Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Bupati Diminta Kaji Ulang Smart Market

Wakil Ketua Komisi II DPRD, Hadi Prianto.

Situbondo – Komisi II DPRD Situbondo meminta Bupati Karna Suswandi mengkaji ulang perjanjian kerjasama (PKS) pengelolaan smart market di Pasar Mimbaan. Alasannya, PKS antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dengan pihak ketiga dinilai melanggar Perda No 9 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD, Hadi Prianto. PKS itu diteken Sekretaris Daerah (Sekda), Syaifullah, atas nama Pemkab Situbondo selaku pihak pertama. Pihak kedua adalah Abdul Hannad atasnama pemilik CV Matlamat Agung.

Baca Juga ----------------------------

“Pada pasal 61 menyatakan, sewa ruko dan pembagian hasil ditetapkan tim yang dibentuk bupati. Padahal, sampai sekarang kan tidak ada tim yang dibentuk bupati,” ujar Hadi Priyanto, Minggu (7/3).

Tak hanya itu, dalam surat perjanjian itu terdapat kejanggalan. Khususnya pasal 4 tentang hak dan kewajiban antara pemkab dan pengelola.

“Dalam pasal 4 tertulis, menyerahkan pengelolaan rumah dan toko di Pasar Mimbaan. Namun, tidak disebutkan berapa unit ruko. Padahal, disana kan banyak ruko aset pemkab,” ucapnya.

Uang sewa ruko  Rp35 juta per tahun untuk enam unit ruko itu dinilai terlalu murah dan merugikan pemkab. Karena, umumnya sesuai Perda Retribusi, satu ruko bisa disewakan minimal Rp20 juta per tahun.

“Satu unit ruko itu, umumnya harga sewa per tahun bisa mencapai Rp20 juta. Lah, ini enam ruko hanya Rp35 juta, gak masuk akal,” bebernya.

Menurut politisi Demokrat ini, semestinya ada tim yang dibentuk bupati untuk menentukan besaran sewa setiap unit ruko. Namun, bupati tak membentuk tim, sehingga besaran sewa ruko bisa seenaknya.

“Sewa ruko dan bagi hasil dalam pengelolaan ruko aset pemkab juga perlu dikaji ulang,” katanya.(Ana/zai/ekn)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang Post – Perkembangan teknologi saat ini sangat pesat. Masyarakat dapat berkomunikasi dan bisa mengakses berbagai informasi dari seluruh penjuru dunia dengan mudah. Salah satu media yang digunakan dalam mengakses informasi dan berkomunikasi adalah media sosial. Hampir semua orang tidak bisa terlepas dari penggunaan media sosial. Bahkan di dalam dunia pendidikan, media social menjadi salah satu media yang sering digunakan untuk mencari sumber literasi. Namun, kemudahan akses yang diberikan media...

Pendidikan

Malang Post – Mahasiswa Polinema (Politeknik Negeri Malang) bersemangat melahirkan inovasi bagi masyarakat. Kali ini diwujudkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Karsa Cipta. Tim...

News

Malang Post – Masker saat ini bukan sekedarnya. Namun menjadi keharusan di setiap aktivitas. Sejak pandemi Covid-19 terjadi. Lantaran berfungsi mencegah penyebaran virus. Namun, penggunaan...

headline

Malang Post – Pelaksanaan vaksinasi bagi warga Kecamatan Kepanjen mendapat respon positif. Bisa dilihat Minggu (25/7/2021). Sejak pukul 08.00, sudah dipadati warga. Vaksinasi ini digagas...

Malang Raya

Malang Post – Patroli gabungan pendisiplinan PPKM Level 4, dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 kembali digelar.  Minggu (25/7/2021), aparat gabungan dari Polresta...

headline

Malang Post – Sampai saat ini, vaksinasi massal sudah menjadi minat masyarakat. Terbukti dari tingginya animo dan antrian yang mengular di lokasi vaksin di Kota...

Dahlan Iskan

Sudah 10 hari saya tidak menerima WA dari senior saya itu: Christianto Wibisono. Tumben. Biasanya hampir tiap hari beliau mengirimi saya info. Apa saja....

Pendidikan

Malang Post – Polybag adalah, kantong plastik berbentuk segi empat, biasanya berwarna hitam. Digunakan untuk menyemai tanaman dengan ukuran tertentu yang disesuaikan dengan jenis tanaman. Bahkan...