Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Takut Jarum Suntik Pegawai Disnak Histeris

TENANG: Vaksinasi tahap kedua untuk petugas pelayanan publik, mulai dilakukan di Situbondo sejak Senin (15/3). Termasuk yang diterima petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. (Rendra/DI’s Way Malang Post)

Situbondo – Tak semua orang berani untuk disuntik. Itu terbukti saat penyuntikan vaksin tahap kedua di halaman Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo, Selasa (16/3) kemarin. Seorang pegawai pria yang hendak disuntik vaksin, meronta-ronta ketakutan.

Pegawai bernama Adito Ferlando itu, menjadi perhatian dan mengundang tawa banyak orang di sekitarnya. Rekan-rekannya dan warga lain yang berada di lokasi, sontak berebut posisi. Untuk mengabadikan dengan kamera maupun video.

Baca Juga ----------------------------

Seperti tak menghiraukan orang-orang di sekitar yang menertawainya, jeritan Adito Ferlando semakin histeris. Ketika petugas vaksinator, mulai memegang dan menusuk jarum suntik ke tubuhnya.

Petugas Kesehatan, bersusah payah menenangkan pegawai Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) tersebut. Sebab, pria itu terus meronta dan histerisnya. Sampai harus dipegangi oleh sejumlah rekannya, saat vaksinator memberikan suntikan kepadanya.

‘’Dito memang takut dengan jarum suntik. Saat vaksinasi Covid-19 pertama, dia juga sempat menangis histeris. Bahkan meronta-ronta hingga harus dipegangi teman-teman,’’ kata Anton, salah seorang teman Adito Ferlando, di lokasi vaksinasi.

Atasan Adito Ferlando di Disnak Keswan, Edi Suprapto, membenarkan anak buahnya itu memang takut jarum suntik. Tapi akhirnya berhasil divaksin, setelah ditenangkan oleh rekan-rekannya.

‘’Setelah dipegangi oleh temannya dan disuruh pejamkan mata, akhirnya pegawai Disnak Keswan tersebut sudah bisa divaksin Covid-19. Meskipun, sebelumnya sempat meronta-ronta,’’ kata Edi Suprapto sambil tertawa.

Data yang diperoleh, vaksin untuk pelayan publik di Situbondo, telah mencapai 8 ribu. Mereka semua telah menjalani penyuntikan kedua, sejak Senin (15/03) kemarin. (ren/zai)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...

headline

Malang Post – Program yang digencarkan Walikota Malang Drs H Sutiaji tentang lima strategi penanganan Covid mulai membuahkan hasil. Diantaranya Malpro (Malang beli produk lokal),...

Malang Raya

Malang Post – Setelah 37 tahun menjadi anggota polwan, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengakhiri masa tugasnya di Polresta Malang Kota, pada usia 58 tahun....

Malang Raya

Malang Post – Ada yang menarik setelah rapat evaluasi Pemkot Malang dan Forpimcam Lowokwaru dan Blimbing. Walikota Malang Sutiaji dan peserta rakor mempraktekkan cara menggunakan...

Malang Raya

Malang Post –  Jumlah kasus Covid masih tinggi. Pemkot Malang pun menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kali ini Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Warga Kabupaten Malang menyambut antusias gelaran Vaksinasi Gotong Royong. Giat ini diselenggarakan IKA (Ikatan Keluarga Alumni) dan Keluarga Besar UB (Universitas Brawijaya),...

Pendidikan

Malang Post – Program akselerasi vaksinasi terus dilakukan pemerintah. Mulai dari tingkat pusat maupun di daerah. Tak ketinggalan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ikut andil melakukan...

headline

Malang Post – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan pemimpin baru beberapa institusi pendidikan di bawah naungannya. Salah satunya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang...