Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Siapkan 200 Layanan Publik di Mall Alun-Alun

KOMITMEN: Walikota Malang HM Sutiaji didampingi Kadis Infokom, Nurwidiyanto dan Kepala DKPMPT, Erik Setyo Santoso. (Foto: Istimewa)

Malang – Pemerintah RI telah berkomitmen memberikan pelayanan berkualitas melalui Mall Pelayanan Publik (MPP). Begitu pula dengan Walikota Malang Drs H Sutiaji. Bersama 38 kepala daerah menandatanganani komitmen pembangunan MPP. Disaksikan langsung Menteri PANRB Tjahjo Kumolo di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (2/3).

Menpan RB, Tjahjo Kumolo menekankan, pembentukan MPP di daerah memerlukan komitmen kuat. Mulai gubernur, bupati maupun walikota. Ini kunci keberhasilan menghadirkan MPP.

Baca Juga ----------------------------

“Pada hari ini kami membangun komitmen Bapak/Ibu sekalian untuk mempercepat proses pelayanan publik yang diharapkan oleh seluruh masyarakat. Kami mendorong kecepatan aparatur pemerintah dalam memberikan layanan yang terbaik,” ujarnya. 

Tahun 2021, momentum bangkit dari krisis. Maka perubahan sistem birokrasi dan pelayanan publik, Pemerintah RI bisa menjawab tantangan global. Bertransformasi menuju negara maju. Pembangunan MPP pun digeber. Saat sudah terwujud 35 MPP di seluruh Indonesia. Sesuai dengan karakter daerah masing-masing. Dari segi pengintegrasian layanan, pengintegrasian sistem maupun sarana prasarana yang dimiliki.

Pemkot Malang sudah mematangkan kesiapan operasional MPP. Tempatnya di salah satu pusat perbelanjaan, Alun-Alun Mal Kota Malang. Rencananya dilaunching Agustus 2021.

“Kami minta dipastikan bulan agustus 2021 tinggal penyempurnaan akhir,” ujar Sam Aji sapaan akrab Walikota Malang.

Sam Aji mengatakan, saat ini persiapan MPP sudah berjalan. Ia berharap berfungsinya MPP bisa mempermudahkan masyarakat mendapatkan beragam pelayanan dan perizinan. Apalagi lokasinya mudah diakses karena di pusat kota.

“Goalnya adalah, bagaimana masyarakat terlayani dengan baik. Bisa memangkas birokrasi dan meniadakan calo,” ujar Sam Sutiaji.

Pihaknya ingin berinovasi dan berkerja sama dengan PTS dan PTN di Kota Malang. “Saya tadi punya inisiasi. Gimana kalau kita kerjasama dengan APTISI dan PTN. Ketika mahasiswa perlu dokumen ijazah, bisa juga di MPP. Karena semua sudah serba connecting dengan database di perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Itu belum dimiliki daerah lain,” ujar Walikota Sutiaji.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Malang, Erik Setyo Santoso mengatakan: Setelah refocusing anggaran covid-19, nantinya akan ada sekitar 200 layanan publik yang ditempatkan di lantai tiga Mall Alun-Alun Kota Malang tersebut.

“Kami sudah membahas sejak tahun lalu. Sudah banyak instansi yang bergabung. Kurang lebih ada 200 jenis layanan,” kata Erik. (jof/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post — Kota Batu bakal menjadi sentra pembibitan jeruk purut di Indonesia. Hal ini menyusul permintaan ekspor jeruk purut yang sangat tinggi. Saat ini...

Malang Raya

Malang Post – Tim tracer Covid-19 Kota Malang menggelar tracing kasus di Jalan Kolonel Sugiono IV, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun Kota Malang. Rabu, 20 Oktober...

headline

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski...

headline

Malang Post — Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Advokat Republik Indonesia (DPP PARI) menggelar silaturahmi antar advokat, Rabu (20/10/2021). Bertempat di RM Javanine, Jl Pahlawan Trip...

Pendidikan

Malang Post — Sejarah baru kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini Program studi (Prodi) Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM yang mencatatkan tinta...

Pendidikan

Malang Post — Dharma Wanita Persatuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki) makin giat membina sekaligus menjalin keharmonisan antar anggotanya. Meski masih dalam...

News

Malang Post — Kepanikan terjadi, Selasa (19/10/2021) malam di sebuah rumah milik Semiati warga RT 03/RW 01 Desa/Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Sebuah tabung LPG 3...

News

Malang Post — Sehari sudah, tim gabungan SAR Malang Raya mencari keberadaan Paino (56) pemancing yang terhanyut saat sungai Brantas mendadak berarus deras. Selasa (19/10/2021)...