Connect with us

Hi, what are you looking for?

Ekobis

Dorong Kenaikan Produksi Tembakau

Pemantauan dan Evaluasi Penggunaan DBHCT tahun 2021.

Malang – Keberadaan industri rokok ternyata juga turut berkontribusi pada pembangunan di daerah maupun nasional. Bahkan, posisinya juga dapat dibilang sebagai salah satu pendapatan terbesar negara. Seperti halnya dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCT). 

Hal ini tidak terlepas dari daerah-daerah di Indonesia yang sudah dikenal dengan hasil produksi tembakaunya. Salah satunya Kabupaten Malang yang juga menjadi daerah penghasil tembakau dengan luasan tanam 498 hektare (Ha) di tujuh kecamatan. Yakni, Sumberpucung, Wonosari, Tajinan, Kromengan, Tumpang, Poncokusumo, dan Donomulyo.

Baca Juga ----------------------------

Kini di Kabupaten Malang ada 55 kelompok tani tembakau. Pada tahun 2020, hasil produksi tembakau Kabupaten Malang mencapai 870,1 ton. Baik dari jenis Virginia, Jawa, hingga tembakau lokal. Ternyata, capaian itu juga berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat. 

“Alhamdulillah, capaian itu telah membawa pada peningkatan taraf perekonomian masyarakat. Sekaligus juga mampu mendorong pergerakan ekonomi. Baik tingkat daerah maupun nasional. Peran serta eksistensi industri rokok ditunjukkan melalui DBHCT,” ujar Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, dalam kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Penggunaan DBHCT tahun 2021, Rabu (31/3). 

Menurutnya, alokasi DBHCT di Kabupaten Malang sejak lima tahun terakhir, menunjukkan trend yang positif. Yakni mencapai Rp 80 miliar lebih. Jumlah itu menjadi alokasi DBHCT terbesar kedua di Jatim setelah Kabupaten Pasuruan. 

“Untuk itu, Pemkab Malang akan terus berupaya meningkatkan produktivitas tembakau. Salah satunya melalui program peningkatan kualitas bahan baku dengan berbagai kegiatan,” jelas Didik.

Sedang penggunaanya, pada tahun 2021 ini, 50 persen DBHCT di Kabupaten Malang diprioritaskan untuk bidang kesejahteraan masyarakat. Hal itu berbeda dengan tahun 2020 yang diprioritaskan untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Didik menjelaskan, pemkab berharap DBHCT dapat dialokasikan untuk sektor-sektor strategis, seperti halnya untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) Jantung. “Sudah disiapkan lahan seluas 2 hektar di sekitar RSUD Kanjuruhan,” pungkasnya.(riz/ekn)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Arema

Malang Post – Presiden Klub Arema FC, Gilang Widya Pramana, akhirnya memperkenalkan secara resmi pemain anyarnya untuk kompetisi LiIga 1-2021/2022. Diego Michiels pada Rabu (16/6/2021)...

Arema

Malang Post – Arema FC hingga kemarin, masih belum memiliki pemain asing. Dari empat slot yang diperbolehkan, belum satupun dikenalkan. Tapi bukan lantas skuat Singo...

Arema

Malang Post – Selang 10 hari, sejak resmi ditetapkan sebagai Presiden Klub Arema yang baru, Gilang Widya Pramana kembali mencuatkan gebrakan baru. Utamanya terkait salah...

Pendidikan

Malang Post – Rektor ITN Malang, Prof Dr Eng I. Abraham Lomi MSEE bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr F Yudi Limpraptono ST MT...

Pendidikan

Malang Post – Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona mengawal langsung vaksinasi Covid-19 bagi relawan, mahasiswa dan aktivis. Kamis (17/6/2021), Dandim menyambangi tempat...

Malang Raya

Malang Post – Saling lempar bola panas kini terjadi dalam dunia perparkiran Kota Batu. Antara Dishub Kota Batu dengan juru parkirnya. Lantaran keduanya, saling lempar...

Malang Raya

Malang Post – Dandim 0833/Kota Malang memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia Malang pada Kamis (17/6/2021) siang....

Malang Raya

Malang Post – Kamis (16/6/2021), sebanyak 227 warga Kelurahan Pandanwangi, menjalani vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh petugas medis Puskesmas Pandanwangi.  Vaksinasi dilakukan di Aula...