Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Video Polisi Jaga Prokes, Upaya Keras Hadang Pejabat Gowes

Screenshoot penampakan rombongan yang maksa masuk ke lokasi wisata pantai Malang Selatan. (istimewa)

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari Kota Malang. Warganet pun berkomentar pedas di facebook.

Kegiatan ini rupanya agenda gowes Minggu (19/9/2021) pagi di wilayah Bantur atau jalur lintas selatan. Jalur masuk Pantai Banyu Meneng dan Kondang Merak. Jalur itu memang sudah diaspal dan sering jadi jalur gowes sebelum pandemi. 

Baca Juga ----------------------------

Dalam video tampak, mobil patroli Polsek Bantur berada di jalur masuk menghadang rombongan. Terlihat pula papan bertuliskan Banyu Meneng Bantur. Ada keramaian dan anggota polisi berusaha menegurnya. 

Screenshoot medsos warganet yang menyesalkan rombongan ke pantai saat masih PPKM level 3

Tampak juga seseorang berpakaian layaknya peserta gowes memegang ponsel. Sayangnya ia terekam tidak mengenakan masker. Di belakangnya, adapula orang berseragam dinas. 

“Yang jelas kami tidak ada perintah, sampai saat ini,” urai anggota ini mengimbau tidak masuk area wisata. “Belum ada perintah ya. Nggih Pak, mohon waktu nggih,” jawab seseorang yang suaranya akrab di telinga warga Kota Malang. 

Dalam rombongan ini, tampak pula mobil mobil dinas. Jumlahnya lebih dari 10 unit. Rombongan tampak merupakan peserta gowes. Mayoritas peserta memakai masker. 

https://malang-post.com/wp-content/uploads/2021/09/video-pejabat-pemkot-malang-gowes-ke-pantai-banyu-meneng-1.mp4

Terkait adanya upaya penghadangan tersebut, Kapolsek Bantur, AKP Slamet Subagiyo membenarkan. Namun ia enggan berkomentar lebih detil karena masih menyiapkan laporan. Sementara itu Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono yang telah dihubungi belum memberikan keterangan resmi.

Demikian juga dengan pihak Pemkot Malang. Saat dikonfirmasi melalui Sekda Kota Malang Erik Setianto dan Humas Pemkot Malang via pesan whatsapp dan telpon belum ada keterangan resmi. (yan) 

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Tim gabungan masih menggalakkan testing dan tracing sebagai bentuk penanganan covid-19. Contohnya, tim gabungan tingkat kelurahan bersama Puskesmas Janti, menghelat tracing...

Opini

Malang Post –  Hampir dua tahun alam kita berkabut Covid-19 yang memaksa semua orang harus beradaptasi dengan banyak hal. Tak jelas kapankabut itu sirna,...

Malang Raya

Malang Post — Polres Malang dan Polsek jajaran, Jumat (15/10/21) pagi, mengikuti Tes Kesehatan Jasmani (TKJ) personil dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Stadion Kanjuruhan,...

News

Malang Post – Terungkap sudah siapa pembuang bayi baru lahir di Ledoksari, Tumpang, Kamis (15/10/2021) siang. Terungkap pula, ibu bayi yang malu dengan hasil...

Malang Raya

Malang Post — Minggu Legi (17/10/2021) Kota Batu genap berusia 20 tahun. Setelah mendeklarasikan diri menjadi kota administratif pada 17 Oktober 2001 lalu. Ada yang...

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Batu berencana membangun cold storage berkapasitas 200 ton di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Pembangunan itu dilakukan di tanah aset...

headline

Malang Post – Ingin anaknya menjadi seperti Sandiaga Uno, Ibu Wiwit pengusaha kripik yang tengah mengandung calon anak pertama yang sudah dinantikan selama 11 tahun,...

News

Malang Post — Masih ingat peristiwa sebuah mobil box yang menabrak dua kendaraan bermotor di Jl Simpang Majapahit, Kecamatan Klojen, Kota Malang, 7 Oktober 2021...