Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Dosen UM Kembangkan Konten Pembelajaran Interaktif Pada Guru SLB

Malang Post —  Universitas Negeri Malang (UM) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dengan tema: Pengembangan Konten Pembelajaran Interaktif Pada Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Malang. Berlangsung Kamis (23/9/2021) dihadiri 35 guru.

Pembelajaran dengan peserta didik disabilitas memerlukan strategi khusus. Sesuai dengan karakteristik hambatan belajar yang dimiliki. 

Baca Juga ----------------------------

Masa pandemi Covid-19 memberikan refleksi kebutuhan dukungan pelaksanaan pembelajaran dalam jaringan (daring) di Sekolah Luar Biasa (SLB). 

Peran teknologi semakin vital dalam pembelajaran. Guru bersama peserta didik semakin melibatkan penggunaan teknologi pada kegiatan pembelajaran. 

Tim pengabdian UM, yaitu Dimas Arif Dewantoro M.Pd, Dr Ahsan Romadlon Junaidi M.Pd, Muchamad Irvan S.Pd M.Pd dan Rizki Fajar Pradipta, M.Pd. Tim ini, merupakan kolaborasi dosen jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) dan dosen jurusan Teknologi Pendidikan (TEP). Menghadirkan narasumber Dr Citra Kurniawan ST MM dan Riza Ilmana Harir M.Pd.

Dimas menyampaikan, kegiatan ini dirancang berdasarkan asesmen kebutuhan pelatihan guru-guru SLB. Telah dilakukan awal semester di masa pandemi.

“Keterbatasan interaksi tatap muka mendorong guru, selaku ujung tombak pendidikan melakukan inovasi-inovasi dengan menggunakan teknologi,” ujar Dimas.

“Pelatihan ini diharapkan dapat membantu guru untuk merancang konten pembelajaran interaktif. Disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik disabilitas,” lanjutnya.

“Ada gaya belajar visual yang umumnya cocok untuk siswa disabilitas rungu wicara. Audio untuk siswa disabilitas netra. Kinetic untuk siswa disabilitas dengan karakter tertentu,” imbuhnya.

Citra menambahkan, kegiatan yang diselenggarakan sangat bermanfaat. Terutama untuk mengembangkan kecakapan dan keterampilan guru. 

“Bagaimana guru dapat merancang sebuah media pembelajaran yang efektif dan interaktif dengan menggunakan power point,” jelasnya.

Output pelatihan ini diharapkan dapat membantu guru untuk merancang media pembelajaran yang lebih personal. Agar dapat memenuhi kebutuhan belajar setiap peserta didik yang unik dan istimewa.

“Sehingga pada akhirnya peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan mudah,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang Post – Ikut andil dan terlibat percepatan vaksinasi, mahasiswa KKN UM membantu pelaksanaan vaksin massal di Desa Pakisjajar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Vaksinasi...

Pendidikan

Malang Post — Tax Center Universitas Negeri Malang (UM) sukses menggelar event Call for Paper Festival Pajak (FESPA) 2021, pada 1 September 2021. Call for...

Pendidikan

Malang Post – Tax Innovation (Tax-i) Competition 2021 merupakan event tingkat nasional terbaru yang diselenggarakan oleh Tax Center Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (UM)....

Pendidikan

Malang Post – Tax Center Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Pelatihan Pajak, Sabtu 25 September 2021. Pelatihan ini diselenggarakan khusus bagi anggota/mahasiswa yang tergabung dalam “Tax Lover Community” UM. Pelatihan Pajak tahun 2021 ini,...

Pendidikan

Malang Post — Universitas Negeri Malang (UM) meneguhkan eksistensi sebagai kampus rujukan di bidang pembelajaran. Ini dilihat melalui penjaminan mutu terhadap program studi yang diampunya. ...

Pendidikan

Malang Post– Taraf pendidikan di Indonesia masih belum bisa merata, banyak  daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) yang fasilitas dan akses pendidikannya sangat minim. Maka dari...

Pendidikan

Malang Post — Universitas Negeri Malang (UM) kembali ikut serta dalam ajang tertinggi olahraga nasional Indonesia: Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 2 – 15 Oktober...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Negeri Malang (UM) akan menggelar wisuda ke-107 tahun 2021, Sabtu (2/10/2021) di gedung Graha Cakrawala. Pelaksanaannya masih hibrid (campur) daring dan...