Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

DLH Belum Segel Perum Taman Tirta

SUMBER KUNO: Sumber mata air Umbulan usianya setua Desa Ngenep. (Foto: Dokumen)

Malang – Pembangunan perumahan Taman Tirta di dekat  Sumber Mata Air Umbulan Ngenep Karangploso Kab Malang hingga kini masih bermasalah. Pasalnya, belum memiliki izin lingkungan. Faisal Arifin, pendamping dari Walhi Jatim, Selasa (9/3) membeberkan.

Pada tanggal 10 Desember 2020, warga Desa Ngenep bertemu dengan pihak Perumahan Taman Tirta. Diwakili Rully Rahmat selaku manager dan Tim Gakum Jabalnustra (Jawa, Bali dan Nusa Tenggara).

Baca Juga ----------------------------

Saat itu, PT Nawasena Inti Graha, pengembang perum Taman Tirta menandatangani pernyataan. Mereka akan menghentikan aktivitas pembangunan perumahan hingga terbit izin lingkungan dan izin terkait lainnya dari Pemkab Malang.

Sueb perwakilan warga Ngenep mengatakan: aktivitas pembangunan perum Taman Tirta masih berlanjut. Masih juga melakukan aktivitas pemasaran perumahan melalui sosial media mereka. Ini mendorong warga datang ke Kantor DLH Kab Malang, 25 Februari 2021. Warga minta kejelasan terkait aktivitas pembangunan perum Taman Tirta.

Hasilnya, DLH mengatakan, segera melakukan tindakan pemasangan papan segel di perumahan tersebut. Tanggal 3 maret 2021, Satpol PP mengeluarkan surat tindak lanjut pemasangan papan pengumuman. Namun hingga sekarang belum terpasang. Warga kembali konfirmasi ke DLH, namun belum ada jawaban. 

“Hal ini menjadi pertanyaan besar, sebenarnya ada apa? Mengapa pemasangan pengumuman belum dilakukan dan mengapa pihak DLH Kab Malang tidak menjawab, saat warga bertanya tentang pemasangan pengumuman tersebut?,” tukas Faisal Arifin.

Padahal fakta di lapangan menunjukkan, PT Nawasena Inti Graha telah melakukan pelanggaran hukum sesuai regulasi UU No 32/2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Lantaran melakukan aktivitas pembangunan yang hanya berjarak sekitar 50-60 meter dari sumber mata air, tanpa adanya izin/persetujuan lingkungan.

Seharusnya, kasus Sumber Umbulan Ngenep ini, penegakan hukumnya bukan Satpol PP. Karena bukan pelanggaran Perda. Tapi pelanggaran UU Pidana Lingkungan.

Selain itu, Pasal 77 UU No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang menyatakan: Menteri dapat menerapkan sanksi administratif terhadap penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan jika Pemerintah menganggap pemerintah daerah secara sengaja tidak menerapkan sanksi administratif terhadap pelanggaran yang serius di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Sampai hari ini, pihak DLH Kab Malang belum menerapkan sanksi administratif. Berupa pemasangan papan segel di perumahan Taman Tirta Nawasena.

Sesuai UU 32/2009 pasal 77, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia harus turun tangan untuk memberikan sanksi administratif terhadap PT Nawasena Inti Graha. (roz/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post — Kota Batu bakal menjadi sentra pembibitan jeruk purut di Indonesia. Hal ini menyusul permintaan ekspor jeruk purut yang sangat tinggi. Saat ini...

Malang Raya

Malang Post – Tim tracer Covid-19 Kota Malang menggelar tracing kasus di Jalan Kolonel Sugiono IV, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun Kota Malang. Rabu, 20 Oktober...

headline

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski...

headline

Malang Post — Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Advokat Republik Indonesia (DPP PARI) menggelar silaturahmi antar advokat, Rabu (20/10/2021). Bertempat di RM Javanine, Jl Pahlawan Trip...

Pendidikan

Malang Post — Sejarah baru kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini Program studi (Prodi) Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM yang mencatatkan tinta...

Pendidikan

Malang Post — Dharma Wanita Persatuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki) makin giat membina sekaligus menjalin keharmonisan antar anggotanya. Meski masih dalam...

News

Malang Post — Kepanikan terjadi, Selasa (19/10/2021) malam di sebuah rumah milik Semiati warga RT 03/RW 01 Desa/Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Sebuah tabung LPG 3...

News

Malang Post — Sehari sudah, tim gabungan SAR Malang Raya mencari keberadaan Paino (56) pemancing yang terhanyut saat sungai Brantas mendadak berarus deras. Selasa (19/10/2021)...