Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Golkar Dukung Percepatan APBD 2021

Ketua DPD Partai Golkar Situbondo,Rahmad (KIRI), saat menerima Pataka Partai Golkar dari Ketua DPD Jatim, H Sarmuji. (ist)

Situbondo – Ketua DPD Partai Golkar Situbondo, Rahmad, menjelaskan, bahwa pembahasan dan pengesahan APBD 2021 Situbondo sudah molor jauh. Jika tidak segera disepakati sampai 15 Maret 2021, akan banyak sanksi yang akan diberikan kepada Pemkab Situbondo.

“Itu yang harus dipahami. APBD 2021 ini sudah terlambat, akibat ketidak sepahaman DPRD dengan Wabup Yoyok dikala itu. Sementara APBD ini adalah RPJMD tahun terakhir pemerintahan almarhum Bupati Dadang dan Wabup Yoyok. Saat transisi pemerintahan, Bung Karna – Nyai Khoi ada kesepakatan dalam rapat Banmus DPRD, itu disepakati tanggal 2 Maret,” lanjutnya.

Baca Juga ----------------------------

Setelah kesepakatan itu, cerita Rahmad, koalisi pemerintahan meminta waktu tanggal 2 Maret itu digeser ke tanggal 27 Februari untuk percepatan.“Saat mendengar itu dari teman-teman Fraksi Golkar, saya bilang, harus dihormati keputusan Banmus. Jangan diubah lagi ya, tetap tanggal 2 Maret. Sebab disana sudah ada kesepahaman dari anggaran yang sebelumnya tidak ketemu,” kata Rahmad lagi saat mengaku berada di Jakarta sedang rapat internal partainya, Kamis (4/3) dihubungi via ponselnya.

Kemudian, DPRD mengundang Bupati Karna untuk membahas agenda percepatan pengesahan APBD. “Nah, bertemunya TAPD, Banggar dan Bupati Karna, tidak ada persoalan krusial lagi untuk disampaikan dalam Pandangan Umum F-Golkar. Karena semangatnya adalah percepatan. Kalau mau jujur, wajah APBD 2021 itu adalah wajah pemerintahan Dadang – Yoyok,” terangnya mengulas.

Meskipun dia berada pada posisi pengusung calon yang kalah, pasangan Yoyok – Abu dalam Pilkada 2020, menurutnya, tidak ada yang perlu disoroti dalam paripurna pembahasan dan pengesahan APBD 2021. “Prioritasnya adalah percepatan APBD,” tegas Rahmad.

Jadi tidak ada tendensi lain jika F-Golkar tidak menggunakan pandangan umum dalam paripurna. Karena sudah ada kesepahaman. “Kalaupun ada yang mau dikritisi, lha wong Bupati Karna dan Wabup Nyai Khoi baru beberapa hari dilantik,” pungkas Rahmad, dalam rekaman voice melalui pesan WhatsApp (WA), Kamis (4/3) kemarin. (zai/ekn)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...

Malang Raya

Malang Post – Bank Sahabat Sampoerna (BSS) Malang bersama mitra bisnisnya, KSP Sahabat Mitra Sejati, kembali menggelontorkan ratusan paket sembako bagi masyarakat yang terdampak...

Malang Raya

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang melakukan berbagai upaya untuk tingkatkan imun di masa pandemi covid-19. Jumat (17/9), Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

Pendidikan

Malang Post — Ikatan Guru Taman Kanak -Kanak (IGTKI) Kecamatan Donomulyo melalui Dinas Pendidikan bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menggelar workshop....

Pendidikan

Malang Post – Ratusan murid SMP KHA Thohir Pulungdowo Tumpang Kabupaten Malang menjalani vaksinasi di lingkungan sekolah. Ini untuk mencegah penyebaran virus covid-19 dan menjadi...