Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Tak Kulonuwun IPSI, Pagar Nusa Batu Tak Ikut Campur

PRIHATIN: Pagar Nusa Kota Batu ikut prihatin dengan kejadian kematian peserta pembaiatan calon anggota UKM PN UIN. (Foto: Ananto/HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

Batu – Tak bisa turun tangan. Ini dipastikan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Batu serta Pagar Nusa Kota Batu. Pasalnya, UKM Pagar Nusa UIN tak kulonowun lebih dulu. Ketua IPSI Kota Batu, Muladi mengatakan: kegiatan itu tak ada pemberitahuan, maka pihaknya tak bisa menindaklanjuti.

“Tidak ada pemberitahuan kepada kami. Maka kejadian itu bukan ranah kami,” katanya kepada DIs Way Malang Post. 

Namun pihaknya akan lebih berhati-hati. Terutama dengan kegiatan yang mengatasnamakan pencak silat. Muladi menjelaskan, jika sebenarnnya dalam rekrutmen seperti itu tidak ada kontak fisik yang dilakukan.

“Ketentuan dalam AD ART itu, salah satunya adalah warga Indonesia yang baik dan tidak cacat hukum. Karena organisasi bela diri yang ingin masuk dalam keanggotaan IPSI tidak boleh cacat hukum,” katanya. 

Wakil Ketua PCNU Pagar Nusa Kota Batu, M Musrifyn mengungkapkan. UKM Pagar Nusa UIN tak memberikan kabar kegiatan pembaiatan.

“Bahkan sekedar WA kepada kami sebagai tuan rumah juga tidak ada sama sekali. Bahkan izin ke pihak kampus juga tak dilakukan,” ungkapnya. 

“Jika mereka memberi kabar lebih dulu. Pasti kami juga akan turun tangan untuk memberikan pengawasan. Karena mereka tak memberikan kabar terlebih dahulu, ya akhirnya jalan sendiri,” jelasnya. 

Pihaknya sangat menyesalkan. Itu karena, Pimpinan Cabang, Rayon, Ranting dan seterusnya masuk dalam satu organisasi. Karena seyogyanya jika akan melakukan kegiatan seharusnya memberikan kabar lebih dulu. Agar bisa melakukan koordinasi. Sebagai evaluasi, pihaknya akan koordinasi dengan Pagar Nusa Malang Raya. Agar kejadian tidak terulang kembali.

“Sebenarnya kami selalu koordinasi. Kampus itu ‘kan masuk rayon. Mereka tahu hasil koordinasinya bagaimana,” pungkasnya. (ano/jan)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

headline

AMEG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ikut membantu penanganan darurat bencana gempa bumi. Yang mengguncang sejumlah kota/kabupaten […]

Kriminal

AMEG – Pelaku jambret kalung emas 20 gram di Karangwidoro Dau, Minggu (11/4/2021) sempat terekam CCTV salah satu toko. Pelaku […]

Malang Raya

AMEG – Kepala Stasiun Geofisika Karangkates, Mamuri mengungkap, telah terjadi 11 kali gempa susulan, setelah gempa besar 6,1 SR, Sabtu […]

headline

AMEG – Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan tingkat kesembuhan warga yang terinveksi Covid 19 menunjukkan grafik yang sangat bagus.  […]

Arema

AMEG – Pelatih caretaker Arema FC, Kuncoro berencana mengalihkan jam latihan para pemainnya. Selama bulan puasa, 15 April – 10 […]

headline

AMEG – Kawanan maling hewan beraksi di Buluawang, Selasa (13/4/2021) dini hari,  membawa jarahan 3 ekor sapi. “Benar ada laporan […]

Arema

AMEG – Meski sudah memiliki duet penyerang lokal mumpuni, seperti Dedik Setiawan dan Kushedya Hari Yudo, General Manager Arema FC, […]

Malang Raya

AMEG – Dibulan penuh berkah Ramadan 1442 hijriah, Polres Batu melakukan bantuan sosial kepada masyarakat di  Kota Batu, Selasa (13/4/2021). […]

headline

AMEG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang menyebut, aplikasi kawal dan jaga dana desa atau disingkat Si […]

Socialnet

AMEG – Di setiap kekurangan, pasti ada kelebihan. Pepatah itu benar adanya. Salah satunya, dimiliki oAhmad Syihab Athaillah (13). Warga […]

Malang Raya

AMEG – Pasca gempa berskala 6,1 SR, yang mengguncang wilayah selatan Kabupaten Malang pada Sabtu (10/4/2021).  Jajaran TNI, khususnya Korem […]

%d bloggers like this: