Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Mahasiswa PMM UMM Belajar Mengolah Kopi Taji

AMEG – Wisata Kopi Taji merupakan salah satu destinasi wisata yang berlokasi di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Menawarkan hamparan alam yang indah dengan udara yang sejuk.

Akses ke Wisata Kopi Taji juga terbilang mudah. Jaraknya tidak terlalu jauh dari Kota Malang. Sepanjang perjalanan wisatawan disugihi pemandangan ladang milik warga, dijamin tidak bosan saat perjalanan.

Baca Juga ----------------------------

Terletak di ketinggian 1.200 mdpl, tepat berada di lereng Gunung Bromo, membuat tempat wisata ini cocok dijadikan tempat menikmati secangkir kopi hangat. Konsep wisata yang menyatu dengan alam sesuai untuk melepas penat. Di tengah rutinitas sehari-hari.

Selain tempat ngopi, ada juga lahan kopi yang digunakan sebagai sarana edukasi kepada pengunjung, mulai dari perawatan hingga proses akhir menjadi bubuk kopi.

Keberadaan tempat wisata ini tidak terlepas dari popularitas kopi Desa Taji yang semakin meningkat. UMKM di Desa Taji juga semakin bergeliat ketika banyak kedai kopi memesan biji kopi Desa Taji.

Awalnya hanya ada satu bangunan. Seiring dengan berjalannya waktu bangunan Wisata Kopi Taji semakin diperluas karena pengunjung semakin ramai.

“Kopi Taji beberapa kali ikut serta dalam lomba cita rasa kopi. Hasilnya, kopi Taji berhasil mendapatkan juara dua untuk cita rasa kopi empat kawasan di Malang. Sementara itu, untuk cita rasa kopi tingkat Jawa Timur, kami berhasil meraih peringkat ketiga,” kata Sersan Kepala Heri, Babinsa pelopor Kopi Taji.

Kemasyhuran kopi Desa Taji mendorong mahasiswa PMM UMM Kelompok 97 Gelombang 3 mengikuti pelatihan pengolahan bubuk kopi Taji. Kegiatan ini berlangsung dirumah Sersan Kepala Heri, Babinsa pelopor budidaya dan Wisata Kopi Taji.

Anggota kelompok yang ikut antara lain Nova Choirunisya, Melani Ayunda Putri, Mega Dyah Ayu, Siti Indah Purwant, dan Diah Lestari. Ini merupakan lanjutan dari salah satu program kerja mahasiswa PMM.

Selain pembuatan bubuk kopi, Serka Heri juga mengajarkan cara menanam, merawat kopi, memilih biji kopi yang berkualitas tinggi dan sedang, pengemasan, hingga  pemasarannya. Harapannya bisa menjadi bekal ilmu bagi para mahasiswa PMM UMM ini.(*)

*Ditulis oleh Mahasiswa PMM UMM

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menjadi desa kedua yang dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) oleh Polres Batu. Sebelumnya di...

Malang Raya

Malang Post – Kuota penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bertambah. Hal ini setidaknya menjadi sedikit angin segar...

headline

Malang-Post – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, memberikan apresiasi kepada tujuh fakultas atas terobosan, inovasi dan prestasi yang dicapai. Karena kerja keras yang dilakukan di...

Malang Raya

Malang-Post – Rencana sekolah tatap muka masih menuai pro kontra. Khususnya bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pengamat pendidikan menyarankan, pembelajaran berlangsung offline alias...

Malang Raya

Malang-Post – Seorang tukang jahit, M (50), asal Desa Pesanggrahan, Kota Batu, digelandang Satreskrim Polres Batu, diduga melakukan pelecehan seksual pada sejumlah anak-anak usia...

Malang Raya

Malang Post – AKBP Budi Hermanto resmi menjabat Kapolresta Malang Kota menggantikan Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata. Prosesi penyambutan pejabat baru ini, dilakukan...

Malang Raya

Malang Post – Pemerintah Desa (Pemdes) Sengguruh berkomitmen menjadikan wilayahnya bebas dari penyalahgunaan narkoba. Diwujudkan dengan peresmian Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) Desa Sengguruh. ...

Malang Raya

Malang Post – Mencegah penyakit atau gangguan kesehatan akibat lingkungan kontinyu dilakukan Dinkes Kota Malang. Melalui upaya preventif, promotif dan kuratif. Agar penyakit akibat...