Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Substansi Kurikulum Wajib Perlu Direvisi

Dr. Abdul Madjid, SH., Mhum. Ketua Pusat Pengembangan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Universitas Brawijaya

AMEG – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, sudah merilis pernyataan resmi. Menegaskan akan mengajukan revisi PP terkait substansi kurikulum wajib.

Dilansir Prasetya Online, Sabtu (24/04/2021), Ketua Pusat Pengembangan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Universitas Brawijaya (Pusat MPK-UB) Dr. Abdul Madjid, SH., Mhum., menyetujui langkah yang diambil Mendikbud.

Baca Juga ----------------------------

‘’Memang dalam siaran pers telah diklarifikasi, PP Standar Nasional Pendidikan disusun mengacu pada UU Nomor 20 tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional,’’ sebut Abdul Madjid.

‘’Namun siaran pers saja tidak cukup. Pada PP juga disebutkan mengacu pada UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Yang secara jelas menyebutkan kurikulum pendidikan tinggi, wajib memuat mata kuliah Agama, Pancasila, Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia. Sehingga harus direvisi. Karena PP merupakan penjabaran pelaksanaan dari UU,’’ tambahnya.

Menurutnya, Pancasila dan Bahasa Indonesia merupakan komitmen nasional. Baik sebagai ideologi bangsa, maupun sebagai bahasa persatuan. Serta memiliki sejarah panjang. Tidak bisa begitu saja dihilangkan. Karena akan menghilangkan sejarah dan karakter bangsa.

‘’Mata kuliah ini dulu disebut Mata Kuliah Umum. Namun sekarang menjadi Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian. Harapannya mahasiswa akan memiliki wawasan kebangsaan yg baik. Yaitu paham ideologi bangsa, sebagai negara kesatuan serta sifat-sifat baik Pancasila. Memahami bahasa persatuan dan memiliki nilai religiusitas. Supaya selain berilmu tinggi, mahasiswa tidak lupa pada akar nilai-nilai bangsanya. Untuk itu PP ini perlu direvisi dan memasukkan secara tegas substansi kurikulum wajib,’’ pungkas dosen Fakultas Hukum ini. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang Post – Kemendikbud-RI bersama Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendekatkan dunia pendidikan dan industri. Menggelar program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) bidang pertanian dan peternakan.Program...

Pendidikan

Malang Post – Program 100 hari kerja Prof Dr HM Zainuddin MA, setelah menjabat Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) sudah...

Pendidikan

Malang Post – Mewujudkan pelajar yang sehat dan produktif. SMAN 2 Kota Malang menggelar vaksinasi Covid-19. Sasarannya para murid. Dilaksanakan di Jl Laksamana Laut RE...

Pendidikan

Malang Post – Bisnis dan teknologi digital tak dapat dipisahkan. Ini dipahami Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Mengusung semangat berkontribusi pemikiran dan knowledge...

Pendidikan

Malang Post – Pandemi Covid-19 belum tuntas. Akibatnya membatasi sejumlah kegiatan perkuliahan dan kemahasiswaan di kampus.Termasuk Jurusan Perbankan Syariah (PBS) Universitas Islam Negeri Maulana Malik...

Pendidikan

Malang Post – Berbagai inovasi terkait pencegahan sebaran pendemi Covid dilakukan. Kali datang dari tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tercipta layanan uang elektronik. Diberi...

Pendidikan

Malang Post – Prof Dr HM Zainuddin MA melakukan press conference pertamanya sejak mendapat amanah jabatan Rektor UIN Maliki (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim)...

Pendidikan

Malang Post – Program studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri sejak 2007. Kini...