Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Pengetatan Pasca Mudik, Tetap Berlakukan Swab Antigen

Test Swab Antigen yang dilakukan kepada pengendara dari luar wilayah aglomerasi yang akan masuk ke Kota Batu. (ist)

AMEG – Peraturan peniadaan mudik sudah diujung tanduk. Peraturan tersebut akan berakhir pada 17 Mei pukul 23.59. Setelah tahap peniadaan mudik usai selanjutnya akan kembali dilakukan pengetatan pasca mudik. Mulai tanggal 18-24 Mei 2021.

Sebelumnya Kasat Lantas Polres Batu, AKP Indah Citra Fitriani telah menjelaskan. Bahwa pada tahap pengetatan mudik tersebut tetap akan dilakukan pemeriksaan. Namun dalam tahap tersebut, kendaraan dari luar wilayah aglomerasi sudah boleh masuk.

Baca Juga ----------------------------

“Kendaraan dari luar wilayah aglomerasi sudah boleh masuk. Namun tujuannya tetap, yakni bukan untuk mudik,” jelasnya beberapa waktu lalu kepada ameg.id.

Dia mencontohkan, untuk kepentingan diluar mudik yang diizinkan diantaranya adalah seperti berwisata, atau ada kepentingan mendesak. Meski begitu, masyarakat luar kota yang ingin masuk ke Kota Batu tetap harus membawa hasil Negatif/Non Reaktif Swab test PCR atau antigen yang masih berlaku.

Sementara, pada hari terakhir kebijakan peniadaan mudik. Polres Batu bersama dengan Dinkes Kota Batu melakukan test swab antigen secara acak kepada pengendara dari luar kota yang ingin masuk ke Kota Batu. Swab test antigen itu dilakukan di pintu masuk menuju Kota Batu, Jalan Ir Soekarno, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Batu, M Huda mengatakan. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Operasi Ketupat Semeru 2021. Dimana sasaran kendaraan yang dilakukan pemeriksaan swab antigen merupakan kendaraan yang teridentifikasi dari luar rayon Malang Raya.

“Kendaraan yang kami periksa asalnya macam-macam. Ada yang bernopol AG, L, W, B dan S. Namun, jika identitas mereka berasal dari Malang Raya kami persilahkan beraktifitas. Sedangkan untuk luar Malang Raya, kami hentikan untuk menjalani pemeriksaan swab antigen,” terang Huda.

Pada kegiatan tersebut setidaknya ada 26 personil yang diterjunkan. Dimana 20 personel berasal dari Polres Batu dan enam personel tenaga kesehatan (Nakes) dari Dinkes Kota Batu.

Pada pemeriksaan itu, setidaknya ada 20 pengendara yang dilakukan pemeriksaan swab antigen. Jumlah pemeriksaan tersebut juga menyesuaikan dengan persediaan alat swab antigen yang diberikan Dinkes.

“Kurang lebih pemeriksaan berjalan selama 1,5 jam dan berjalan lancar. Tidak ada halal yang tak diinginkan. Hasil pemeriksaan menunjukkan semuanya negatif,” jelasnya.

Dia menjelaskan, jika semisal pada pemeriksaan tersebut, didapati pengendara yang positif ataupun reaktif Covid-19 maka akan langsung diberikan tindakan medis. Salah satunya adalah melakukan karantina warga yang positif tersebut.

Sisi lain, Huda juga menegaskan. Pemeriksaan swab antigen kepada pengendara dari luar wilayah aglomerasi itu akan berlangsung hingga tanggal 24 Mei mendatang. Dengan titik pelaksanaan acak, namun tetap difokuskan pada jalur pintu masuk menuju Kota Batu.

Dia menjelaskan, untuk kendaraan dari luar rayon Malang Raya akan dihentikan dan diminta menunjukkan surat keterangan bebas covid-19. Ataupun bukti lain berupa sertifikat vaksinasi. 

“Jika ada surat keterangan tersebut pengendara dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan. Namun jika tidak ada, akan langsung kami periksa seketika di tempat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Satlantas Polres Batu mencatat volume kendaraan selama libur lebaran tak ada lonjakan yang signifikan. Hanya sekitar 10-15 persen. Namun jika situasi normal, lonjakan volume kendaraan bisa sampai 50-75 persen. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...

headline

Malang Post – Program yang digencarkan Walikota Malang Drs H Sutiaji tentang lima strategi penanganan Covid mulai membuahkan hasil. Diantaranya Malpro (Malang beli produk lokal),...

Malang Raya

Malang Post – Setelah 37 tahun menjadi anggota polwan, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengakhiri masa tugasnya di Polresta Malang Kota, pada usia 58 tahun....

Malang Raya

Malang Post – Ada yang menarik setelah rapat evaluasi Pemkot Malang dan Forpimcam Lowokwaru dan Blimbing. Walikota Malang Sutiaji dan peserta rakor mempraktekkan cara menggunakan...

Malang Raya

Malang Post –  Jumlah kasus Covid masih tinggi. Pemkot Malang pun menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kali ini Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Warga Kabupaten Malang menyambut antusias gelaran Vaksinasi Gotong Royong. Giat ini diselenggarakan IKA (Ikatan Keluarga Alumni) dan Keluarga Besar UB (Universitas Brawijaya),...

Pendidikan

Malang Post – Program akselerasi vaksinasi terus dilakukan pemerintah. Mulai dari tingkat pusat maupun di daerah. Tak ketinggalan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ikut andil melakukan...

headline

Malang Post – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan pemimpin baru beberapa institusi pendidikan di bawah naungannya. Salah satunya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang...