Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Mahasiswa UB Sabet Gold Medal Internasional, Alat Hitung Ikan Sisihkan 17 Negara

Tim mahasiswa UB yang manyabet Gold Medal & Special Award Malaysia Innovation Invention and Creativity dalam ajang International Invention Competition For Young Moslem Scientists (Foto: Istimewa)

Malang Post – Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) membuat piranti penghitung benih ikan. Bisa bekerja cepat, tepat, efektif, efisien serta portable. Alat ini mengadaptasi Artificial Intelegence berbasis computer vision. Memanfaatkan sensor optik, motion dan segmentation. 

Dijelaskan melalui Humas UB, Rabu (14/7/2021). Piranti ini dinamakan Sohin. Cara kerjanya, operator memasukkan benih ikan Bandeng atau Nener beserta air ke dalamnya. 

Baca Juga ----------------------------

Selanjutnya, Nener akan melewati jalur inlet. Terbagi menjadi tiga kolom. Ketika Nener melewati kamera, maka sensor optik akan menangkap gambar obyek yang melewatinya. 

Data visual tersebut, kemudian diubah menjadi data numerikal. Melalui serangkaian algoritma pemrograman. Data numerik yang telah diproses, ditampilkan pada LCD.

Setiap obyek yang dihitung, akan disimpan datanya. Hingga jumlah obyek yang diinginkan mencapai target. Lalu, secara otomatis program akan memerintahkan alat untuk menghentikan proses dan alat akan tertutup.

“Keunggulan Sohin, adalah meminimalisir jumlah tenaga manusia. Mempersingkat waktu dan meningkatkan ketelitian kerja perhitungan benih ikan,” jelas Muhammad Lutfi Ardiansyah dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Wujud penghitung ikan, Sohin (Foto: Istimewa)

Lutfi berharap, piranti tersebut bisa diproduksi massal. Sehingga bermanfaat bagi pembudidaya benih ikan di Indonesia.

Sohin merupakan karya lima mahasiswa FPIK dan FMIPA: Muhammad Lutfi Ardiansyah, Randy Cassandra Risnandar, Yasmin Azizah, Adynsyah Nanda Putra an Akmal Adnan Attamami. Mereka dibimbing dosen FPIK Eko Sulkhani Yulianto S.Pi M.Si.

Piranti tersebut berhasil meraih penghargaan Gold Medal & Special Award Malaysia Innovation Invention and Creativity. Dalam ajang International Invention Competition For Young Moslem Scientists (IICYMS).

IICYMS merupakan suatu platform pembelajaran yang dikembangkan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Untuk mengembangkan talenta-talenta muda agar menjadi penemu yang produktif, kreatif dan inovatif.

Kompetisi ini diikuti oleh 201 tim dari 17 negara. Diantaranya Italia, Mesir, Indonesia, Malaysia, Turki, Jerman, Palestina, Qatar dan India. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola nasional belum lama dikejutkan dengan dipecatnya dua pemain, yang belasan tahun menjadi ikon Persipura Jayapura. Striker Boaz Theofilius Erwin...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, masih belum bisa bernafas lega. Jelang sebulan ke depan kick off kompetisi Liga 1 2021/2022 bakal digulirkan. Lantaran...

Malang Raya

Malang Post – Tren kasus Covid klaster keluarga di Kota Malang, masih menunjukkan kenaikan setiap harinya. Bahkan hingga meninggal dunia, saat dijemput ambulans menuju ke rumah...