Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Asprov Minta Kuota Vaksinasi

Surabaya – Pemerintah telah menyasar sekitar 5.000 insan olahraga. Termasuk atlet, ofisial dan para tenaga pendukung. Untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, yang penyuntikan perdananya dimulai di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (26/2) lalu.

KONI Jatim sendiri langsung merespon. Yang sudah dilakukan pemerintah pusat. Dengan mengajukan kepada Gubernur Jawa Timur, agar atlet Jatim yang dipersiapkan untuk PON XX 2021 di Papua, juga mendapat vaksinasi.

Baca Juga ----------------------------

Hasilnya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, untuk tahap pertama memberikan kuota 700 atlet yang mendapat vaksinasi. Suntikan pertama sudah dilakukan pada 8-9 Maret lalu. Namun Asprov PSSI PSSI Jawa Timur, melalui sekumnya, Amir Burhanudin akui, kalangan pesepakbola di Jatim, belum mendapatkan kuota vaksinasi. Dia bahkan meminta seluruh klub, Askab dan Askot, untuk berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat. Guna mendapatkan vaksin kepada pesepakbola dan stakeholder sepak bola di kota dan kabupaten masing-masing.

‘’Terutama klub-klub yang sedang menatap kompetisi liga mendatang. Klub Liga 1, Liga 2, Liga 3 dan Tim Pra Porprov. Sepak bola di Jawa Timur sudah menjadi bagian dari kehidupan dan penghidupan sebagian masyarakat. Agar sepak bola kembali hidup, saya berharap klub, Askab dan Askot menghubungi Dinas Kesehatan setempat. Untuk diprioritaskan mendapatkan vaksin. Saya pikir ini juga bisa menambah jumlah target vaksinasi yang dicanangkan pemerintah,’’ kata Amir Burhanudin.

Jawa Timur sendiri, menurut Amir Burhanuddin, memiliki 38 Askab/Askot, 95 tim amatir Liga 3 Jatim dan Nasional. Serta satu-satunya satunya tim Liga 2  PS Hizbul Wathan Sidoarjo atau PSHW. Juga lima klub Liga 1, yakni Arema FC, Persela Lamongan, Persik Kediri, Persebaya Surabaya dan Madura United.

‘’Apalagi kami ada rencana mulai menggulirkan kompetisi Liga 3 Jawa Timur, Insyaallah Agustus 2021. Dari total 95 klub amatir anggota Apsrov PSSI Jatim, 61 tim diantaranya akan mengikuti kompetisi musim 2021. Jika setiap tim berjumlah 30 pemain dan ofisial, maka ada kuota 1.800 an untuk disuntik vaksin Covid-19. Kami minta Askab/Askot dan tim amatir Liga 3 Jatim khususnya, segera ajukan kuota vaksinasi ke Dinkes masing-masing kota/kabupaten,’’ imbuh Amir. (act/rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...

headline

Malang Post – Program yang digencarkan Walikota Malang Drs H Sutiaji tentang lima strategi penanganan Covid mulai membuahkan hasil. Diantaranya Malpro (Malang beli produk lokal),...

Malang Raya

Malang Post – Setelah 37 tahun menjadi anggota polwan, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengakhiri masa tugasnya di Polresta Malang Kota, pada usia 58 tahun....

Malang Raya

Malang Post – Ada yang menarik setelah rapat evaluasi Pemkot Malang dan Forpimcam Lowokwaru dan Blimbing. Walikota Malang Sutiaji dan peserta rakor mempraktekkan cara menggunakan...

Malang Raya

Malang Post –  Jumlah kasus Covid masih tinggi. Pemkot Malang pun menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kali ini Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Warga Kabupaten Malang menyambut antusias gelaran Vaksinasi Gotong Royong. Giat ini diselenggarakan IKA (Ikatan Keluarga Alumni) dan Keluarga Besar UB (Universitas Brawijaya),...

Pendidikan

Malang Post – Program akselerasi vaksinasi terus dilakukan pemerintah. Mulai dari tingkat pusat maupun di daerah. Tak ketinggalan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ikut andil melakukan...

headline

Malang Post – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan pemimpin baru beberapa institusi pendidikan di bawah naungannya. Salah satunya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang...