Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Cegah Balap Liar di Jl Idjen, Speed Trap Dipasang

Malang Post – Semakin banyak anak muda menggunakan Jl Idjen Besar sebagai arena trek-trekan hingga balapan liar. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Malang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang pun, segera pasang speed trap (Pita Kejut)
Hal itu dibenarkan Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppy Anggi Khrisna, Rabu (29/9/21) sore tadi. Menurutnya, pemasangan speed trap dilakukan untuk mencegah aksi kebut-kebutan di jalan.

“Rencananya akan kami pasang itu, karena banyak aduan masyarakat di Jalan Idjen Besar sering digunakan balapan liar. Sehingga tindak lanjutnya kita pasang speed trap, guna mencegah adanya kejadian yang meresahkan ini,” ujarnya.

Baca Juga ----------------------------

Mantan Kasat Lantas Polres Blitar ini menjelaskan, pemasangan speed trap akan dilakukan di kedua ruas Jalan Idjen Besar. Sehingga memperkecil peluang para pengendara balap liar untuk kebut-kebutan.

“Pemasangan speed trap dilakukan mulai depan Gereja Ijen. Kemudian sebelum putar balik (U Turn), juga akan kami pasang speed trap,” tuturnya kepada reporter City Guide 911 FM.

Sementara itu, Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu M. Sochib menerangkan, total speed trap yang akan dipasang di Jalan Besar Ijen berjumlah 10 titik. Sehingga di setiap lajurnya akan terpasang lima titik speed trap.

“Setelah kami survei, ada sekitar 10 titik yang akan dipasang speed trap. Bentuk speed trap seperti jalan tol, sehingga satu speed trap memiliki lima pita penggaduh. Pemasangan speed trap dilakukan, karena banyak laporan dari masyarakat tentang balapan liar dan aksi kebut-kebutan motor berknalpot brong yang meresahkan,” terangnya.

Plt Kasi Dalops Dishub Kota Malang, Donnie Haryono mengungkapkan, rencana pemasangan speed trap akan dibawa dan dirapatkan di Forum Lalu Lintas sebelum diterapkan.

“Ini sudah kami survei, nanti berapa meter harus dipasang speed trap pita penggaduh. Setelah evaluasi, kami menggelar rapat Forum Lalu Lintas. Jadi, masukan-masukan dan aspek sosial apa saja yang akan berdampak dengan penerapan speed trap itu, kami akan analisa,” tandas dia. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Relawan Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun mendapatkan pelatihan penanganan covid-19, Jumat malam (26/11). Pelatihan itu terlaksana di gedung serba guna RW 07...

Pendidikan

Malang Post –  Universitas Negeri Malang melaksanakan kunjungan ke Universitas Padjadjaran Bandung dan Institut Teknologi Bandung pada 25-26 November 2021. Kunjungan tersebut bertujuan untuk...

headline

Malang Post – Kehadiran Teknologi Finansial (Fintech) di Indonesia tak dapat dipungkiri telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Terlebih saat kalangan underserved dan unbanked...

Pendidikan

Malang Post – Politeknik Negeri Malang (Polinema) kembali menyelenggarakan wisuda ke-55 secara hybrid (luring dan daring). Peserta kali ini mahasiswa Magister Terapan, Sarjana Terapan dan...

Malang Raya

Malang Post – Sasaran rasda yaitu 120 orang warga pra sejahtera Kelurahan Mulyorejo Kecamatan Sukun kota Malang. Penyerahan rasda tersebut terlaksana di e-warung Amanah...

Pendidikan

Malang Post – Peringati dies natalis yang ke 36 tahun, prodi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) gelar webinar nasional bertema Potensi Sektor Pertanian dan...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Islam Malang kembali menjalin kerjasama kesepahaman dengan beberapa perguruan tinggi dalam negeri. Kali ini menggandeng Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI)...

Malang Raya

Malang Post – Kamis malam (25/11), tim gabungan di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang melaksanakan penegakan tersebut. Tim gabungan ini terdiri dari anggota Polsek Kedungkandang...