Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

MIS LLTT untuk Tahu Waktu Sedot WC

Kepala Urban Sanitation Specialist USAID-IUWASH PLUS Jawa Timur, Ristina Aprilia

AMEG – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, melalui UPT (Unit Pelaksana Teknis) PALD  (Pengelolaan Air Limbah Domestik), terus tingkatkan  kemampuan sistem operator sedot tinja.

Salah satunya menggandeng USAID-IUWASH PLUS Jawa Timur, dalam hal penggunaan aplikasi Management Information System (MIS) Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT).

Kepala Urban Sanitation Specialist USAID-IUWASH PLUS Jawa Timur, Ristina Aprilia mengatakan,  pihaknya telah mengembangkan suatu aplikasi yang dapat mempermudah kerja para operator di UPT PLAD DPUPRPKP Kota Malang, yakni MIS LLTT. 

“Aplikasi ini dapat digunakan oleh operator UPT PLAD DPUPRPKP Kota Malang untuk mengatur penyedotan lumpur tinja. MIS ini berisi data-data pelanggan yang berminat menjadi pelanggan LLTT. Dimana pelanggan ini akan disedot setiap tiga tahun sekali,” ujarnya.

Disampaikan Ristina,  mengingat dalam target RPJMN terdapat target suatu Kota/Kabupaten, 15 persen masyarakat yang memiliki tangki septic itu harus disedot secara berkala setiap tiga tahun sekali. 

“Di Provinsi Jawa Timur target lebih tinggi. 20 persen pemilik tangki septic harus disedot secara rutin tiga tahun sekali. Sanitasi harus aman, tidak hanya tinja ditampung di tangki septic, tapi lumpur tinjanya harus di sedot dan dibuang ke IPLT (Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja),” terangnya.

Terkait teknisnya, Ristina menjelaskan, dengan keberadaan aplikasi MIS LLTT yang dapat mempermudah kerja operator. Yakni operator akan lebih mudah mengetahui rumah pelanggan yang sudah waktunya dilakukan penyedotan lumpur tinja.

“Dengan adanya MIS ini, otomatis UPT PALD dapat melihat siapa yang rumah mana yang harus disedot. Jadi otomatis dia akan memunculkan waktu pelanggan yang harus disedot,” tuturnya.Ristina berharap, aplikasi yang telah dikembangkan oleh USAID-IUWASH PLUS dapat digunakan oleh Pemerintah Kota Malang. Dalam hal ini UPT PALD DPUPRPKP Kota Malang. 

“Harapannya aplikasi ini bisa digunakan oleh Pemerintah Kota Malang dalam hal ini melalui UPT PLAD DPUPRPKP Kota Malang, untuk meningkatkan pelayanan penyedotan lumpur tinja di masyarakat,” pungkasnya. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Malang Raya

AMEG-Stasiun Malang sisi timur telah beroperasi mulai Senin 10 April 2021. PT KAI menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang. Mulai dari kursi […]

Malang Raya

AMEG – Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, S.E, M.Tr (Han) memimpin apel gabungan dalam rangka pengamanan salat […]

News

AMEG – Rencana pemerintah pusat memberlakukan masa pengetatan di posko PPKM Mikro lingkungan RT maupun RW, disambut antusias. Sekretaris RW […]

headline

AMEG – Menuju tahun ajaran 2021/2022, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, telah mempersiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) […]

Kesehatan

AMEG-Pelaksanaan vaksinasi tahap II kepada lansia dan petugas pelayanan publik di Kota Malang akan berlanjut. Pasalnya, stok baru vaksin covid-19 […]

Malang Raya

AMEG – Enam hari jelang Lebaran, harga sayur mayur di sejumlah pasar relatif stabil. Pantauan di Pasar Besar Kota Malang, […]

Malang Raya

AMEG – Jelang Lebaran,  operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan terus digencarkan. Kamis (6/5/2021) pagi,  aparat gabungan menggelar operasi di […]

Malang Raya

AMEG – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Malang, meminta masyarakat untuk melaksanakan salat Idul Fitri 1422 H, di masjid-masjid di lingkungan […]

News

AMEG – Mulai besok, Kamis (6/5/21) mudik mulai dilarang. Penyekatan arus mudik mulai diberlakukan secara penuh. Meski begitu, sejumlah terminal […]

Kesehatan

AMEG – Setiba di Kota Malang, dua pekerja migran Indonesia (PMI) dari Singapura, langsung menjalani isolasi di safe house Jalan […]

%d bloggers like this: