Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Rumah Dinas Azis Syamsuddin Juga Digeledah KPK

Azis Syamsuddin. (Foto: rmol)

AMEG – Bersamaan penggeledahan ruang kerja Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, di Gedung DPR RI, penyidik KPK juga menggeledah rumah dinas kader Golkar itu, di Jalan Denpasar Raya C3/3, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/21) malam.

Rombongan penyidik KPK itu datang menumpang tujuh kendaraan roda empat, tiba di rumah dinas Azis sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca Juga ----------------------------

Begitu rombongan tiba, petugas sekuriti langsung membuka gerbang dan mempersilakan penyidik masuk ke area rumah dinas Azis. Penyidik KPK juga didampingi petugas jepolisian.

Fakta di lapangan, hingga hampir satu jam ini, penyidik masih melakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti. Awak media menunggu di depan gerbang rumah dinas itu.

Diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait penanganan perkara Walikota Tanjungbalai 2020-2021.

Mereka adalah Stepanus Robin Pattuju (SRP) selaku penyidik KPK; Maskur Husain (MH) selaku pengacara; dan M. Syahrial (MS) selaku Walikota Tanjungbalai periode 2016-2021.

Pada perkara ini, Stepanus melakukan pertemuan dengan Syahrial di rumah dinas Azis Syamsudin, Oktober 2020 lalu.

Ketika itu Azis memperkenalkan Stepanus dengan Syahrial, diduga karena Syahrial memiliki permasalahan terkait penyelidikan dugaan korupsi di Pemkot Tanjungbalai yang sedang dilakukan KPK, agar tidak naik ke tahap penyidikan dan meminta agar Stepanus membantu, agar permasalahan tidak ditindaklanjuti KPK.

Menindaklanjuti pertemuan itu, Stepanus kemudian mengenalkan Maskur kepada Syahrial untuk bisa membantu permasalahannya.

Selanjutnya Stepanus bersama Maskur sepakat membuat komitmen dengan Syahrial supaya penyelidikan di KPK tidak ditindaklanjuti dengan menyiapkan uang sebesar Rp 1,5 miliar.

Syahrial pun menyetujuinya dan mentransfer uang secara bertahap sebanyak 59 kali melalui rekening bank milik Riefka Amalia (RA) selaku teman Stepanus dan Syahrial juga memberikan secara tunai kepada Stepanus. Total uang yang telah diterima Stepanus sebesar Rp 1,3 miliar. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Opini

Korupsi di Indonesia telah menancap pada sendi-sendi kehidupan Negara dan memungkinkan akan menjadi budaya baru dalam hidup bernegara. Fenomena ini patut diwaspadai secara serius...

Opini

Korupsi merupakan suatu permasalahan laten yang seolah oleh telah menjadi hal yang biasa di negri ini. Para pelaku korupsinya pun berasal dari golongan yang...

headline

Malang Post –¬†Setelah menjalani proses penggeledahan dan pemeriksaan saksi-saksi. Sejak awal tahun 2021 di berbagai tempat di Kota Batu. Kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

headline

Malang Post — Masyarakat Kota Batu dikejutkan, KPK lagi. Sebelumnya, awal tahun 2021, tim Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di sejumlah kantor OPD Pemkot...

News

AMEG—-¬† Dua terdakwa kasus gratifikasi di Kab Malang sudah divonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (27/4/2021) lalu. Rendra Kresna, Bupati Malang periode 2010-2015...

headline

AMEG – Tim penyidik KPK tak hanya menggeledah ruang kerja Azis Syamsuddin di Gedung DPR RI dan rumah dinas, tapi juga menggeledah kediaman pribadi...

Malang Raya

AMEG – Eryk Armando Talla (Nomor Perkara 82/Pid.Sus-TPK/2020/PN Sby), orang kepercayaan Rendra Kresna saat menjadi Bupati Malang, divonis pidana 3 tahun penjara dalam sidang...

headline

AMEG – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Gedung DPR RI, tepatnya ruang kerja Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, terkait perkara dugaan suap...