Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Pembunuhan Bos Roti Kota Malang: 338 atau 340 Tunggu Hasil Autopsi

Foto: istimewa

Malang Post — Tersangka pembunuh Ratna Darumi (56) warga Jl Emprit Mas, RT 04/RW 10, Kelurahan/Kecamatan  Sukun, Kota Malang telah ditetapkan Polresta Malang Kota. Pelaku berinisial Sf (56) kekasih korban sendiri. Sejak kemarin sudah meringkuk di balik jeruji besi Polresta Malang Kota.

Seperti disampaikan Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto SIK MSi, Jumat (24/9/2021).  “Untuk menentukan apakah tersangka dijerat Pasal 338 KUHP ataukah Pasal 340 KUHP, kami masih menunggu hasil autopsi,” ujar AKBP Budi Hermanto.

Baca Juga ----------------------------

“Pacarnya atau nikah siri. Perbuatan memukulnya berapa kali masih menunggu hasil autopsi. Korban sudah kami lakukan autopsi sebelum proses kremasi,” ujar AKBP Budi Hermanto.

Saat diperiksa, tersangka mengakui perbuatannya. “Pelaku sudah mengakui saat kami lakukan pemeriksaan. Selasa sudah kami lakukan penahanan. Kami akan rilis setelah hasil autopsi keluar,” ujar AKBP Budi Hermanto.

Diberitakan sebelumnya, Ratna Darumi (56) warga Jl Emprit Mas, RT 04/RW 10, Kelurahan/Kecamatan  Sukun, Kota Malang, diduga tewas dibunuh. Dilaporkan ke Polresta Malang Kota Minggu (19/9/2021) sore.

Korban ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya. Ada luka berdarah di kepala, Sabtu (18/9/2021) dini hari. Jenazahnya pertama kali ditemukan anaknya. Awalnya, Ratna diduga meninggal akibat terpeleset di kamar mandi.

Setelah dibawa ke persemayaman Gotong Royong, banyak temannya curiga. Mengarah ke SF (56). Belum diketahui jelas, siapa SF. Namun informasi yang beredar suami siri korban.  Anak korban pun lapor ke Polresta. Tim Polda Jatim dan Polresta Malang Kota, melakukan olah TKP Selasa (21/9/2021).

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo SH SIK saat itu, membenarkan pihaknya telah mendapat laporan.

“Ada laporan masuk Minggu kemarin. Pelapornya anak korban. Saat ini kami masih melakukan pendalaman. Menunggu alat bukti dan fakta,” ujar Kompol Tinton Selasa (21/9/2021) malam. (*yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Penyebab tewasnya Eko Tri Manto (34) warga RT 3 RW 2, Dusun Keliran, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji yang ditemukan tak bernyawa...

Malang Raya

Malang Post —  Hujan deras Senin (25/10/2021) sore di wilayah Sukun tidak hanya disertai angin kencang. Tapi gemuruh petir dan sambaran kilat. Sekali sambar,...

Malang Raya

Malang Post – Pemerintah Kota Malang, TNI-Polri, SAR Kota Malang, dan instansi terkait mengikuti Apel Gelar Pasukan Antisipasi Bencana Alam. Ini dalam rangka penanggulangan...

Malang Raya

Malang Post –  Warna-warni jembatan Kalilanang di Desa Pandanrejo, Kota Batu mendadak muram pada Senin (25/10/2021). Lantaran di bawah jembatan setinggi 19 meter itu...

Malang Raya

Malang Post –  Walikota Malang, H Sutiaji beserta Istri, Hj Widayati Sutiaji memberikan apresiasi senam Dahlan’s Style. Lantaran Senin (25/10/2021) sehari setelah melakukan senam...

Malang Raya

Malang Post — Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kabupaten Malang mengajak masyarakat agar kembali ke koperasi dan menjauhi pinjaman online, karena membahayakan, Sedangkan koperasi adalah soko...

Pendidikan

Malang Post — Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dosen Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya memberikan Pelatihan HACCP untuk Ahli Gizi Rumah Sakit dan Katering....

Malang Raya

Malang Post –  Efek Bocil (Bocah Cilik). Kata itu sangat tepat menggambarkan situasi pariwisata di Kota Batu saat ini. Pasalnya setelah turun level Pemberlakuan Pembatasan...