Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Kapolda Jatim Cek Pengamanan Prokes Tempat Wisata

CEK: Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta didamping Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo Melakukan Pengecekan Keamanan di Tempat Wisata

AMEG – Untuk memastikan pos pengamanan tempat wisata dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2021, berjalan maksimal, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, turun langsung di melakukan pengecekan pengamanan protokol kesehatan (Prokes). 

Pengecekan dilakukan guna menekan angka persebaran Covid-19 pasca lebaran di Jawa Timur.
Di Kota Batu, Kapolda Nico, melakukan pengecekan di Jatim Park 3. Didamping jajaran Forkopimda Kota Batu. Seperti Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Sekda Kota Batu, Zadim Efisiensi dan Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo. 

Baca Juga ----------------------------

“Saya melihat apa yang sudah dikerjakan seluruh petugas disini ada sinergitas. Antara TNI/Polri, didukung oleh Satpol PP serta stakeholder lain, beserta unsur masyarakat,” ujar Nico saat melakukan pengecekan di Jatim Park 3, Sabtu (15/5/2021). 

Ditambahkan, dalam penanganan Covid-19 ini, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan. Sehingga dalam momen libur lebaran ini, penerapan protokol kesehatan harus tetap menjadi yang utama.

Menurutnya, ada tiga peran vital untuk menekan angka persebaran Covid-19, selama libur lebaran. Pertama,  peran dari petugas, kedua peran dari pengelola tempat wisata dan yang ketiga, merupakan peran serta masyarakat itu sendiri. 

Hal tersebut menjadi salah satu bagian terpenting, di dalam kesadaran penerapan protokol kesehatan. Kesadaran masyarakat menjadi bagian terpenting dan paling utama, bersama dengan petugas maupun pengelola tempat wisata. 

“Ayo mari jaga diri, jaga masyarakat dan jaga negara. Mudah-mudahan Jawa Timur aman,” tandasnya. 

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda melihat langsung, ketaatan tempat wisata dalam menyediakan tempat isolasi yang digunakan, ketika ada wisatawan yang harus diambil tindakan untuk melakukan isolasi sementara. 

Selain itu, juga bertujuan untuk melihat sejauh mana ketaatan tempat wisata dalam melaksanakan peraturan pemerintah. Dimana dalam peraturan itu mengharuskan tempat wisata hanya boleh memasukkan pengunjung 50 persen, dari kapasitas normal. Dengan tujuan untuk mengantisipasi kerumunan dan meminimalisir persebaran Covid-19. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menjadi desa kedua yang dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) oleh Polres Batu. Sebelumnya di...

Malang Raya

Malang Post – Saling lempar bola panas kini terjadi dalam dunia perparkiran Kota Batu. Antara Dishub Kota Batu dengan juru parkirnya. Lantaran keduanya, saling lempar...

News

Malang Post – Rendahnya perolehan retribusi parkir di tepian jalan umum benar-benar menjadi sorotan berbagai pihak. Oleh karena itu, MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Batu...

Malang Raya

Malang Post – Desa Sidomulyo Kota Batu menjadi salah satu desa paling getol meningkatkan berbagai bentuk sarana dan prasarana penunjang kemajuan wisatanya. Terbaru, mereka...

Malang Raya

Malang-Post – Operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan kembali digelar di wilayah Sukun. Dalam rangka PPKM Mikro yang kembali diperpanjang.  Rabu (16/6/2021) pagi, pihak...

Malang Raya

Malang-Post – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, aparat gabungan menggencarkan operasi yustisi penegakan disiplin prokes. Digelar dalam rangka PPKM Mikro di wilayah...

Malang Raya

Malang-Post – Program vaksinasi Covid-19 di Kota Malang terus dilakukan. Selasa (15/6/2021) pagi, giliran warga RW 11 Kelurahan Cemorokandang yang divaksin.  Vaksinasi diikuti 150...

Malang Raya

Malang Post –  Pemkot Batu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Senin (14/6/2021) mulai merealisasikan proses rehabilitasi gedung Perpustakaan Daerah. Gedung yang dilakukan rehabilitasi itu...