Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Si ‘Ekor Panjang’ Tampak di Atap Perumahan Araya

Kera ekor panjang yang kini berpindah-pindah dari satu atap ke atap rumah lainnya di Perumahan Araya. (Istimewa)

AMEG – Dalam sepekan terakhir, kera jenis ekor panjang kerap terlihat di atas atap Perumahan Araya, Kota Malang. Kera berbadan besar itu muncul lagi pada Senin (19/4/21) siang, di Blok M. Walau tidak meresahkan, Damkar Kota Malang tetap melakukan antisipasi.

Kera besar itu muncul dan berpindah dari blok satu ke blok lainnya. Seorang satpam mengatakan, kera itu sempat muncul di Blok L, N, G, dan Senin siang tadi di Blok M. Karena seringnya penampakan, pihak keamanan pun mengeluarkan imbauan.

Baca Juga ----------------------------

Pertama, agar warga tidak memberimakanan, sehingga kera tidak betah dan segera pergi. Kedua, menutup rapat tempat sampah dan tempat penyimpanan makanan. Ketiga, segera lapor Satpam jika mendapati kera itu.

Keempat, warga bisa melapor ke 0341 362222 (Damkar Kabupaten Malang) dan 0341 346999 (Damkar Kota Malang).  Karena lokasi perumahan itu sebagian berada di wilayah kabupaten, sebagian lagi Kota Malang.

“Dulu pernah di atas genteng rumahku, terus hilang. sekarang muncul lagi,” tutur warga di Blok E/C.

Sekitar pukul 11.30 WIB tadi, 6 personel animal rescue (Semut Ireng Brandweer) UPT PMK Satpol PP Kota Malang, meluncur ke lokasi. Mereka berusaha keras untuk menangkapnya. Tapi apa daya, butuh peralatan khusus untuk bisa memikat si kera.

Sekitar pukul 14.30 WIB, personel Damkar balik kanan ke markas. “Sebenarnya itu bukan tugas kami, tapi demi melayani masyarakat, kami datang. Kami sudah berusaha, cukup sulit menangkapnya,” ungkap Kepala UPT PMK Satpol PP Kota Malang, Teguh Budi Wibawa.

Menurut dia, dari pengamatan anggotanya, monyet besar yang naik atap rumah itu dimungkinkan jenis ekor panjang (Macaca fascicularis), mirip kera yang pernah ditangkap di Sukun, tahun lalu. (ar)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola nasional belum lama dikejutkan dengan dipecatnya dua pemain, yang belasan tahun menjadi ikon Persipura Jayapura. Striker Boaz Theofilius Erwin...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, masih belum bisa bernafas lega. Jelang sebulan ke depan kick off kompetisi Liga 1 2021/2022 bakal digulirkan. Lantaran...