Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

[VIDEO] BI Malang Gencarkan QRIS

Malang – Pandemi Covid-19 telah berlangsung setahun. Dampaknya telah terasa ke seluruh lapisan masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Salah satunya, adanya penurunan di sektor perekonomian.

Dari penurunan perekonomian ini ternyata ada pergeseran cara pembayaran oleh masyarakat selain dampak imbauan penggunaan pembayaran non-tunai. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan yang signifikan dari penggunaan Quick Response code Indonesia Standard (QRIS). Sistem ini merupakan kanal pembayaran non-tunai yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI).

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang juga terus berupaya menggencarkan transaksi digital. Salah satunya, dengan menggelar sosialisasi QRIS  di Aria Gajayana Hotel Malang, Selasa (2/3).

Kepala KPwBI Malang, Azka Subhan mengatakan, pada kegiatan ini, ada sejumlah perusahaan jasa sistem pembayaran (PJSP) yang ikut serta. Yakni, sebanyak 18 bank dan lima non-bank (LinkAja, OVO, ShopeePay, dan Dana).

“Nanti, mereka yang akan menawarkan kepada para pengusaha untuk menggunakan QRIS. Ini dilakukan sebagai salah satu upaya sosialisasi, sekaligus menambah jumlah merchant,” ungkap Azka Subhan.

Saat ini, di wilayah kerja KPw BI Malang terjadi peningkatan jumlah merchant QRIS yang cukup signifikan. Wilayah kerja BI Malang meliputi tujuh kota/kabupaten. Yaitu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, dan Kota Probolinggo serta Kabupaten Probolinggo.

“Kenaikannya sekitar 360,02 persen. Yaitu, dari sebanyak 32 ribu merchant sepanjang tahun 2019, menjadi 140 ribu di awal tahun 2021. Dengan jumlah merchant terbanyak adalah Kota Malang dan Kabupaten Malang, sebanyak 110 ribu,” terang Azka.

Pihaknya juga akan terus menambah merchant untuk menggencarkan transaksi digital. Apalagi, dalam masa pendemi, sistem pembayaran itu mampu membantu pemulihan ekonomi, baik secara nasional maupun regional.

“Kalau secara nasional, ditargetkan ada 12 juta merchant. Sementara, di wilayah BI Malang ada sekitar 238 ribu. Sasarannya, meningkatkan akseptasi QRIS di sisi merchant (supply), sekaligus penggunaan QRIS di sisi pengguna (demand), sehingga mempercepat akseptasi QRIS untuk mengurangi dormant merchant QRIS atau merchant QRIS yang tidak aktif,” bebernya.

Untuk mendukung berbagai transformasi digital, diperlukan adanya Triangle Collaboration. Harus ada sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah, dan Industri (ASPI dan PJSP QRIS).

“Sinergi ini sangat diperlukan untuk mendukung transformasi digital Indonesia melalui QRIS. Kami akan terus tingkatkan penetrasinya dengan melakukan sosialisasi dan edukasi,” tandasnya.

Untuk diketahui, sistem pembayaran menggunakan QRIS saat ini sedang digencarkan oleh BI. Hal itu dilakukan untuk mendukung transformasi digital dengan melakukan pembayaran menggunakan barcode atau QR code. Dalam melakukan transaksi pembayaran dengan QR code, wajib menggunakan QRIS MPM (Merchant Presented Mode). Yaitu, QRIS yang dimiliki oleh merchant.

Saat ini, BI terus mengembangkan QRIS, sehingga muncul berbagai inovasi seperti QRIS TTM (Tanpa Tatap Muka), QRIS Cross Border, QRIS TTS (Transfer, Tarik, Setor), dan QRIS CPM (Customer Presented Mode).(Joffa Safik-Eka Nurcahyo) 

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Ekobis

AMEG – Omzet penjualan eceran di Malang Raya pada April 2021 menunjukkan pertumbuhan positif. Hal itu sesuai hasil survei Survei […]

Ekobis

AMEG –  Bank Indonesia Perwakilan Malang gencar menggalang kolaborasi dan koordinasi hexahelix bersama Pemerintah Daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, […]

News

AMEG – Halal Center Bahrul Maghfiroh bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember gelar Capacity Building. Mengusung tema ‘Kemandirian Pondok […]

News

AMEG-Pandemi Covid-19, meluluhlantakkan sektor ekonomi. Berbagai macam potensi sumber anggaran, difokuskan untuk pemulihan ekonomi. Salah satunya pemanfaatan dana bagi hasil […]

Advertorial

Walikota Malang, Drs H Sutiaji, dinobatkan menjadi tokoh penggerak inklusi keuangan tingkat kabupaten/kota. Penghargaan ini diberikan Presiden RI, Joko Widodo, […]

Ekobis

Malang – Dalam rangka mendorong percepatan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang menggelar […]

Advertorial

Kamis, 18 maret 2021 Tax Center Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan kegiatan Isi e-SPT untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan […]

Ekobis

Malang – Bagi masyarakat yang berminat untuk memiliki uang baru Rp75.000 edisi Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) RI 75 Tahun, saat […]

News

Malang – Baju sulit kering pada musim hujan akibat minimnya cahaya matahari , menjadi kekhawatiran banyak orang, khususnya ibu-ibu. Bagaimana […]

News

Malang – Pecinta cerita serial fiksi trilogi The Hobbit pastinya cukup mengenali karakter dan kehidupan suku Hobbit. Yakni, makhluk fantasi […]

%d bloggers like this: