Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kesehatan

Mengenal Golongan Miras Berdasarkan Kandungan Etanolnya

Foto Ilustrasi (AP)

Malang – Belakangan ini minuman keras (miras) ramai diperbincangkan masyarakat. Kehebohan bermula ketika presiden meneken perpres izin investasi miras di Indonesia. Walau akhirnya Perpres Nomor 10 Tahun 2021 soal Bidang Usaha Penanaman Modal yang juga mengatur investasi industri minuman keras itu dicabut Presiden Jokowi. Tentunya karena banyak mendapat penolakan.

Berbicara soal minuman keras atau mimik jahat, Wikipedia mendefenisikannya sebagai  minuman yang mengandung etanol (etil alkohol). Etanol dihasilkan dari penyulingan  dengan cara fermentasi biji-bijian, buah, atau sayuran.

Berdasarkan kandungan alkoholnya, miras dibagi menjadi tiga golongan. Ketiganya merupakan barang dalam pengawasan yang hanya diperjual belikan di tempat-tempat tertentu.  Berikut tiga golongan minuman keras berdasarkan kandungan etanol volume per volume pada suhu 20 derajat celcius.

Golongan A

Minuman keras golongan A adalah jenis minuman paling ringan. kadar alkohol mulai dari 1 sampai 5 persen. Karena cukup rendah, biasanya minuman ini bisa Anda temukan di minimarket. Tentunya miras  jenis ini sangat sulit untuk membuat Anda mabuk. Meski tetap punya dampak buruk bagi tubuh.  Minuman keras golongan A misalnya adalah bir. Merek seperti  Bintang, San Miguel, Greensand, Anker, dan lain-lain.

Golongan B

Miras golongan B  mengandung  etanol mulai dari 5 sampai 20 persen. Kandungan yang cukup tinggi ini sudah bisa membuat Anda mabuk. Minuman keras golongan ini misalnya anggur merah dan wine. Konsumen bisa menemukan minuman golongan ini di beberapa pusat penjualan resmi atau kafe.

Golongan C

Kandungan alkohol tertinggi masuk golongan C. Kadar etanol antara 20 hingga 55 persen. Beberapa minuman yang termasuk ke dalam golongan ini adalah Vodka, Whisky, TKW, Johny Walker, dan sebagainya. Tentunya miras jenis ini bisa membuat anda kobam parah.

Di Indonesia, orang dewasa berumur 21 tahun memang diperbolehkan mengkonsumsi minuman beralkohol. Bahkan di Indonesia banyak tradisi yang menggunakan minuman keras. Meski dalam agama khususnya Islam yang mayoritas, minuman beralkohol tidak diperbolehkan alias haram.

Sama seperti obat-obatan terlarang lainnya, alkohol dapat merusak tubuh Anda jika dikonsumsi secara berlebihan. Mengutip hello sehat, efek jangka pendek yang bisa dirasakan setelah konsumsi minuman beralkohol seperti jantung berdebar-debar, wajah memerah, perubahan suhu tubuh, berkeringat deras, pandangan kabur, tekanan darah meningkat, perubahan suasana hati, mual, dehidrasi, hingga berjalan sempoyongan. Biasanya polisi atau aparat yang sedang razia melihat orang mabuk atau tidak dari cara jalanya.

Sementara jangka panjang, apabila sering mengonsumsi minuman beralkohol dengan jumlah anyak atau kadar yang tinggi, anda akan mengalami beberapa gangguan kesehatan. Misalnya, penyakit hati seperti hepatitis, sirosis hingga kanker.

Penyakit jantung dan pembuluh darah juga mengintai anda, yang pada akhirnya meningkatnya risiko terkena stroke. Kanker hati, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker esofagus, kanker usus besar, bahkan kanker payudara juga bisa dipicu oleh konsumsi minuman keras.

Dalam jangka panjang, konsumsi miras juga bisa menyebabkan Gangguan otak dan saraf. Memicu Depresi, hingga kecanduan alkohol. Ketika sudah candu, Anda akan terus-menerus mengonsumsi minuman beralkohol dan sulit untuk berhenti. Pada akhirnya, kebiasaan tersebut akan berdampak pada kesehatan maupun kehidupan sosialnya. Jdi jauhi minuman keras ya, karena kata bang Rhoma minuman keras dapat merusakan jiwa dan menghancurkan hidup. (hls/anw)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Malang Raya

AMEG – Informasi warga meninggal posisi sujud saat shalat Maghrib, Senin (12/4/2021) di Bantur, tak lepas dari perhatian netizen Fesbuk […]

headline

AMEG – Beredar luas informasi warga meninggal posisi sujud saat shalat Maghrib, Senin (12/4/2021) petang di Bantur Kabupaten Malang.  Info […]

Pendidikan

AMEG – Pada tahun 2021 Unisma Malang kembali dipercaya menjadi mitra penyelenggara pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama […]

headline

AMEG – Pengoperasian Jembatan Kedungkandang sejak akhir tahun 2020  menjadi satu cara untuk mengurai kemacetan di Kota Malang. Tapi upaya […]

Malang Raya

AMEG – DPRD Kota Batu gelar Rapat Paripurna Teleconference tentang usulan tiga Raperda Inisiatif DPRD Kota Batu, Senin (14/4/2021) sore.  […]

headline

AMEG – Jika JPU (Jaksa Penuntut Umum) KPK menyampaikan tiga poin penting jawaban atau replik untuk pembelaan terdakwa Eryk Armando […]

Pendidikan

AMEG – Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang berupaya membangun SDM yang tangguh melalui puasa Ramadhan. Melalui acara Syiar Ramadhan, […]

Arema

AMEG – Skuat Singo Edan, terus berburu pemain. Termasuk di posisi striker asing. Ada beberapa kriteria yang harus dimiliki sosok […]

Arema

AMEG – Pelatih caretaker Arema FC, Kuncoro tak ingin pemainnya, terlalu lama menikmati libur awal bulan Ramadan 1442 Hijriah, Selasa […]

Kesehatan

AMEG – Setelah vaksinasi anggota TNI, PNS, dan Persit di lingkungan Kodim 0833/Kota Malang. Kini giliran purnawirawan dan warakawuri TNI […]

Kuliner

AMEG –  Besok, umat muslim di seluruh dunia akan melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Selain banyak keistimewaan dan kemulian di bulan […]

%d bloggers like this: