di bagian wajahnya,” beber Yussi. 

Merasa tak terima atas perlakukan calon suaminya tersebut. Ibu kandung korban langsung melayangkan laporan kepada pihak berwajib. 

“Pelaku penganiayaan ini kami jerat dengan Pasal 44 UU RI nomor 23 Tahun 2004 atau Pasal 80 UU RI 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara,” tegas dia. 

Karena mengalami luka serius, balita malang itu saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Hasta Brata Kota Batu. 

Setelah peristiwa tersebut, Pemkot Batu melalui Dinas Sosial (Dinsos) langsung memberikan bantuan kepengurusan NIK agar bisa segera tercover BPJS Kesehatan. Selain itu juga melakukan asesmen psikologi tehadap balita beserta ibunya. 

Kepala Dinsos Kota Batu, Ririk Mashuri menyebutkan jika pihaknya telah melakukan visitasi terhadap balita tersebut. Dari hasil visitasi itu, diketahui balita tersebut sangat memerlukan kepengurusan BPJS untuk proses perawatan selanjutnya. 

“Kami telah melakukan visitasi ke RS Karsa Hasta Brata. Hasil visitasi mengemukakan bahwa balita tersebut sangat memerlukan BPJS untuk keperluan proses perawatan selanjutnya,” katanya. 

Lebih lanjut, dia juga mengungkapkan, jika saat ini pihaknya tengah menjalankan asesmen psikologis untuk balita sekaligus ibu kandungnya. 

“Akibat kejadian ini, rasa trauma juga dialami ibunya. Oleh karena itu kami juga akan melakukan trauma healing kepada korban,” tandasnya. (Ananto Wibowo-Januar Triwahyudi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Wisata

Malang Post — Pariwisata kota Malang dan sekitarnya mulai mengeliat kembali pasca kelonggaran PPKM oleh pemerintah. Akhir tahun 2021 Atria Hotel Malang melaunching promo Food...

News

Malang Post – Musibah menimpa warga Pakis selepas takjiah dan melaju kencang untuk berangkat kerja, Kamis (2/12/2021) pagi di Jalan Raya Ampeldento, Kecamatan Pakis,...

Pendidikan

Malang Post — Ikatan  Guru Taman Kanak-kanak (IGTKI) Persatuan Guru Republik Indonesia menggelar tasyakuran dalam memperingati Hari Guru ke-76. Melalui zoom meeting dengan Bupati Malang...

Pendidikan

Malang Post — Tingkat potensi bencana yang dimiliki Indonesia cukup tinggi. Melihat hal itu, Laboratorium Psikologi Terapan (LPT) Psikososial Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melangsungkan pelatihan...

News

Malang Post — Warga Kota Malang dihebohkan dengan viralnya postingan curhat di media sosial (Facebook) yang menimpa seorang lelaki. Ia mengaku telah mengalami kebutaan pasca...

headline

Malang Post — Bantuan ke Joko Santoso (38) warga Jl Burung Gereja No. 1A, RT 02 RW 02, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mulai...

Malang Raya

Malang Post – Puluhan warga lanjut usia (lansia) Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing Kota Malang menjalani vaksinasi. Babinsa Pandanwangi, Pelda Slamet Wahyudi mengabarkan, perangkat kelurahan...

headline

Malang Post — Besaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2022 di Jawa Timur sudah didok oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (30/11/2021) kemarin. Penetapan UMK...