Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Mahasiswa UMM Bikin Wastafel Canggih Anti Corona

Mahasiswa UMM rancang wasafel canggil dengan berbagai fitur.(Foto: istimewa)

Teks2: Tim mahasiswa UMM saat melakukan perkenalan hasil karya ke Baddrut Tamam, Bupati Pamekasan.(Foto: istimewa)

Malang Post – Mencuci tangan sudah menjadi keharusan untuk mencegah penularan virus Covid-19. Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merancang wastafel otomatis.

Baca Juga ----------------------------

Tempat cuci tangan otomatis ini dirancang Anwar Syaddad, Nasihul Fattah dan Sania Umazatul Amsa. Mereka tergabung dalam kelompok Program Kreatifitas Mahasiswa – Karsa Cipta (PKM-KC). Lolos pendanaan PKM Direktorat Jendral Perguruan Tinggi (Dikti) pada 5 Mei 2021. Mereka pun melanjutkan perancangannya hingga bulan ini.

Anwar menjelaskan. Setelah cuci tangan, masyarakat diharuskan menutup kran. Itu membuat bakteri tidak benar-benar hilang. Pemasalahan kecil itu, memancing ide inovatif mereka. Hingga mampu merancang tempat cuci tangan tanpa harus menyentuh.

“Alat ini sekaligus mengurangi resiko penularan melalui bakteri bekas sentuhan yang masih tertinggal di kran,” tegasnya.

Mahasiswa kelahiran Pamekasan ini, menyampaikan cara kerja wastafel otomatis. Memanfaatkan teknologi sensor penghalang. Sehingga bisa mendeteksi ada tidaknya tangan sebagai penghalang. Jadi, air akan menyala tanpa sentuhan di kran. Uniknya, wastafel ini juga memanfaatkan panel surya. Sehingga tidak bergantung pada listrik bangunan di sekitarnya.

Mahasiswa UMM rancang wasafel canggil dengan berbagai fitur.(Foto: istimewa)

“Panel surya yang terpasang akan disandingkan dengan baterai sebesar 20 volt. Ukuran tersebut akan tetap bertahan selama dua hari. Meski tidak ada sinar matahari bahkan hujan,” ujarnya melanjutkan.

Mahasiswa Teknik Elektro ini menambahkan. Fitur lain yang disematkan, salah satunya fitur pengukur suhu. Ketika ada orang mencuci tangan, wastafel tersebut juga secara otomatis mengukur suhu tubuhnya.

“Data suhu setiap orang yang mencuci tangan nantinya akan ditambahkan dan didaftar di database website. Jadi pengecekan suhu otomatis tersebut bekerja secara offline dan online. Daftar yang didapat tentu akan sangat berguna untuk data medis sebagai bahan penelitian,” terangnya.

Anwar, selaku ketua kelompok PKM berharap. Alat ini bisa menjadi solusi dan upaya pencegahan virus corona. Terlebih lagi angka penularan makin hari makin naik.

“Alat ini, bentuk kontribusi kami. Agar bisa bermanfaat bagi masyarakat luas. Kalau ada inovasi tambahan untuk wastafel ini, tentu akan dibuat sedemikian rupa. Agar lebih memberikan dampak positif,” pungaksnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Pria berinisial WK (26) yang tega menyiksa calon anak tirinya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Batu. Ketetapan itu diutarakan langsung oleh...

News

Malang Post — Panik bercampur syok dan bersyukur sempat selamatkan diri, Rabu (27/10/2021) siang, saat mesin mobil padam tepat di jalur perlintasan kereta api. Brakkk!!...

News

Malang Post – Apa yang sesungguhnya terjadi di rumah Farm Flower Losari Singosari masih misteri. Apa sebab Fitri meninggal dan Agung mengalami luka tusuk...

Kesehatan

Malang Post – Penyakit nyeri dan kanker sangat menyeramkan dan bisa diderita ke siapa saja. Tanpa mengenal usia hingga jenis kelamin seseorang.  Bahkan hampir...

Malang Raya

Malang Post – Dishub Kota Malang dan Polresta Malang Kota sedang menggodok aturan sepeda motor melintas di jalan fly over. Namun, masih dalam tahap...

Malang Raya

Malang Post – Karyawan Ramayana mengikuti simulasi pemadaman kebakaran di Jalan Merdeka Timur nomor 1 Kelurahan Kidul Dalem Kecamatan Klojen Kota Malang. Rabu, 27...

Pendidikan

Malang Post –  Dalam rangka menyambut Dies Maulidiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Malang yang ke-60, dan berdekatan dengan Hari Santri Nasional 2021, UIN Maulana...

Malang Raya

Malang Post –  Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Setda Kota Malang menggelar Bimbingan Teknis Metode Cara Cepat Baca Kitab Kuning Bagi Guru Madrasah Diniyah...