Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Dekopin Malang: Jauhi Pinjol, Kembali ke Koperasi

Sumi Herni, SPsi Komite Bidang Ketahanan Pangan dan Industri Dekopin Kab Malang

Malang Post — Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kabupaten Malang mengajak masyarakat agar kembali ke koperasi dan menjauhi pinjaman online, karena membahayakan, Sedangkan koperasi adalah soko guru ekonomi rakyat Indonesia. 

Sumi Herni S. Psi, Komite Bidang Ketahanan Pangan dan Industri Dekopin Kab Malang menyatakan. Realita yang terjadi di masyarakat, banyak yang menjadi korban pinjol. Bahkan sampai ada yang rumah tangganya berantakan.

Baca Juga ----------------------------

Ini lantaran pinjol belum bisa menjadi solusi tepat untuk permodalan usaha. Karena sistem pembayarannya setiap hari atau setiap minggu, bunganya pun cukup tinggi .

“Kebanyakan yang kondisinya kepepet, mengambil jalan pintas,” ujarnya. 

Sebagai pegiat koperasi mengajak masyarakat atau pelaku-pelaku UKM agar peningkatan ekonominya lebih baik. Masuk menjadi anggota koperasi, karena dengan berkoperasi masih memiliki nilai-nilai  luhur yang berorientasi dari, oleh dan untuk anggota.

Koperasi akan kembali bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan. Ada nilai kebersamaan dan keterbukaan. Tetapi kalau ke pinjol tidak ada toleransi lagi. Bahkan cenderung akan dipermalukan di medsos, jika kita ada kendala belum melunasi atau nunggak.

“Dampak pinjol  biasanya akan ada dampak psikologis, tidak ada nilai gotong royongnya,” tegasnya. 

Pihaknya sangat mendukung langkah Presiden RI dan Kepolisian yang melakukan langkah cepat dan tepat, untuk diperketat lagi. Jika hanya sebatas tak perlu bayar tagihan dan bisa lapor, itu masih ada kendala bagi masyarakat. Karena masih ada yang tak berani melakukannya.

Solusinya, adalah koperasi lebih memaksimalkan sosialisasi dan mengkampanyekan manfaatnya. Caranya, dengan menunjukkan bukti-bukti riil berkoperasi. Bisa memberi manfaat  bagi semua anggota. Seperti kegiatan sosial, pembagian sisa hasil. Usaha (SHU) dan upaya-upaya pelatihan.

Dwi Indrotito Cahyono SH, Advokat dan Konsultan Hukum atau Pimpinan Kantor Hukum Yustitia Indonesia mengatakan. Pinjol ilegal harus dibubarkan oleh pihak berwenang. Bagi nasabah pinjol illegal, tidak perlu bayar tagihannya. Selanjutnya laporkan ke kepolisian terdekat.

“OJK mubazir dibentuk. Tidak ada kenerja riil bagi masyarakat,” tegasnya. (yon/yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Nasional

Malang Post – Tahun 2022 Indonesia menjadi tuan rumah presidensi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Hal ini dipandang oleh para pengamat dan eksekutif menjadi kesempatan...

headline

Malang Post –  Erupsi Gunung Semeru, membawa imbas hujan abu yang terjadi di dua kecamatan yaitu Ampelgading dan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Warga diimbau tetap...

News

Malang Post – Majelis Ulama Indonesia Kota Malang mengukuhkan pengurus tingkat kecamatan di gedung DPRD, Sabtu (4/12). Pengukuhan ini sekaligus terangkai dalam sarasehan bersama...

News

Malang Post – Seorang pria bernama Supardi, 69, warga Jalan JA Suprapto Dalam, Kelurahan Klojen Kota Malang, meninggal tenggelam di sungai Brantas. Petugas menemukan...

Pendidikan

Malang Post — Kerja sama demi kerja sama terus dibangun oleh Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini, Kampus Putih mulai menjalin Kerjasama dengan Universidade Regional...

News

Malang Post – Kos-kosan di Jl Mondoroko Gang 1, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mendadak gempar, Kamis malam. Dari salah satu kamar kos...

Dahlan Iskan

DARI luar kelihatan tenang-tenang saja. Di dalamnya terasa sangat bergemuruh: kapan Muktamar ke-34 NU. Harusnya tahun 2020 lalu. Tapi ada Covid-19. Baca Juga ----------------------------...

News

Malang Post — Seorang mahasiswa Universitas Negeri Malang, Jumat (3/12/2021) siang, ditemukan tidak bernyawa di lantai 3 kamar kosan seputar Sukun. Lehernya terbelit kain di...