Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Tempat Relokasi Dusun Brau Tak Dapat Rekomendasi

SURVEI LAGI: BPBD Jatim tak rekomendasi tempat relokasi karena berpotensi bencana. (Foto: istimewa)

Batu – Relokasi warga terdampak longsor Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu menemui kendala baru. Setelah sebelumnya telah menentukan lahan sebagai tempat relokasi. Namun keinginan untuk menggunakan lahan itu, harus dipinggirkan dulu. Ini karena, tak keluar rekomendasi dari BPBD Jatim. 

Sebelumnya BPBD Jatim telah melakukan pengukuran menggunakan alat seismograf. Untuk mengetahui tingkat kerawanan longsor. Dari hasil pengukuran ini, menunjukkan di area yang akan dijadikan tempat relokasi itu memiliki tingkat kerawanan longsor yang tinggi. 

Baca Juga ----------------------------

Wawali Batu, Punjul Santoso menjelaskan: Setelah menemui titik temu tempat relokasi, pihaknya menyampaikan kepada BPBD Jatim. Namun, berdasarkan pengukuran alat seismograf, mereka tak memberi rekomendasi di lokasi tersebut. 

Maka, pihaknya menugaskan Camat Bumiaji dan Kepala Desa Gunungsari untuk mensurvei dua titik lain, yang berada di lahan Perhutani. Sesuai Peraturan Kementerian Kehutanan (Permenhut), tanah hutan bisa digunakan relokasi masyarakat yang terkena musibah.

“Karena di lokasi yang telah ditentukan tidak mendapatkan rekomendasi. Setelah ini Camat Bumiaji dan Kepala Desa Gunungsari akan mensurvey dua lokasi baru. Dua lokasi itu masih milik Perhutani,” kata Punjul kepada Di’s Way Malang Post

Pihaknya akan mengkomunikasikan dengan Perhutani dan mengkaji kebijakan Permenhut. Regulasi tersebut menyebutkan, relokasi ke lahan Perhutani tidak perlu ganti rugi. “Kebutuhan, lahan minimal luasnya 1000 meter persegi. Serta sesuai dengan keinginan warga, tempat relokasi harus tetap berada di Brau,” tandasnya. 

Camat Bumiaji, Bambang Hari Suliyan menyatakan sudah melakukan survey di dua titik, bersama Kades Gunungsari. “Setelah survey, kami akan mengajukan ke BPBD Jatim. Untuk dicek seberapa besar tingkat kerawanan longsor di lokasi. Jadi, hingga saat ini untuk tempat relokasi warga yang terdampak longsor Dusun Brau masih dalam tahap proses,” jelasnya. 

Warga tidak mau keluar Dusun Brau, karena mata pencahariannya di sana. “Dua lokasi itu masing-masing ada di Brau atas dan Brau bawah. Lahan itu memiliki luas sekitar 6000 meter persegi. Meski begitu kami akan memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Sekitar 1000 meter persegi,” tandasnya. (ano/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Kota Batu jadi kota ke-9 di Jatim yang mencapai herd immunity vaksinasi Covid-19. Sebelumnya, delapan daerah di Jatim telah mencapai herd immunity...

News

Malang Post — Bau busuk menyengat terjepit bebatuan karang pantai Jonggring Saloka, masuk Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Selasa (28/9/2021) pagi, warga pencari rumput...

Pendidikan

Malang Post – Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang meraih Juara II Kompetisi Debat Hukum Online Nasional Dies Natalis 26th of Sharia Economic...

Pendidikan

Malang Post – MTsN 6 Malang bekerjasama dengan Kodim 0818 Malang-Batu, menggelar vaksinasi gratis. Sinergi bersama tenaga medis RS Mitra Delima dan PPNI (Persatuan...

Malang Raya

Malang Post – Serbuan vaksin Kodim 0833 Kota Malang terus  menarget segala lini.Kali ini Selasa, 28 September 2021, sejumlah kawasan menjalankan vaksinasi. Antara lain,...

Malang Raya

Malang Post – Sebagai upaya mendukung program percepatan vaksin yang dicanangkan pemerintah, Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) hari ini menggelar vaksinasi massal. Sebanyak 2.500 dosis...

Pendidikan

Malang Post — Tidak hanya pembukaannya saja yang meriah, penutupan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) juga dipenuhi penampilan yang atraktif. Mulai...

Pendidikan

Malang Post — Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang, menyabet penghargaan Bupati Malang. Kategori Lembaga Pendidikan Integratif dengan Posyandu dan Keluarga...