Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Selama Lebaran Sidomulyo Jadi Desa Tertutup

PORTAL : Ilustrasi penutupan jalan yang pernah dilakukan di Kota Batu.

AMEG – Tak hanya skala pemerintah kota saja, yang mengencangkan ikat pinggang, untuk menindaklanjuti larangan mudik dari pemerintah pusat. Di Kota Batu, Desa Sidomulyo menjadi salah satu desa, yang paling serius mengimplementasikan larangan tersebut.

Warga pendatang yang ingin menginjakkan kakinya di desa tersebut, wajib menunjukkan hasil rapid tes Antigen/PCR non reaktif. Peraturan itu dibuat, sebagai salah satu upaya untuk mencegah sebaran Covid-19 saat Idul Fitri 1442 H. Berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

Baca Juga ----------------------------

Bahkan di Sidomulyo juga diterapkan pemberlakuan jam malam. Mulai pukul 22.00-04.30 WIB. Sepanjang jam tersebut, jalan akses menuju Desa Sidomulyo ditutup portal.

Kepala Desa Sidomulyo, Suharto menjelaskan, pemberlakuan kesepakatan itu terwujud, setelah digelar rapat dengan jajarannya untuk menindaklanjuti SE Wali Kota Batu.

“Jika pendatang tak bisa menunjukkan surat ketentuan yang telah disepakati selambat-lambatnya 24 jam, harus ada peran aktif dari ketua RT/RW dan anggota linmas, untuk melapor ke kepala dusun dan satgas Covid-19,“ terang Suharto kepada ameg.id, Sabtu (8/5/2021).

Dia juga menegaskan, pada saat H-1 hingga H+1 lebaran, akses jalan menuju Desa Sidomulyo akan ditutup selama 24 jam. Bertujuan untuk meminimalisir mobilitas masyarakat dan sebaran bahaya Covid-19.

Disisi lain, agar penerapan peraturan tersebut bisa semakin maksimal. Pihaknya akan memasang RT/RW dam disejumlah pusat keramaian di Desa Sidomulyo.

Ketua Asosiasi Petinggi Lurah dan Desa (APEL) Kota Batu, Wiweko menjelaskan, saat libur lebaran, setiap desa memiliki kebijakan sendiri-sendiri. Sesuai dengan hasil kesepakatan musyawarah.

“Sejauh ini di Kota Batu, sesuai informasi yang saya terima, baru Desa Sidomulyo yang menerapkan hal seperti itu,” ujar dia.

Sedangkan untuk desa/kelurahan lain masih belum memberlakukan. Bahkan di daerah kekuasaan Wiweko, yang juga merupakan Kepala Desa Oro-oro Ombo tak memberlakukan hal seperti itu.

“Walaupun tidak menerapkan, saya berpesan kepada setiap RT/RW agar menekankan peraturan protokol kesehatan kepada masyarakat sesuai anjuran pemerintah,” pintanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menerangkan, untuk penutupan kampung, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada setiap masing-masing wilayah. Sesuai dengan kesepakatan antara masyarakat dan perangkat desa.

“Seperti itu diperbolehkan, karena hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi kejadian tak diinginkan dalam kondisi internal mereka,” katanya.

Selain itu, dengan dijalankannya aturan tersebut juga memiliki tujuan positif. Yakni agar kondisi daerah tersebut tetap safety. “Saya lihat di Sidomulyo saat ini statusnya hijau. Mungkin pemberlakuan aturan itu untuk menjaga status yang positif itu,” tandasnya. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Penanganan korban gempa di Kabupaten Malang yang terjadi Sabtu 10 April 2021 hingga kini masih berlanjut. Saat ini Pemkab Malang masih melakukan...

Pendidikan

Malang Post – Peluang bisnis diluar negeri sudah saatnya dikembangkan. Maka informasi dan data terkait, punya arti penting. Menjadi dasar pengetahuan pengembangan. Dalam rangka itu,...

headline

Malang Post – Serah terima jabatan (sertijab) Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berlangsung beda. Cukup singkat. Dilakukan hybrid atau gabungan daring (dalam jaringan) dan...

Dahlan Iskan

SAYA menghubungi beberapa pengusaha besar. Apakah mereka ”tersinggung” oleh Aki. Terutama setelah Aki –begitu Akidi Tio biasa dipanggil–  tiba-tiba menyumbang Rp 2 triliun kepada...

Malang Raya

Malang Post – PMII Kota Malang, Kamis (29/7/2021) melakukan audiensi dengan Walikota Malang, Drs H Sutiaji. Terkait penerapan PPKM Level 4 di Kota Malang. Berlangsung...

Pendidikan

Malang Post – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) melakukan Pengabdian Masyarakat. Memberikan bantuan 800 paket sembako dan paket kesehatan. Sasarannya, beberapa panti asuhan yang tersebar...

headline

Malang Post – PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) melanjutkan lagi program berbagi. Sasarannya masih warga yang terdampak pandemi Covid. Agar membantu meringankan beban warga. Khususnya...

Kuliner

Malang Post – Kondisipandemi Covid-19 belum usai. Saat ini pemerintah menggeber vaksinasi. Namun, masih ada masyarakat yang enggan vaksin dengan berbagai alasan. Fakta ini ternyata memunculkan...