Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Usai Salat Maghrib, Sales Meninggal

Anggota Polsek Wagir di lokasi kejadian. (Foto: Istimewa)

AMEG – Sales roti brownis ber-KTP Gondanglegi, Selasa (11/5/2021) usai salat maghrib mendadak tergeletak tak bergerak.

Saat itu, dia berada di dalam sebuah masjid seputaran Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. 

Baca Juga ----------------------------

Korban diketahui bernama Moh As’at (35) warga Jl Mawar RT 12 RW 04, Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Mendadak ia kesakitan dan mengejutkan jamaah masjid. 

“Korban punya riwayat sakit lambung. Setelah sholat merasa kesakitan dan akhirnya meninggal,” ungkap Kapolsek Wagir, AKP Sri Widya Ningsih, kepada malang-post.com

“Sales roti brownis korban. Warga Gondanglegi. Keluarga menerima kejadian,” tambah Widya, Selasa (11/5/2021) malam. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Nasional

AMEG – Mantan pengurus Majelis Ulama Indonesia, Ustaz Tengku Zulkarnain, dikabarkan meninggal dunia, Senin (10/5/21). Kabar duku itu disampaikan pengelola Rumah Sakit Tabrani, dr...

News

AMEG – Moch Kuswo Karjanu (48) warga Jl Sisingamangaraja 63 Bunul, dipastikan meninggal karena sakit. Kepastian ini didapat dari kesaksian keponakannya.  Keponakan korban, Ahmad...

News

Malang – Sejumlah relawan, anggota Polsek Kepanjen dan anggota SAR serta sebagian warga, Jumat (19/3) siang, berada di sekitaran jembatan Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten...

Nasional

Jakarta – Soni Eranata atau yang lebi dikenal dengan Ustadz Maher meninggal dunia di Rutan Mabes Polri pada Senin (8/2) malam. Ia meninggal karena...

headline

Jakarta – Tim Mitigasi IDI mengumumkan pembaruan data tenaga medis, yang wafat akibat Covid-19. Sepanjang pandemi di Indonesia berlangsung. Mulai Maret 2020 hingga pertengahan...

News

Malang – Geger halaman Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang, Jl Soekarno Hatta, Lowokwaru, Malang. Berposisi tidur miring, seorang satpam ditemukan tidak bernafas, Senin...

headline

Surabaya – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Berduka. Andrianto Purnawan (38 tahun), yang menjabat sebagai  Ketua Tim Percepatan Partisipasi Masyarakat Penanggulangan Covid-19 PB...