Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Hindari Baju Bau Apek Saat Musim Hujan, Ini Tipsnya

Foto Ilustrasi. (istimewa)

Malang – Baju sulit kering pada musim hujan akibat minimnya cahaya matahari , menjadi kekhawatiran banyak orang, khususnya ibu-ibu. Bagaimana tidak, selai tidak bisa dipakai apabila masih basah, seringkali baju yang tidak kering sempurna juga menghasilkan aroma yang tidak sedap, alias bau apek. Akibatnya tidak percaya diri saat bertemu orang, walau sudah disemprot parfum.

Namun ibu ibu tidak perlu khawatir. Anda tidak perlu mencuci ulang pakaian yang tidak kering sempurna, apabila anda mengikuti beberapa tips berikut ini :

Cuci pakaian dengan benar

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah cara mencuci pakaian. Pastikan anda membersihkan kotoran dengan tuntas, termasuk  sisa detergen yang menempel pada pakaian. Sebab, aroma tidak sedap pada pakaian biasanya disebabkan oleh detergen yang masih menempel pada pakaian.

Setelah dibilas, sebaiknya baju Anda merendam pakaian dengan pewangi pakaian khusus, agar aromanya bisa diserap oleh pakaian.

Menggunakan Mesin Cuci

Saat musim hujan seperti ini, sebaiknya anda menggunakan mesin cuci. Pasalnya fitur pengeringan pada mesin cuci akan membantu anda dalam proses pengeringan pakaian.paling tidak pakaian akan kering lebih cepat.

Jemur pakaian dengan baik

Proses penjemuran sangat penting agar pakaian tidak bau apek. Apabila cahaya matahari minim, jemurlah pakaian di tempat terbuka dengan sirkulasi udara yang baik.  Tempat yang  terkena cahaya lampu atau penerangan bisa membantu pengeringan pakaian Anda.  

Menjemur pakaian saat musim hujan sebaiknya menggunakan hanger. Hindari menjemur di jemuran dengan menggantungnya di besi-besi jemuran. Hal ini akan membuat sisi yang terlipat menjadi lembab.

Saat menggantung menggunakan hanger pun Anda harus memperhatikan  jarak  antara satu pakaian dengan pakaian lainnya agar  pengeringan lebih optimal.

Mengeringkan Pakaian dengan Alat elektronik

Alat elektronik disekitar anda seperti hair dryer, kipas angin, atau microwave bisa membantu mengeringkan pakaian secara instan. Anda bisa memasukkan pakaian ke dalam microwave dengan menggunakan wadah dalam suhu 130-159 derajat celcius selama 10 menit. Sedangkan, jika menggunakan hair dryer atau kipas angin, Anda cukup angin-anginkan pakaian basah hingga kering sempurna. Namun hair dryer sebaiknya hanya untuk mengeringkan pakaian yang berukuran kecil atau berbahan tipis agar lebih cepat. Jika tidak, bisa boros listrik ya bun.

Jangan menumpuk pakaian

Setelah pakaia kering dengan berbagai cara yang anda aplikasikan, jangan langsung ditumpuk begitu saja. Pakaian yang langsung ditumpuk bisa menyebabkan bau apek. Tetap pisahkan pakaian anda sebelum disetrika.

Setrika pakaian

Selain untuk merapikan pakaian, menyetrika pakaian penting  agar pakaian bisa kering dengan sempurna. Saat menyetrika, pastikan bahwa suhunya sesuai dengan bahan pakaian. Usahakan menggunakan pewangi saat menyetrika.

Menyimpan pakaian dengan baik

Simpanlah pakaian di lemari yang kering,sebab tempat yang lembap bisa membuat pakaian menjadi bau apek. Anda juga bisa menambahkan pewangi pada tempat penyimpanan pakaian anda.

Gantung pakaian yang sudah dipakai

Setelah menggunakan pakain tertentu dan akan digunakan kembali di lai waktu, gantunglah pakaian tersebut di tempat yang kering supaya tidak bau apek. Sebaiknya gantung menggunakan hanger agar pakaian tetap rapi.

Itulah beberapa hal yang bisa anda lakukan saat menjemur pakaian di musim hujan seperti saat ini. Jangan sampai bau apek mengganggu harimu ya bun. (kpr/ppm/anw)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Pendidikan

AMEG – Banyak mahasiswa tertarik melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat tapi terkendala sulitnya mendapat informasi. Selain itu istilah pendidikan dan […]

Olahraga

AMEG – Taekwondo Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memborong gelar juara di Kejuaran Online Indonesia International Biho President Cup 2021. Delegasi […]

Pendidikan

AMEG – Pelaksanaan pembelajaran tatap muda di SMPN 6 dan SMPN 3 Malang mendapat perhatian dari Wali Kota Malang, Drs […]

News

AMEG – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar diskusi tematik ‘Puasa dan penguatan Nasionalisme’. Bertempat di Loby Gedung Dr (HC) […]

Malang Raya

AMEG – Mengurangi kendala dan permasalahan layanan BPJS, Pemkot Batu menggelar Rakor bersama forum kemitraan dan Forum Komunikasi Kota Batu […]

Malang Raya

AMEG – Dalam upaya mencegah penularan virus Covid-19 di lingkungan sekolah, yang telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, Dinas […]

Malang Raya

AMEG –  Sekitar 10 hari, tim BPBD Kota Batu beserta relawan, turun membantu dampak bencana gempa bumi di Kabupaten Malang. […]

Malang Raya

AMEG – Dari toral 19 desa yang ada di Kota Batu, pada 2021 ini sudah berstatus mandiri. Sedangkan pada 2020 […]

Opini

Hidup ber-PMII telah mengajarkan banyak hal. PMII, bukan sekadar organisasi bagi saya tapi, PMII adalah teman hidup. Selayaknya teman hidup, […]

%d bloggers like this: