Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Pelayanan Tilang Lewat 4 Menit, Dapat Makan Gratis

SEPAKAT: Jajaran Kejaksaan Negeri Kota Batu sepakat berikan layanan terbaik ke masyarakat. (FOTO: ANANTO/HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

Batu – Kualitas pelayanan publik wajib ditingkatkan. Agar lebih maksimal dan profesional. Ini dilakukan Kejaksaan Negeri Kota Batu. Menyediakan makan gratis bagi masyarakat.

Khusus bagi mereka, yang dalam proses pelayanan tilang melebihi waktu empat menit. Kajari Kota Batu, Supriyanto menjelaskan: Ini sebuah wujud meningkatkan pelayanan publik. Pelayanan tilang harus selesai dalam waktu empat menit. 

Baca Juga ----------------------------

“Jika pelayanan lebih dari waktu yang ditetapkan. Misalnya, hingga 10 menit. Masyarakat memiliki hak mengadu. Jika terbukti, masyarakat bisa dapat makan gratis,” jelas Supriyanto kepada Di’s Way Malang Post

Ini dikarenakan, Kejaksaan adalah abdi mayarakat. Tugasnya memberikan layanan publik. Bukan mendapatkan layanan dari masyarakat. Selama ini, masyarakat harus mengikuti standar operasional prosedur (SOP) jika harus mengurus sesuatu di Kejaksaan. 

“Mulai saat ini kami buat SOP bagi petugas. Tujuannya agar tak hanya masyarakat saja yang dikenakan SOP. Misalnya jika di bagian tilang, maka Seksi Pidana Umum yang akan memberikan makanan kepada masyarakat,” jelasnya. 

Makan gratis juga diberlakukan di layanan lainnya. Jika terjadi pelanggaran SOP yang disepakati. Inovasi ini, upaya untuk mendapatkan prestasi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Demi terwujudnya hal itu, masyarakat bisa mengadukan pelayanan yang tidak prima ke bagian resepsionis. 

Selanjutnya akan diteruskan ke Kajari Supriyanto. Masyarakat juga bisa lapor langsung kepada Kajari, jika bertemu di lokasi atau melalui pesan singkat. Agar makin mantap, ditandatangi komitmen peningkatan layanan menuju WBK dan WBBM di halaman depan Kejari Batu, kemarin. 

Setidaknya ada 15 inovasi yang dirancang. Agar pelayanan masyarakat lebih profesional. Diantaranya sudah terealisasi. Seperti layanan konsultasi hukum secara virtual dan e-tilang. Ia mengingatkan kepada jajarannya agar bertugas dengan jujur, menghindari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). 

“Jika hal tersebut benar-benar dihilangkan, saya sangat yakin pelayanan terbaik akan hadir dengan sendirinya,” pungkasnya. (ano/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Wisata

Malang Post – Butuh refreshing di tengah pandemi? Cari tempat menginap sekaligus piknik atau camping? Bisa mencoba di HARRIS Hotel & Conventions Malang. Hotel dengan...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) senantiasa memberikan kontribusi dan perhatiannya bagi masyarakat luas. Kampus Putih juga terus memberikan manfaat bagi siapapun yang membutuhkan....

Malang Raya

Malang Post – Polresta Malang Kota kembali melakukan serbuan vaksinasi dosis pertama di Lapas Kelas I Malang, Selasa (28/9/2021). Dalam kegiatan ini, Polresta Malang Kota...

Kriminal

Malang Post – Upaya Satuan Reskrim Polresta Malang Kota berhasil mengungkap pembunuh di Jalan Emprit, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Pelakunya, tidak lain, suami siri korban...

Malang Raya

Malang Post – Forum lalu lintas Kota Batu mulai merumuskan penerapan pembatasan kendaraan dengan sistim ganjil genap. Rumusan tersebut sesuai dengan Inmendagri Nomor 43 tentang...

Malang Raya

Malang Post – Kota Batu jadi kota ke-9 di Jatim yang mencapai herd immunity vaksinasi Covid-19. Sebelumnya, delapan daerah di Jatim telah mencapai herd immunity...

News

Malang Post — Bau busuk menyengat terjepit bebatuan karang pantai Jonggring Saloka, masuk Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Selasa (28/9/2021) pagi, warga pencari rumput...

Pendidikan

Malang Post – Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang meraih Juara II Kompetisi Debat Hukum Online Nasional Dies Natalis 26th of Sharia Economic...