Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Walikota Eri Panen 1,25 Ton Bandeng

PANEN: Sebanyak 1,25 ton ikan bandeng dipanen Pemkot Surabaya hasil dari budidaya tambak seluas 1 hektar, melalui penerapan sistem silvofischer.( Foto: Humas Pemkot Surabaya)

Surabaya – Sebanyak 1,25 ton ikan bandeng dipanen dari hasil budidaya tambak satu hektar, melalui sistem silvofischer. Sistem ini diterapkan Pemkot Surabaya, menggabungkan sektor perikanan dengan memperhatikan kelestarian hutan mangrove.

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan: seluruh aset Pemkot yang tidak dimanfaatkan, akan difungsikan untuk kepentingan masyarakat. Terlebih saat pandemi covid-19, banyak warga yang mengalami PHK dan butuh pekerjaan.

Baca Juga ----------------------------

“Karena itu, tanah aset Pemkot kita manfaatkan. Kalau itu berupa tambak, kita berikan benih dan dikerjakan masyarakat. Hasilnya diambil masyarakat. Kalau tanahnya bukan tambak, kita manfaatkan untuk padi dan tanaman lainnya. Insya Allah intinya satu. Seluruh aset pemerintah kota kita gunakan maksimal untuk menunjang perekonomian warga,” kata Eri di sela panen bandeng di Mangrove Wonorejo Surabaya, Jumat (12/3).

Pihaknya sedang melakukan pendataan seluruh aset tanah yang dimiliki pemkot. Dua minggu kedepan selesai dan tanah aset bisa digunakan. “Insya Allah dua minggu ke depan bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelas Cak Eri.

Dinsos juga bekerja sama dengan camat, lurah dan RT/RW. Melakukan pendataan pendapatan keluarga. Bagi yang di bawah UMK, pemkot memberikan intervensi. Berupa lapangan kerja atau pemberdayaan ekonomi usaha.

“Kita tanam itu dua rean. Kalau satu rean sekitar 5.000 ekor ikan. Berarti dua rean 10 ribu ekor. Kalau tingkat kematiannya sekitar 10 persen, maka tinggal 7.500 ekor atau 1,2 ton. Kalau tambak yang digunakan 800 sampai satu hektar, aset pemkot. Kita identifikasi yang berupa tambak. Sebagian nanti ada mangrove, sebagian ada tambak, yang memanfaatkan warga. Jadi warga budidaya dan hasilnya bisa dijual untuk membantu perekonomian di situ,” kata Kepala Dinas DKPP, Yuniarto Herlambang. (azt/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang terus berupaya agar produk lokal go Internasional. Hal ini dilakukan untuk menggenjot penjualan produk lokal. Bupati Malang Drs HM...

Kriminal

Malang Post – Pelaku curanmor terus beraksi mencari sasaran di Kota Malang. Kali ini Jumat  (17/9/2021)  pelaku beraksi di depan warung Soto Cak Son Jl ...

headline

Malang Post – Satuan Reskrim Polresta Malang Kota, Senin (20/9/2021) siang, merilis hasil penyelidikan persoalan fetis mukena yang sempat viral beberapa saat lalu.  Didatangkan...

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

News

Malang Post – Kakek Samin (70) yang hilang di hutan Cungkup, tercatat pernah hilang dan pulang dalam kondisi sehat tahun 2020. Kali ini harapan besar...

Kesehatan

Malang Post – Kehadiran tikus rumah jelas sangat mengganggu. Tidak hanya bisa merusak barang-barang dan mengotori rumah, hama ini juga berpotensi menjadi agen penyebar...

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...