Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Salah Kamar, Berujung Tangkap Pejabat

DIBOYONG POLDA: Enam tersangka dan barang bukti ditunjukkan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko. (Foto: Santoso/DI’S WAY MALANG POST)

Malang – Insiden penggerebekan salah kamar Kamis (25/3/2021) berkembang penangkapan seorang pejabat Pemkot Malang, inisial AH. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko merilis langsung di Polresta Malang Kota, Minggu (28/3) sore. Didampingi Wakapolresta Malang, AKBP Totok Mulyanto Diyono SIK.

Enam tersangka kasus narkoba jenis Sabu, hasil penyelidikan Rabu (24/3) – Kamis (25/3) pagi. Paling akhir, AH diringkus dengan barang bukti sabu. Kronologisnya disampaikan kepada 36 jurnalis beragam media. Barang bukti berupa ponsel, 20 poket ganja kering, sabu-sabu 1,5 gram dan alat hisap.

Baca Juga ----------------------------

Awalnya Rabu pukul 22.00. Tim Reskoba mengamankan dua perempuan, FN dan CR di tepi Jl LA Sucipto Blimbing. Mereka bawa pil inex (ekstasi). Mengaku dapat dari pria, IL. “Tim melakukan pengembangan komunikasi dengan IL lewat WA. Dari IL ada pengubahan informasi,” ujarnya.

Terjadi salah kamar, gara-gara IL menyebut nomor kamar keliru. Ia mengaku barang didapat dari seseorang yang berada di kamar 619 di sebuah hotel Kota Malang. “Keterangannya berubah lagi. Dari kamar 619 jadi 419. Saat penggeledahan, yang bersangkutan tidak ada di situ. Yang ada tamu hotel (insiden dengan Kol Chb I Wayan),” ungkap Gatot.

Kamis pagi tim bergerak, menangkap FL. Barang buktinya, sebungkus psikotropika dan 20 poket ganja kering. Ini juga berkembang dari FN dan CR. Kamis itu juga, tim meringkus tersangka AH di rumahnya, seputaran Blimbing, Kota Malang.

“AH ini ASN (Aparatur Sipil Negara). AH sebagai pengguna dan masih kami lakukan pengembangan. Barang buktinya 1,5 gram sabu. Ditangkap di rumahnya di Blimbing. Masih diperiksa sudah berapa lama menggunakan,” jelasnya.

“Untuk mempercepat penanganannya, kami geser ke Polda Jatim. Dia (AH) pakai untuk daya tahan tubuh. Alasan pekerjaan. Dikenakan pasal 111 ayat 1, pasal 114 ayat 1, pasal 112 dan pasal 132 ayat 1 UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya antara 5-20 tahun,” pungkas Gatot. (san/jan

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

SI CANTIK 5 ”i” kemarin minta saran saya: apakah perlu mengadukan Heryanti ke polisi. Saya pun menjawab: urusan Anda dengan Heryanti itu sebenarnya sepenuhnya...

headline

Malang Post – Walikota Malang, H Sutiaji didampingi Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan Kepala Dinkes, dr Husnul Muarif, Selasa (3/8/2021) menerima kunjungan Satgas...

Nasional

Malang Post – AlfaCorp, menyiapkan gedung isolasi pasien Covid-19. Lokasinya di UBM Housing Jl Lodan Raya no. 2 Jakarta Utara. Diresmikan Selasa (3/8/2021) pagi ini....

Pendidikan

Malang Post – Berbagai inovasi terkait pencegahan sebaran pendemi Covid dilakukan. Kali datang dari tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tercipta layanan uang elektronik. Diberi...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) menggelar yudisium dan pengucapan janji dokter muda. Diikuti 102 mahasiswa Fakultas Kedokteran...

Kriminal

Malang Post – Terkait kasus Rp 1,25 miliar. Wiwit Tuhu Prasetyanto, kuasa hukum AF alias Pipin (34) menyebutkan. Ada dua orang lain yang turut menerima...

Dahlan Iskan

TIGA jam setelah dinyatakan sebagai tersangka, Heryanti masih menghubungi Si Cantik Disway. Masih juga menegaskan uang Rp 2 triliun itu ada. “Ibu, duitnya tuh ada....

Pendidikan

Malang Post – Kolaborasi perguruan tinggi dan Pemprov Jatim penting dilakukan. Sebagai langkah penanganan Covid-19 dan percepatan vaksin. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin (2/8/2021)...