Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Sambut Lebaran, Kota Batu Kebut Vaksinasi Lansia 

AMEG – Mempersiapkan Idul Fitri 1442 H, Pemkot Batu berencana mempercepat vaksinasi kepada lansia. Karena di setiap lebaran, lansia selalu menjadi objek utama.

Sudah pasti di lebaran nanti, sanak saudara akan berkunjung ke kediaman orang tua untuk bersilaturahmi. Meski saat ini pemerintah melarang mudik. Namun tak menutup kemungkinan, sanak saudara yang masih berada di dalam kota, akan berkunjung ke rumah orang tua.

Baca Juga ----------------------------

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, menjelang lebaran, vaksinasi untuk lansia dipercepat.  Yang sebelumnya masih diutamakan kepada para pejabat.

“Jatah vaksin yang sejatinya akan dialokasikan kepada pejabat, dialihkan terlebih dahulu kepada lansia,” ujar Punjul kepada ameg.id, Rabu (21/4/2021).

Percepatan vaksinasi lansia itu, kata dia, agar saat menerima tamu saat lebaran, mereka secara otomatis sudah lebih aman. Selain itu, percepatan vaksinasi lansia ini juga bertujuan untuk mengurangi angka kematian akibat Covid-19 terhadap lansia, yang masih sangat tinggi.

“Bisa kita lihat bersama, angka kematian akibat Covid-19 tertinggi masih dipegang oleh lansia,” ujarnya.

“Walaupun lansia saat perayaan Idul Fitri nanti hanya dirumah dan duduk saja. Namun karena mobilitas masyarakat saat lebaran sangat tinggi. Maka vaksinasi adalah salah satu kunci untuk melindungi lansia,” imbuhnya.

Oleh karena itu, menjelang lebaran, proses vaksinasi akan difokuskan kepada lansia terlebih dahulu. Sementara untuk percepatan vaksinasi kepada lansia, akan dibantu vaksinator dari tenaga kesehatan dari TNI/Polri.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr. Susana Indahwati menjelaskan, di Kota Batu lansia yang telah tercover vaksin dosis pertama ada 2.763 orang atau 19,13 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 14.443 lansia.

“Untuk lansia yang sudah tercover dosis ke dua ada 181 orang lansia. Atau baru 1,25 persen dari target yang telah ditetapkan,” ujar Susan.

Untuk sisa lansia yang belum tercover vaksin dosis kedua, tambahnya, proses vaksinasi akan dilanjutkan pada esok hari, Kamis (22/4/2021). Dengan alokasi vaksin yang saat ini masih tersedia sebanyak 480 vial vaksin multidose.

“Sesuai kebutuhan vaksinasi lansia dosis ke dua. Vaksin yang akan dialokasikan kepada lansia ada sebanyak 216 vial vaksin multidose. Sedangkan sisanya akan dialokasikan untuk vaksinasi dosis kedua pelayan publik,” terangnya. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post — Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kabupaten Malang mengajak masyarakat agar kembali ke koperasi dan menjauhi pinjaman online, karena membahayakan, Sedangkan koperasi adalah soko...

Pendidikan

Malang Post — Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dosen Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya memberikan Pelatihan HACCP untuk Ahli Gizi Rumah Sakit dan Katering....

Malang Raya

Malang Post –  Efek Bocil (Bocah Cilik). Kata itu sangat tepat menggambarkan situasi pariwisata di Kota Batu saat ini. Pasalnya setelah turun level Pemberlakuan Pembatasan...

Malang Raya

Malang Post — Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) merupakan bentuk kampanye nasional dalam mendorong pelaku UMKM untuk go digital. Meningkatkan kehadiran produk-produk lokal yang...

Malang Raya

Malang Post – Koramil Sukun turut mengikuti karya bakti warga Jalan Kemantren 1 gang Imam Bonjol, RT 08 RW 03, Kelurahan Bandungrejosari Sukun, Minggu...

Malang Raya

Malang Post – Masjid Khoirul Huda dengan kawalan Babinsa-Bhabinkamtibmas Sukun, menghelat sunatan gratis. Panitia sunatan gratis memusatkan acara di Jalan Simpang Sukun, RW 04...

Malang Raya

Malang Post  – Pendampingan dan pelatihan keuangan bagi pelaku UMKM sangat penting. Demi kemajuan usahanya, agar tetap stabil dan produktif. Karena itulah, PT Permodalan...

headline

Malang Post – Terbukti sudah, jika pinjol (pinjaman online) apalagi ilegal, bisa bikin stres hingga nekat bunuh diri. Ini akibat tak kuat dikejar-kejar debkolektor...