Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Kerusakan Rumah Akibat Gempa, BMKG: Karakter Tanah Sensitif Getaran

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati bersama Wabup Malang Didik Gatot Subroto dan Kepala BPBD Kabupaten Malang Bambang Istiawan. (jay)


AMEG –  Bencana gempa  di Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021) lalu, mengakibatkan  ribuah rumah di Kabupaten Malang mengalami kerusakan. Tercatat ada 23 Kecamatan terdampak gempa berkekuatan 6,1 skala richter (SR), terparah di Kecamatan Ampelgading. 

Berdasarkan analisa Badan Meteorologi, Klimatotologi dan Geofisika (BMKG), rusaknya ribuan rumah itu  disebabkan karakter tanah di sejumlah wilayah di Kabupaten Malang cenderung sensitif terhadap getaran.

Baca Juga ----------------------------

“Kami sedang berproses untuk surveynya. Namun, ada hal yang kami lihat, bahwa tanah di dataran rendah, apalagi yang posisinya di dekat sungai, itu sangat sensitif bila terkena getaran. Endapan lepas ini rawan jika mengalami getaran. Tapi harus diukur, dan itu yang sedang akan kami tinjau,”  ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Selasa (13/4/2021) di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Wanita akrab disapa Rita ini menjelaskan, gempa yang terjadi di Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021) lalu, memiliki skala V MMI. Menurutnya, gempa berskala getaran V biasanya tidak menimbulkan kerusakan bangunan yang masif. 

Ia menduga, kerusakan yang terjadi disebabkan konstruksi bangunan  tidak cukup kuat menahan getaran
“Harusnya dengan skala intensistas getaran V itu tidak roboh. Kami melihat bangunan konstruksinya tidak ada tulangan bangunan,” jelas  Rita.

Terkait karakteristik tanah di Kabupaten Malang, Rita  belum bisa menjelaskan lebih detil. Hngga saat ini  ia masih melakukan pengukuran untuk mengetahui kerentanan tanah terhadap getaran atau gempa bumi.
Ia mengimbau  masyarakat Kabupaten Malang agar tidak panik  diguncang gempa bumi. 

“Kami masih melakukan survey mengukur kerentanan tanah akibat gempa bumi. Jadi nanti tanah atau lahan di Kabupaten Malang dapat dibagi zonasi. Kami menenangkan warga yang sudah lama tidak terkena gempa bumi. Kami sudah beri sosialisasi,” pungkasnya.(yan) 

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post –  Hujan deras yang mengguyur Kota Malang Kamis( 4/11/2021 )sore menimbulkan bencana banjir di beberapa wilayah Kota Malang.  Dampak air bah ini...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang kian gamang melakukan percepatan vaksinasi. Kini meluncurkan program Desa Tuntas Kecamatan Tuntas Vaksinasi untuk mempercepat capaian herd immunity. Wakil Bupati...

Malang Raya

Malang Post – Agar tercapainya Herd Immunity di wilayah Kabupaten Malang. Pemkab Malang bersama Polres Malang melalukan tinjauan vaksinasi secara marathon di enam wilayah kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Sinovac tahap pertama untuk 700 warga Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Dihadiri Wakil Bupati...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang terus berupaya agar produk lokal go Internasional. Hal ini dilakukan untuk menggenjot penjualan produk lokal. Bupati Malang Drs HM...

Arema

MalangPost – Pemkab Malang berencana akan merampungkan pembangunan Pasar Sumedang pada akhir tahun 2021 atau awal 2022. Rencana renovasi pasar yang berada di Kepanjen...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

Malang Raya

Malang Post —- Gempa mengguncang Malang Selatan sekitar 5 bulan lalu, tepatnya 10 April 2021. Namun, kenyataan nya masih menyisahkan Pekerjaan Rumah (PR) bagi...