Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Perawat Korban Wajah Dibakar, Dikenal Periang

Foto korban Eva Sofiana. (Istimewa)

AMEG – Garis polisi masih terpasang, Selasa (4/5/2021) di Klinik Bunga Husada Pangganglele RT28/RW03, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.  Namun klinik untuk sementara tidak beroperasi. 

Hingga kini, Eva Sofiana Wijayanti, 33,  korban wajah dibakat  masih dirawat di salah satu rumah sakit di Kepanjen. Suami dan keluarga korban menjaga ibu 2 orang anak itu. 

Baca Juga ----------------------------

Paulus Dudik Dwi, 50, anak pemilik klinik berharap perawatan korban cepat sembuh. Dudik adalah saksi penolong pertama  saat korban disiram minyak pelaku dan pelaku kabur. 

Diceritakan Dudik, klinik Bunga Husada berdiri sudah cukup lama. Dikelola Paulina Parmiati. Korban Eva bekerja di klinik hampir 5 tahun. Jam kerjanya mulai pukul 07.00  sampai  pukul 14.00.

Saat kejadian, Eva akan berganti shift kerja dengan rekan perawat lain.  Selama ini korban tidak ada masalah  dengan pasien ataupun dengan warga desa.

“Betul dia warga saya. Kerjanya di Arjowilangun. Selama ini tidak ada masalah. Setahu saya anaknya dua. Suami, warga biasa bukan anggota,” terang Kepala Desa Kalipare, Sutik kepada malang-post.com grup ameg.id.

Korban dikenal periang. “Dia (korban–red) orangnya periang. Selama di sini tidak ada masalah. Baik dengan pasien atau tetangga,” ungkap Dudik, saat ditemui di rumahnya.

Dudik berharap pelaku lekas sadar dan segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Ia sangat prihatin dan menyayangkan kenapa hal itu musti terjadi, terlebih kepada seorang perempuan. Perbuatan tersebut, menurut Dudik harus dihukum berat. 

Luka yang dialami korban cukup parah di bagian wajah. Sekalipun sembuh, tentu ada bekas luka bakar itu. Meski begitu, sang suami setia menunggu sang istri di rumah sakit. 

“Suaminya sekarang yang nunggu di rumah sakit Mas. Waktu saya bawa ke rumah sakit, kondisi sadar,” ungkap Dudik, Selasa (4/5/2021) siang. 

Sementara itu, kabar korban disiram pertalite dan tersulut api, tidak banyak diketahui warga sekitar. “Saya tahunya malah tadi pagi Mas. Dikasih tahu anak saya. Gak tahu persis kejadiannya,” ungkap seorang warga tidak jauh dari lokasi. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Indri Hapsari, kuasa hukum Jeffrey Permana owner Nine House Kitchen Alfresco, Selasa (29/6/2021) sore, menyampaikan perimbangan berita media terkait kasus dugaan penganiayaan. Dia...

Malang Raya

Malang Post – Jangan main hakim sendiri. Begitulah pesan yang disampaikan Walikota Malang, Sutiaji kepada masyarakat. Imbauan disampaikan di halaman Polresta Malang Kota, Senin (28/6/2021)...

headline

Malang Post – Kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Nine Café & Karaoke, Malang, sepertinya bakal panjang. Pasalnya kuasa hukum pelapor MT, Rudy Murdhani...

Malang Raya

Malang-Post – Mia Tri Susanti (36), karyawan The Nine House Alfresco korban penganiayaan, Jumat (18/6/2021) dini hari menjalani visum di Rumah Sakit Saiful Anwar...

headline

AMEG – Eva Sofiana Wijayanti (33) ibu dua anak, sudah bekerja selama 5 tahunan lebih di Klinik Bunga Husada. Ia menggantikan peran ibu Paulina...

headline

AMEG – Aksi sadis pelaku terhadap korban Eva tidak dapat dibenarkan apapun alasannya. Apalagi korbannya seorang perempuan dan seorang perawat atau bidan yang aktif...

headline

AMEG – Pelaku pembakar wajah Eva Sofiana Wijayanti mengenali situasi halaman Klinik Bunga Husada. Bahkan pelaku langsung masuk menuju ruangan tempat Eva beristirahat, Senin...

headline

AMEG – Korban Eva Sofiana Wijayanti (33). Selasa (4/5/2021) sore, menjalani operasi pertamanya di salah satu rumah sakit seputaran Kepanjen.  Kabar ini baru didapat...