Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Impor Beras Dapatnya Dikaji Ulang

Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodiqul Amin

Malang – DPRD Kabupaten Malang berharap rencana pemerintah untuk mengimpor beras agar bisa dikaji ulang. Terlebih untuk Kabupaten Malang. Karena, di tahun 2020 produksi beras di Kabupaten Malang surplus. 

Ditambah lagi, dari informasi yang dihimpun, saat ini di wilayah Kabupaten Malang telah mendekati musim panen raya padi.  Stok yang ada saat ini diproyeksikan juga cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga menjelang momen Hari Raya Idul Fitri nanti.

Baca Juga ----------------------------

“Kami berharap dikaji dipertimbangkan kembali terkait impor beras karena sesuai informasi yang kami terima, sekarang ini mendekati musim panen,” ujar Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodiqul Amin.

Dengan begitu, lanjut dia, petani padi di Kabupaten Malang tidak sampai merasa dirugian dengan adanya kebijakan impor beras. Dijelaskannya, di Kabupaten Malang diketahui banyak petani padi. Karena itu, dikhawatirkan akan bisa terdampak apabila kebijakan impor beras itu direalisasi. 

Meski secara langsung kini belum ada keluhan dari para petani, tetapi pihaknya melihat kebijakan impor beras itu harus ditelaah secara nasional. Sodiqul berharap agar Bulog bisanya membeli beras petani. Hal itu juga mengingat bahwa konsep ketahanan pangan juga sudah diatur.

“Kebutuhan pangan di daerah, juga Kabupaten Malang, harus dicek potensi petaninya seperti apa. Kalau memang impor, itu opsi terakhir. Yaitu, saat tidak ada upaya dari petani kita untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri akibat berbagai kendala mulai cuaca atau bencana hingga menyebabkan panen tidak maksimal,” jelasnya. 

Namun, sebaliknya, pihaknya tidak sepakat impor dilakukan jika petani di dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional. Karena itu, penting kajian dilakukan agar kebijakan pemerintah bisa dianggap populis. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas Ketahanan Pangan, tercatat hingga akhir tahun 2020, Kabupaten Malang mengalami surplus padi di angka 72.000 ton. Bahkan, pada neraca pangan rata-rata produktivitas padi per hektarnya mencapai 7,1 ton gabah kering giling.(riz/ekn)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Pos – Tidak semua daerah memiliki pusat pengaduan atau layanan panggilan darurat seperti Kota Malang, yakni Ngalam 112. Para operator bertugas selama 24...

Malang Raya

Malang Post – Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang tukang jahit berinisial M (50) asal Desa Pesanggrahan menjadi cermin masih maraknya kasus pelecehan seksual...

headline

Malang Post – Kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Nine Café & Karaoke, Malang, sepertinya bakal panjang. Pasalnya kuasa hukum pelapor MT, Rudy Murdhani...

Malang Raya

Malang-Post – Upacara Pembukaan Persami dan Pengukuhan Pengurus Saka Wira Kartika (SWK) TW. II TA 2021 Kodim 0833/Kota Malang digelar pada Sabtu (19/6/2021) pagi. ...

Malang Raya

Malang-Post – Sabtu (19/6/2021) pagi, operasi yustisi penagakan disiplin protokol kesehatan,  dalam rangka PPKM Mikro kembali digelar di wilayah Kedungkandang. Tepatnya di depan Kantor...

Dahlan Iskan

Hari ini ada peringatan hari kemerdekaan Amerika Serikat. Besar-besaran. Lho! Hari ini kan tanggal 19 Juni? Bukankah seharusnya 4 Juli? Itulah. Baca Juga ----------------------------...

Malang Raya

Malang Post – Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menjadi desa kedua yang dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) oleh Polres Batu. Sebelumnya di...