Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Soal Larangan Mudik, Pemprov Sambut Baik, Pemkab Tunggu Surat

DI KABUPATEN MALANG: Khofifah Indar Parawansa dan HM Sanusi dalam sebuah acara, beberapa waktu lalu. Pemprov Jatim dan Pemkab Malang, sepakat dengan pelarangan mudik lebaran. (Foto: istimewa)

Malang – Pemerintah Provinsi Jawa Timur, menyambut baik kebijakan pelarangan mudik. Yang dikeluarkan pemerintah pusat. Langkah ini penting, untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Gubenur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, rata-rata kenaikan kasus positif Covid-19, biasanya baru terlihat pada 14 hari.

Baca Juga ----------------------------

‘’Oleh karena itu, format pelarangan mudik yang sudah diumumkan oleh Menko PMK, kami setuju,’’ kata Khofifah kepada wartawan di Kota Malang, Selasa (30/3).

Khofifah tak menampik, kenaikan kasus positif Covid-19 di Indonesia, sudah mulai melandai. Meski demikian, kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19, harus tetap terjaga. Apalagi saat ini proses vaksin di masyarakat, masih terus berjalan. Khofifah juga meminta masyarakat agar tetap disiplin dan menjaga protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

‘’Kita ikhtiarkan bersama. Maka untuk tidak mudik dulu pada Idul Fitri ini. Ini akan berseiring dengan upaya untuk menghentikan penyebaran Covid-19,’’ jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan meniadakan libur panjang untuk perjalanan mudik Idul Fitri 1442 Hijriyah/2021 Masehi. Kebijakan ini dilakukan agar program vaksinasi Covid-19 dapat berlangsung optimal.

‘’Sesuai arahan Presiden dan rapat koordinasi menteri terkait pada 23 Maret 2021, di kantor Kemenko PMK serta hasil konsultasi dengan Presiden, ditetapkan tahun ini mudik ditiadakan,’’ kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dalam Rapat Tingkat Menteri terkait Libur Idul Fitri 1442 H secara daring yang dipantau di Jakarta, Jumat (26/3) lalu.

Keputusan tersebut berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021 bagi seluruh masyarakat. Termasuk aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, karyawan swasta, maupun pekerja mandiri. Harapannya, kata Muhadjir, dengan peniadaan libur mudik, Program Vaksinasi Nasional bisa sesuai yang diharapkan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Malang masih menunggu surat resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), perihal larangan mudik bagi aparatur sipil negara atau ASN.Hal ini disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi, usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Selasa (30/3) siang.

‘’Nunggu aturannya dari Mendagri nanti. Nunggu aturannya protokol kesehatan juga,’’ kata Sanusi.

Dijelaskan, meskipun belum ada surat resmi dari Kemendagri, Pemkab Malang sudah memiliki ancang-ancang untuk melarang mudik ASN. Tetapi, Sanusi belum bisa menjelaskan pelarangan mudik bagi masyarakat umum.

Lanjut Sanusi, Pemkab Malang akan segera melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Malang mengenai larangan mudik bagi ASN.

‘’Iya nanti kita koordinasikan dengan kepolisian. Kan Satgas-nya Pak Kapolres dan Pak Dandim,’’ tegas Sanusi.

Sanusi menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penyekatan untuk mengantisipasi ASN yang nekat mudik. ‘’Nanti tergantung Kapolres dan Dandim,’’ sebutnya. (riz/rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, terus menggeber kerjasama di berbagai bidang. Kali ini UIN Malang melebarkan sayapnya melalui...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang terus berupaya agar produk lokal go Internasional. Hal ini dilakukan untuk menggenjot penjualan produk lokal. Bupati Malang Drs HM...

Kriminal

Malang Post – Pelaku curanmor terus beraksi mencari sasaran di Kota Malang. Kali ini Jumat  (17/9/2021)  pelaku beraksi di depan warung Soto Cak Son Jl ...

headline

Malang Post – Satuan Reskrim Polresta Malang Kota, Senin (20/9/2021) siang, merilis hasil penyelidikan persoalan fetis mukena yang sempat viral beberapa saat lalu.  Didatangkan...

News

Malang Post – Beredar foto dan video yang menunjukkan rombongan Pemkot Malang sedang gowes ke salah satu pantai selatan di Kabupaten Malang. Pemkot Malang...

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

News

Malang Post – Kakek Samin (70) yang hilang di hutan Cungkup, tercatat pernah hilang dan pulang dalam kondisi sehat tahun 2020. Kali ini harapan besar...