Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

13 Warga Binaan Lapas Malang Merdeka di Hari Kemerdekaan RI

Kalapas Malang, Danang Yudiawan serahkan remisi ke perwakilan WBP Lapas Malang

Malang Post – Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, benar-benar dirasakan merdeka bagi sebagian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Malang. Pasalnya, ada 1.580 mendapat remisi dan 13 diantaranya bisa langsung bebas. Karena mendapatkan Remisi Umum (RU) II.

Kalapas Kelas I Malang, Danang Yudiawan mengungkapkan. Saat ini penghuni Lapas Kelas I Malang ada 3.251 WBP dan tahanan. Dari jumlah itu, pada 30 Juli 2021 lalu, pihaknya mengirimkan usulan sebanyak 1.580 WBP untuk mendapatkan Remisi Umum kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Baca Juga ----------------------------

“Kami mendapatkan balasan berupa tiga SK kolektif dengan total sebanyak 1.580 WBP yang berhak mendapatkan remisi. Dan 13 diantaranya langsung bebas,” seru RB Danang Yudiawan.

Pemberian remisi umum secara simbolis dilakukan tepat pada peringatan HUT ke-76 RI, bertempat di depan museum Pendjara Lowokwaru, Selasa (17/8/2021).

Selain itu, Kepala Lapas Kelas I Malang memimpin jajarannya mengikuti seremonial secara daring dengan Menkumham Yasonna H Laoly. Kepala Lapas Kelas I Malang memberikan SK remisi secara simbolis kepada 13 perwakilan WBP Lapas Kelas I Malang.

Perwakilan WBP Lapas Malang yang menerima remisi foto bersama Kalapas

Lebih lanjut, pihaknya menambahkan, syarat mendapatkan remisi, yakni bila WBP mengikuti program pembinaan kepribadian maupun kemandirian yang ada di Lapas. Tetapi, tidak masuk dalam register F (pelanggaran).

“Maka otomatis dianggap berkelakuan baik. Dan berhak memperoleh remisi secara otomatis,” jelas RB Danang.

Meski begitu, jumlah itu dipastikan bertambah. Pasalnya, setelah tanggal 17 Agustus 2021, Lapas Kelas I Malang dapat mengusulkan kembali bagi WBP yang belum memperoleh Remisi Umum tahun 2021.

Diketahui, WBP yang dipidana lebih dari 6 bulan dan masuk Lapas 6 bulan. Sebelum pemberlakuan remisi yakni sampai dengan sebelum tanggal 18 Pebruari 2021 akan diklasifikasikan sebagai usulan susulan setelah WBP tersebut inkrah (berkekuatan hukum tetap).

“Melakukan beberapa perbaikan data dan pemenuhan persyaratan sesuai ketentuan,” terangnya.

Tidak hanya itu, tahun 2021 jajaran Lapas Kelas I Malang juga memberikan hak WBP dan Anak, berupa asimilasi dan integrasi di rumah. Pemberian hak tersebut sesuai dengan amanat Permenkumham Nomor 24 Tahun 2021. Totalnya mencapai 565 orang.

“Dengan rincian asimilasi sebanyak 416 Orang dan sisanya 149 orang mendapatkan hak integrasi,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Serbuan vaksin Kodim 0833 Kota Malang terus berlanjut. Kali ini lokasi vaksinasi bertempat di Yayasan Sekolah Al Irsyad Jalan Arif Margono...

Malang Raya

Malang Post – Pada hari Sabtu tanggal 25 September 2021 pukul 08.00 wib bertempat di Klinik Shita Farma jln Joyo agung no 3 RT...

Malang Raya

Malang Post – Tim gabungan penanganan covid-19 di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang kembali menggalakkan operasi yustisi. Sabtu, 25 September 2021, hari ini, tim gabungan...

Malang Raya

Malang Post – Ketua Bhayangkari Malang Kota, Ny Enic Budi Hermanto, resmi membuka proses pembangunan Gedung Bhayangkari. Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bhayangkari...

Malang Raya

Malang Post – Polresta Malang Kota gelar acara tasyakuran HUT Polisi Lalu lintas ke-66, Jumat (24/9/2021) dan dihadiri seluruh perwira jajaran Satlantas Polresta Malang...

headline

Malang Post – GMNI Malang melakukan unjuk rasa menyikapi Walikota Malang Sutiaji yang diduga melanggar peraturan PPKM, Minggu 19 September 2021. Viral di medsos...

Malang Raya

Malang Post – Jumat, 24 September 2021, Babinsa di Kota Malang menyebar di sejumlah lokasi pelaksanaan vaksinasi.Pertama, vaksinasi dosis 2 ditempat ibadah yang ada...

Malang Raya

Malang Post – Dalam rangka menyambut peringatan HUT TNI ke-76 Tahun 2021, Korem 083/Bdj beserta Kodim 0833/Kota Malang secara serentak melaksanakan Bakti sosial berupa...