Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Catat, Jam Kerja Berubah di Ramadan

Punjul Santoso, Wakil Wali Kota Batu

AMEG – Pelaksanaan jam tugas kedinasan di Kota Batu, disesuaikan selama Ramadan. Perubahan itu, tetap memperhatikan pengendalian Covid-19, di lingkungan Instansi pemerintahan.

Penyesuaian jam kerja itu, menindaklanjuti surat edaran (SE) Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Nomor 9 tahun 202. Tentang penetapan jam kerja pada bulan Ramadan 1442 H, bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Instansi Pemerintahan. 

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menjelaskan, berdasarkan SE tersebut, jam kerja ASN ditetapkan menjadi dua kategori. Pemerintahan yang memberlakukan lima hari kerja dan enam hari kerja. 

Rinciannya, untuk yang menerapkan lima hari kerja,  Senin-Kamis mulai 08.00 – 15.00 WIB. Waktu istirahatnya pukul 12.00-12.30 WIB.

“Untuk Jumat, jam kerja diperpanjang 30 menit. Yakni mulai 08.00-15.30 WIB. Waktu istirahatnya mulai pukul 11.30-12.30 WIB,” beber Punjul kepada Ameg.id, Selasa (13/4/2021). 
Sementara untuk instansi pemerintahan, yang memberlakukan enam hari kerja, Senin-Kamis dan Sabtu dimulai 08.00-14.00 WIB. Dengan waktu istirahat 12.00-12.30 WIB.

“Sedangkan untuk jam kerja hari Jumat, dimulai pukul 08.00-14.30 WIB. Dengan waktu istirahat pukul 11.30-12.30,“ terangnya.

Jam kerja tersebut, katanya, berlaku bagi pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work form office), maupun pegawai yang sedang melaksanakan tugas kedinasan dari rumah/tempat tinggal (work form home).

Lebih lanjut, mengenai jam kerja efektif bagi instansi Pemerintahan Pusat dan Daerah, yang melaksanakan lima ataupun enam hari kerja selama bulan Ramadan 1442 H, katanya, minimal setiap instansi pemerintahan, memiliki jam kerja selama 32,5 jam perminggu. 
“Dalam penerapan jam kerja selama Ramadan. Pejabat Pembina Kepegawaian, juga harus memastikan tercapainya kinerja pemerintahan. Serta tidak mengganggu kelancaran penyelengaraan pelayanan publik pada instansi masing-masing,” tandasnya. (avi)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Malang Raya

AMEG – Hingga H-8 Idul Fitri titik terang pencairan THR bagi ASN belum juga jelas. Padahal, dalam Perpres No 63/2021 […]

headline

AMEG – Pemkot Batu mewanti-wanti seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) agar selama Idul Fitri 1442 H ini tidak mudik, seperti […]

Malang Raya

AMEG – Dalam APBD tahun 2021, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu menerima alokasi anggaran Rp22 miliar. Alokasi terbesar, dianggarkan untuk […]

headline

AMEG – Pemerintah Kota Batu menyiapkan anggaran sebesar Rp 15,3 miliar untuk Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) […]

Malang Raya

AMEG – Agenda Safari Ramadan Pemkot Malang masih berlanjut. Kemarin, Wali Kota Malang, Sutiaji menyambangi Masjid Abdurrohman dan Majelis Dzikir […]

Malang Raya

AMEG – Inspektorat Kota Batu mencatat, lebih dari 50 persen ASN Pemkot Batu belum melakukan laporan harta kekayaan aparatur sipil […]

headline

AMEG – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu lesu dihantam pandemi. Fakta itu nampak pada triwulan pertama 2021, terutama sektor […]

headline

AMEG – Larangan mudik Idul Fitri 1442 H, berlaku juga bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini, sebagai upaya mencegah […]

Malang Raya

AMEG- Dinas Kesehatan Kota Batu menyiapkan skema antisipasi para pemudik. Setiap pos penyekatan akan ditempatkan petugas kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan […]

Malang Raya

AMEG- Forkopimda Kota Batu bersama tokoh masyarakat mensosialisasikan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri tahun 2021 ini. Wali Kota […]

%d bloggers like this: